Monthly Archives: June 2020

  • 0

Sri Mulyani Ungkap Hanya 1 Sektor yang Bertahan di Masa Pandemi, Apa itu?

Category : Uncategorized

Seluruh sektor ekonomi terpukul akibat pandemi virus corona. Hal ini mengakibatkan perekonomian terancam mengalami resesi di tahun ini.

Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, ada satu sektor yang mampu bertahan di era pandemi saat ini, yaitu digital. Pemerintah pun mengimbau seluruh sektor mengubah proses bisnisnya untuk beralih ke digital.
“Aktivitas yang bisa pindah ke sektor online digital-lah yang bisa survive,” kata Sri Mulyani dalam video conference BNPB, Selasa (30/6).
Sri Mulyani melanjutkan, saat krisis ekonomi 1998-1999 maupun 2008, sektor UMKM dan informal bisa menjadi bantalan perekonomian nasional. Namun saat ini, hampir seluruh sektor tertekan akibat pembatasan sosial.
“Masyarakat yang melakukan UMKM atau informal menjadi salah satu bantalan bagi kondisi ekonomi kalau sedang hadapi shock. Sekarang sektor UMKM dan informal juga terpukul karena COVID-19 ini yang mensyaratkan orang tidak boleh atau dibatasi interaksi,” jelasnya.
Akibat hal tersebut, konsumsi masyarakat juga menurun. Padahal andil konsumsi rumah tangga sangat menentukan pertumbuhan ekonomi, menyumbang hampir 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Tak hanya itu, investasi juga mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19. Investor lebih memilih menunggu agar situasi kembali normal sebelum menarik modalnya di dalam negeri.
“Ketidakpastian juga menyebabkan pelemahan investasi. Aktivitas menjalankan investasi mereka terhenti akibat COVID-19. Itu juga menurunkan aktivitas ekonomi,” tambahnya.
Sebelumnya, Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menyarankan agar sektor UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan global.
Josua memberikan solusi agar UMKM segera beralih ke online. Apalagi di situasi pandemi ini, belanja masyarakat akan lebih tinggi di toko online.
Bank Indonesia mencatat, pada Maret 2020 volume transaksi melalui e-commerce di Indonesia mencapai 98,3 juta atau meningkat 18,1 persen (mtm), dengan total nilai transaksi Rp 20,9 triliun atau meningkat 9,9 persen (mtm).
Peningkatan transaksi terbesar bersumber dari kebutuhan primer atau makanan dan minuman (52 persen), perlengkapan sekolah (34 persen), dan perawatan pribadi seperti sanitasi tangan dan masker (29 persen).
“Ada inovasi yang sebenarnya jadi salah satu solusi menangkal jatuhnya sektor UMKM, yakni dengan arah digital. Ini jadi salah satu medium untuk segmen UMKM untuk jual barang,” katanya.
Meski demikian, peluang tingginya bisnis di toko online tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh UMKM. Sebab dari sekitar 64 juta populasi UMKM di Indonesia, baru 13 persennya saja yang telah terhubung ke ekosistem digital.
Bahkan, UMKM yang telah terhubung ke ekosistem digital pun masih menghadapi tantangan. Utamanya terkait kesiapan, baik dari sisi produk maupun pelaku UMKM itu sendiri.

  • 0

Lahirkan Wirausaha Baru di Indonesia, Kemenkop Siapkan Beragam Program

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan, saat ini jumlah pengangguran di Indonesia masih besar.

Ia menyebut hingga saat ini tercatat ada 6 juta lebih masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.

“Melihat hal ini kami terdorong untuk membuat potensi-potensi baru, salah satunya yaitu menumbuhkan atau melahirkan para wirausaha baru di Indonesia. Minimal setiap tahunnya kami melahirkan 500.000 pelaku wirausaha baru di tanah air, memang cukup besar tapi kita optimis bisa,” ungkapnya dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (30/6/2020).

Arif juga mengatakan, guna mendorong dan menciptakan wirausaha baru, diperlukan bantuan-bantuan dari berbagai pihak baik dari kementerian, lembaga, BUMN maupun pihak swasta.

Dalam hal ini Kemenkop UKM yang berfungsi sebagai kementerian yang membawahinya, memiliki tugas untuk memanage agar tujuan dalam potensi tersebut bisa tepat sasaran.

“Kami akan menyiapkan beberapa kegiatan atau program-program untuk mendorong tujuan ini,” katanya.

Pertama, adalah dengan membuat peta potensi kewirausahaan. Dengan adanya peta potensi ini bisa memberikan gambaran mengenai seberapa besar potensi kewirausahaan yang akan muncul di satu daerah.

“Misalnya aja ada satu kabupaten dengan jumlah penduduk sekian, kita lihat berapa banyak penduduk yang memiliki pendidikan perguruan tinggi di sana, kejuruan apa saja yang ada di sana, sehingga kita bisa tahu seberapa besar potensi yang akan tumbuh nanti disana,” jelasnya.

Kedua, melakukan sinergitas dan koordinasi dengan kementerian-kementerian terkait untuk menciptakan kewirausahaan nasional dalam waktu ke waktu.

Dengan melakukan sinergitas, Kemenkop UKM tidak akan bekerja sendirian.

Ketiga, meningkatkan keinginan masyarakat untuk berwirausaha. Arif berpendapat meningkatkan keinginan dalam berwirausaha, merupakan hal yang sangat perlu, karena menurutnya masih banyak masyarakat yang belum memiliki minat untuk berwirausaha.

“Makanya nanti kami meminta lembaga yang berhubungan dengan rumah tangga seperti BKKBN, Kementerian Pendidikan atau Kementerian Agama untuk berperan dalam meningkatkan keinginan masyarakat dalam berwirausaha,” jelasnya.

Di samping itu, lanjut dia, perlu juga peran dari perguruan tinggi. Semua perguruan tinggi di Indonesia diminta untuk berperan dalam mendorong mahasiswa-mahasiswanya supaya mau berinvestasi dan mau berwirausaha.

“Seperti yang saya bilang tadi, melahirkan wirausaha baru sebanyak 500.000 per tahun itu besar. Tapi saya yakin dan optimis, dengan melakukan sinergitas dan koordinasi ini bisa tercapai,” jelas dia.


  • 0

Jokowi Harap Kawasan Industri Batang Buka Lapangan Kerja Baru dan Perkuat Investasi

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kawasan Industri Terpadu di Kabupaten, Jawa Tengah. Jokowi ingin kawasan ini bisa membuka lapangan kerja untuk masyarakat.

“Kenapa kita buka kawasan industri di batang ini, satu saja jawabannya kita ingin membuka lapangan kerja sebanyak banyaknya, cipta lapangan kerja, itu yang kita tuju kesitu,” kata Jokowi di Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6).

Dia sudah memerintahkan kepada Menteri terkait dan kepala BKPM agar industri-industri negara luar yang akan merelokasi perusahaannya dari China ke Indonesia diberikan pelayanan sebaik baiknya. Baik itu dari Jepang, Korea, Taiwan serta Amerika dan negara manapun.

“Kalau ngurus perizinan sulit sudah saya perintahkan kepala BKPM urus dari A sampai Z selesaikan sehingga investor merasa dilayani, ini penting sekali,” tegas Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu kemudian berbicara mengenai urusan pembebasan tanah yang selalu jadi masalah. Dia menjelaskan, pemerintah akan membantu masalah tersebut bisa diselesaikan.

Jokowi pun mempersilakan para investor menggunakan lahan di kawasan industri Batang ini jika belum memiliki lahan tanah. Jokowi mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan 4000 hektar tanah di kawasan Batang. Untuk tahapan pertama sudah disiapkan kurang lebih 450 hektar terlebih dahulu.

“Langsung, misalnya ada yang mau pindah tadi, (perusahaan) LG mau pindah besok sudah langsung masuk, tidak usah ngurus apa-apa, nanti yang ngurus semuanya dari kepala BKPM tentu saja dibantu oleh Gubernur, bupati yang ada di sini,” ucapnya.

Jokowi menyebut, ada potensi 119 perusahaan luar yang akan merelokasi perusahaannya dari China ke negara lain. Dia tak ingin seluruh perusahaan tersebut lolos dan tidak mau masuk ke Indonesia.

“Jangan kalah dengan negara lain. Kalau mereka memberikan harga tanah misalnya 500.000, ya kita harus bisa dibawahnya itu 300.000 misalnya, kalau mereka memberi harga 1 juta ya kita harus bisa memberikan harga 500.000,” ujar dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak jajarannya untuk memiliki jiwa kompetitif yang baik. Dia belajar dari peristiwa tahun lalu yang mana ada 33 perusahaan luar merelokasi perusahaannya dari China tetapi tidak masuk ke Indonesia.

“Hari ini sudah ada yang masuk 7 (perusahaan) udah pasti ini, dan ada 17 yang memiliki komitmen sudah masuk 60 persen hampir 100 persen,” ucapnya.

Dengan itu, Jokowi terus mengingatkan para menteri dan kepala BKPM untuk menyampaikan fasilitas-fasilitas apa yang diberikan Indonesia agar mau berinvestasi. Baik urusan lahan, izin, listrik, gas dan lainnya. Dia ingin Indonesia punya daya saing.

“Saya berterima kasih yang sebesar besarnya atas kerja cepat yang kita lakukan, karena sekarang ini, bukan negara besar mengalahkan negara kecil, tapi negara cepat mengalahkan negara lambat,” pungkasnya.


  • 0

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Diprediksi Negatif di Kuartal II-2020, Termasuk RI

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi negara-negara di dunia merosot tajam pada kuartal II-2020. Bahkan hal tersebut juga akan dialami oleh negara-negara maju yang selama ini memiliki ekonomi yang kokoh.

“Kalau semua negara kuartal II, negara maju merosot sangat tajam, AS bisa mendekati negatif 10 persen, Inggris 15 persen,” ujar Sri Mulyani saat memberikan paparan dalam diskusi daring bersama BNPB, Jakarta, Selasa (30/6).

“Jerman negatif 11 persen, Prancis negatif 17 persen, Jepang 8 persen bahkan India yang dianggap negara berkembang sama seperti Indonesia yang tumbuh cukup tinggi diperkirakan kontraksi bisa 12 persen,” sambungnya.

Dia mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Indonesia secara khusus. Sebab, Indonesia dalam menangani pandemi Virus Corona juga melakukan berbagai strategi yaitu dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kemudian memberi dampak bagi ekonomi.

“Ini yang menjadi tantangan bagi kita semua. Indonesia pun nanti akan terpengaruh dengan PSBB atau berbagai langkah-langkah yang kemudian mempengaruhi ekonomi kita kuartal II, negatifnya bisa 3,8 persen, bandingkan dengan negara maju tadi,” jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, pemerintah terus mengantisipasi dampak penyebaran virus terhadap pertumbuhan ekonomi. “Namun ini berbasis indikator yang kita bisa track. Kita akan lihat waktu BPS menyampaikan angka pasti kuartal II di awal Agustus,” tandasnya.


  • 0

Langkah Strategis Menaker Ida Atasi Pengangguran Di Masa Covid-19

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Pandemi Covid-19 turut berdampak terhadap peningkatan angka pengangguran di Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan 3 langkah strategis guna menekan angka pengangguran di masa pandemi Covid-19.

“Langkah strategis itu mulai dari refocusing anggaran hingga perubahan kebijakan untuk mempertimbangkan kelangsungan usaha dan perlindungan bagi pekerja,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, pada Rapat Kerja bersama Komite III DPD RI melalui video conference, Selasa (30/6).

3 Langkah

Pertama, Kemnaker tetap melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi dan produktivitas melalui program BLK Tanggap Covid-19. Dalam program ini, peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga mendapatkan insentif pascapelatihan.

Menaker Ida menyatakan bahwa selama masa pandemi, sejumlah BLK juga difungsikan sebagai dapur umum dan sentra produksi alat pencegahan penyebaran Covid-19 seperti hand sanitizer, APD, masker, wastafel portable, serta produk makanan olahan.

“Seluruh hasil produksi BLK didistribusikan secara gratis bagi masyarakat yang terdampak pandemi,” katanya.

Kedua, program pengembangan perluasan kesempatan kerja bagi pekerja/buruh terdampak Covid-19 berupa program padat karya dan kewirausahaan. Ketiga, Kemnaker juga telah membuka layanan informasi, konsultasi, dan pengaduan bagi pekerja/buruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan.

Menurutnya, ketiga langkah strategis tersebut selaras dengan 6 jaring pengaman sosial pemerintah dalam mengatasi Covid-19, yakni, pertama, stimulus ekonomi bagi pelaku usaha agar dapat bertahan di masa pandemi, serta tetap mampu mempekerjakan pekerja/buruh.

Kedua, insentif keringanan pajak penghasilan maupun bunga kredit bagi para pekerja di sektor formal. Ketiga, program jaring pengaman sosial melalui bantuan sosial bagi para pekerja formal maupun pekerja informal. Keempat, prioritas Kartu Prakerja bagi korban ter-PHK dan dirumahkan.

“Posisi Kemnaker dalam program Kartu Prakerja ini menjadi mitra aktif melalui platform SISNAKER,” katanya.

Kelima, masifikasi program padat karya dan kewirausahaan untuk penyerapan tenaga kerja. Keenam, perlindungan terhadap pekerja migran baik di negara penempatan maupun setelah kembali ke Tanah Air.

Sebagaimana diketahui, sebelum pandemi Covid-19, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia sedang mengalami tren positif. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat pengangguran yang kian menurun hingga mencapai 4,9% pada Februari 2020.

Tren positif itu tidak lepas atas kerja keras pemerintah bersama stakeholders Ketenagakerjaan, baik dalam hal peningkatan kompetensi dan produktivitas, menjaga kondusifitas hubungan industrial, serta berbagai program perluasan kesempatan kerja di masyarakat.

Namun, pandemi Covid-19 memberikan dampak di seluruh sektor perekonomian yang muaranya pada sektor ketenagakerjaan. Data yang dihimpun Kemnaker menunjukkan, pekerja terdampak Covid-19 pada sektor formal maupun informal mencapai 1,7 juta orang.

Untuk itu, Kemnaker terus mengantisipasi penambahan pengangguran yang diperkirakan mencapai 2,92 juta hingga 5,23 juta orang. Kemnaker juga berusaha menekan angka pengangguran agar tidak tembus 2 digit.


  • 0

Rekannya Positif Corona, Pegawai Amazon Mogok Kerja

Category : Uncategorized

Jakarta – Pekerja di enam pusat logistik Amazon di Jerman mogok kerja hari ini memprotes keselamatan pekerja di tengah pandemi virus Corona. Mereka memprotes atas kelalaian dan tidak transparannya perusahaan perihal beberapa pegawai yang positif virus Corona.

Mogak kerja ini akan berlangsung selama 48 jam karena tidak transparannya raksasa ritel Amerika Serikat (AS) setelah adanya karyawan yang positif virus Corona.

“Kami memiliki informasi bahwa setidaknya 30 hingga 40 rekan kerja terinfeksi Corona,” kata perwakilan serikat pekerja Verdi, Orhan Akman dikutip dari Reuters, Senin (29/6/2020).

Serikat pekerja akan melakukan mogok kerja selama dua hari. Mereka mengecam perusahaan yang dianggap hanya mementingkan keuntungan dibandingkan keselamatan pekerja.

Saat dikonfirmasi Amazon menolak tuduhan dari serikat pekerja. Amazon mengatakan telah menggelontorkan dana US$ 4 miliar
untuk melindungi pekerja dari risiko virus Corona.

Juru bicara Amazon pun merinci sejauh mana langkah perusahaan untuk melindungi pekerjanya. Sejak Februari perusahaan telah membeli 470 juta botol desinfektan, 21 juta pasang sarung tangan, 19 juta masker, dan 39 juta kotak tisu.

 


  • 0

Melemah, Berikut Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot kembali melemah.

Berdasarkan data Bloomberg Senin (29/6/2020) pada pukul 10.24 WIB, di pasar spot rupiah berada pada posisi Rp 14.242 per dollar AS.

Posisi tersebut melemah 0,15 persen (22 poin) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.221 per dollar AS.

Adapun kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.369 per dollar AS. Posisi ini melemah dibandingkan hari sebelumnya yang berada pada level 14.239 per dollar AS.

Sementara kurs rupiah di bank-bank besar di Indonesia, misalnya di Bank Central Asia (BCA), kurs jual dipatok pada Rp 14.440 per dollar AS. Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini.

Sementara untuk kurs beli BCA adalah Rp 14.390 per dollar AS. Kurs beli ini berarti bila Anda ingin menjual dollar AS maka pihak bank akan membelinya pada posisi ini. Berikut nilai tukar dollar AS hari ini di 5 bank:

Bank               Kurs Jual          Kurs Beli

BCA                   14.440              14.390

Mandiri             14.425              14.225

BRI                     14.505              13.995

BNI                     14.516               14.216

CIMB Niaga       14.600             14.000


  • 0

Pemerintah Diminta Cabut Moratorium Pengiriman Pekerja Migran Indonesia

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendorong Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mencabut moratorium pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) di masa pandemi Covid-19. Pencabutan moratorium ini diyakini dapat menambah penerimaan negara hingga Rp5,7 triliun.

Diketahui, pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Hal ini dilakukan sebagai upaya pelindungan bagi seluruh PMI baik yang berada di dalam maupun di luar negeri serta upaya pencegahan penyebaran wabah virus Covid-19.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan, seharusnya moratorium PMI segera dicabut dalam waktu dekat untuk menekan angka pengangguran. Apalagi, pemerintah Indonesia telah memberlakukan relaksasi bagi tenaga kerja asing (TKA) untuk kembali bekerja di Indonesia di masa pandemi Covid-19.

“Semestinya relaksasi juga ke dalam. Jadi, kebijakan relaksasi ke dalam harus disertai dengan relaksasi ke luar kan?” kata Benny dalam diskusi virtual via Facebook BNPB, Minggu (28/6).

Menurutnya berdasarkan data kementeriannya saat ini terdapat 43.000 PMI yang siap diberangkatkan ke sejumlah negara penempatan. Sebab, mereka telah mengantongi visa dan dinyatakan lulus uji kompetensi untuk bekerja di luar negeri.

Adapun sejumlah negara yang sudah siap menggunakan jasa PMI yakni Taiwan, Hongkong, Korea Selatan, dan Jepang. Untuk itu pihaknya mentaksir nilai keuntungan devisa dari keberangkatan 43.000 PMI mencapai Rp 5,7 triliun.

Akan tetapi, penambahan devisa negara dari PMI menjadi tertunda setelah lahirnya Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 151 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia yang diberlakukan sejak 18 Maret 2020 lalu.

“Padahal PMI menjadi solusi untuk meningkatkan penerimaan negara dan menekan angka pengangguran. Jadi, seharusnya Kepmen No. 151 ini segera dicabut,” tukasnya.


  • 0

Gegara Corona, China Mau Dorong Tenaga Kerjanya Jadi ‘PKL’

Category : Uncategorized

Jakarta – China dikenal dengan menyerap tenaga kerjanya di sektor manufaktur kelas dunia dan teknologi baru selama bertahun-tahun. Namun adanya pandemi Corona (COVID-19), negara tersebut sedang ‘menimbang-nimbang’ untuk menyerap tenaga kerja dengan menjadi pedagang kaki lima (PKL).

Ide itu muncul dari Perdana Menteri China, Li Keqiang yang memuji kota Chengdu karena menciptakan 100.000 pekerjaan dalam semalam dengan mendirikan puluhan ribu kios jalanan yang menjual makanan, sayuran segar, pakaian dan mainan.

Hal itu dinilai perlu dilakukan karena China memiliki tenaga kerja 900 juta yang perlu diberi makan. Dengan menjadi PKL, ada 900 juta orang yang dapat menciptakan kekayaan.

“Pemerintah perlu berusaha lebih keras untuk menciptakan lapangan kerja baru dengan menerobos stereotip,” kata Li dalam pertemuan politik tahunan besar di Beijing, dilansir CNN, Senin (29/6/2020).

Li terus memuji PKL setelah pertemuan selama kunjungan ke provinsi Shandong timur. Ini untuk pertama kalinya dilakukan sejak ia menjabat tujuh tahun lalu.

Usulan itu datang saat ekonomi sedang penuh tekanan. Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok dari Januari-Maret menyusut untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Tingkat pengangguran juga telah memburuk sejak pandemi COVID-19 dimulai, bahkan sebanyak 80 juta orang diperkirakan tidak bekerja pada musim ini.

Sebelum pandemi, pihak berwenang mengatakan perlu menciptakan sekitar 11 juta pekerjaan baru setiap tahun untuk menyerap tenaga kerja baru setiap tahunnya.

Tetapi usulan Li itu mendapat kecaman di media. Masuknya PKL di kota-kota besar dinilai ‘tidak beradab’. Beijing Daily, surat kabar resmi pemerintah kota juga menerbitkan beberapa artikel yang mengecam bahwa kios PKL mengganggu dan dapat mengotori citra ibu kota dan citra bangsa.

 


  • 0

Lawan Kampanye Hitam Kelapa Sawit, BPDKS lakukan edukasi dan sosialisasi

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurachman akan selalu melakukan kegiatan-kegiatan sosialisasi dan edukasi khususnya yang terkait dengan program sawit berkelanjutan. Hal ini diamanatkan dalam Peraturan Presiden nomor 61 tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Menurutnya, ini untuk melawan isu-isu negatif di industri kelapa sawit. Dirinya memandang perlu untuk menyatukan dan menyamakan persepsi, antara BPDKS dengan masyarakat melalui pemberitaan di media massa agar memberikan informasi yang berimbang.

Sebab, segala isu yang terkait dengan masalah sawit secara umum pada dasarnya akan merugikan industri sawit nasional dalam jangka panjang.

“Guna meningkatkan pengetahuan signifikansi perkebunan sawit sebagai produk yang memiliki nilai strategis, antara lain ketahanan pangan, kedaulatan energi, itu seluruhnya melalui program sawit berkelanjutan,” kata Eddy dalam konferensi pers BPDPKS, Senin (29/6).

Dia menjelaskan, isu-isu negatif tersebut muncul akibat dari kampanye hitam baik di dalam negeri, maupun di luar negeri seperti di Uni Eropa yang menargetkan negara-negara produsen kelapa sawit sebagaimana Indonesia.

“Kita ketahui negara Indonesia penghasil kelapa sawit terbesar setelah Malaysia. Sejumlah isu yang disoroti menyangkut bahwa ada anggapan-anggapan bahwa industri sawit itu penyebab kebakaran hutan di Indonesia,” imbuhnya.

Kemudian, juga ada isu-isu kesehatan bahwa sawit produk yang kurang sehat khususnya kalau dijadikan sebagai bahan baku makanan, lalu carbon dan air sebagai isu penyebab kehilangan keanekaragaman hayati.

“Demikian juga isu penggunaan tenaga buruh anak-anak dan sebagainya. Isu-isu ini kerap diterima masyarakat umum mengenai pemahaman yang salah,” katanya.