Category Archives: Uncategorized

  • 0

UU Cipta Lapangan Kerja Bakal Digabung dengan UU UMKM

Category : Uncategorized


Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (MenKop UKM) Teten Masduki mengungkapkan bahwa dua Undang-undang (UU) besar tentang Cipta Lapangan Kerja dan Pemberdayaan UMKM bakal digodok menjadi satu UU dengan skema omnibus law.

“Rencananya jadi satu. Jadi diintegrasikan semuanya,” ungkap Teten usai di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Teten menjelaskan bahwa UU tentang koperasi dan UMKM tak perlu dipisahkan dengan UU Cipta Lapangan Kerja.

“Kalau kita sih merasa tidak perlu UU untuk keperluan UMKM dan koperasi tidak perlu sendiri. Jadi perlu diintegrasikan dengan omnibus law untuk penciptaan lapangan kerja,” jelas Teten.

Namun, tentunya regulasi mengenai UMKM ini akan memiliki regulasi turunan yang nanti mengatur tentang pembiayaan, perizinan, dan sertifikasi UMKM.

“Kami hanya perlu pengecualian dari beberapa regulasi yang playing fieldn-ya usaha besar dan usaha kecil. Ya paling seperti itu di bidang pembiayaan, perizinan, soal sertifikasi, dan sebagainya,” bebernya.

Meski begitu, Teten belum bisa menjelaskan mengenai langkah selanjutnya dari pemerintah dan jumlah UU yang akan dirampingkan.

Hal tersebut, Teten menuturkan akan dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto. Pasalnya, Airlangga yang menjadi pemimpin rapat pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) omnibus law terkait perizinan berusaha, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan usaha mikro kecil, dan ketenagakerjaan yang dihadiri Teten pagi ini di kantor Airlangga.

Dalam rapat tersebut juga turut dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Selain membahas dua bidang besar yang mau digarap dalam satu UU besar tersebut, Ida Fauziyah menjelaskan bahwa persiapan Kartu Pra Kerja mulai digodok lagi.

“Kita bahas omnibus law sama persiapan kartu pra kerja,” imbuh dia.

Setelah itu, Moeldoko mengatakan bahwa Kartu Pra Kerja harus segera dioperasionalkan.

“Pokoknya Kartu Pra Kerja harus segera dioperasionalkan nanti. Ini masih (sesuai target), kita mematangkan saja,” tutup Moeldoko.


  • 0

Pemkot Tangsel Harap Buruh dan Pengusaha Segera Sepakati UMK 2020

Category : Uncategorized


TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Dewan Pengupahan Kota Tangerang Selatan masih membahas terkait penentuan besaran upah minimum kota ( UMK) tahun 2020 mendatang, dari yang saat ini sebesar Rp 3,8 juta.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie berharap pembahasan yang dilakukan Dewan Pengupahan bisa menemui kesepakatan.

“Saya sangat berharap angkanya nanti disepakati tiga pihak, pemerintah, pengusaha Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan buruh, berapa pun angkanya saya berharap itu ditaati nantinya,” kata Benyamin saat ditemui di Serpong Utara, Tangerang Selatan, Sabtu (9/11/2019).

Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau UMK tahun 2020 berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yakni, 8,51 persen atau sekitar Rp4,1 juta.

Namun bagi serikat pekerja, kenaikan tersebut dinilai terlalu kecil dari yang diharapkan yaitu sebesar 15 persen.

Sementara itu, Apindo Tangsel merasa sudah keberatan dengan wacana kenaikan 8,51 persen.

“Kita memang (kenaikan) biasanya memang melihat tidak hanya ke Jakarta tapi juga ke Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Duduk saja berdialog dengan karyawannya,” ucapnya.

Selain itu, Benyamin juga mengusulkan agar perusahaan yang memiliki saham terbuka dapat menjual sebagian kepada serikat pekerjanya.

Sehingga dengan kepemilikan saham itu, pekerja akan menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

“Saya pernah usul dulu, bahwa ketika perusahaan menjual saham di lantai bursa, maka sekian persen dijualkan kepada karyawannya, jangan ke orang lain dulu tinggal potong gaji atau buka koperasi. Kalau karyawan pemilik saham, saya berharap komunikasi itu akan lebih intens,” tutupnya.


  • 0

Kemampuan Investasi Serap Tenaga Kerja Kian Merosot

Category : Uncategorized


Jakarta, CNN Indonesia — Kemampuan investasi menyerap tenaga kerja di Indonesia kian menurun. Hal itu disebabkan oleh peralihan investasi dari sektor manufaktur ke jasa.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang periode Januari-September 2019 pada sektor manufaktur sebesar Rp 147,3 triliun atau merosot 33,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp222,3 triliun.

Di saat yang sama, penyerapan tenaga kerja dari realisasi investasi kian melandai. Pada sembilan bulan pertama tahun ini, serapan tenaga kerja tercatat 703,3 ribu orang atau susut 0,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 704,8 ribu orang.

“Investasi di sektor sekunder semakin ditinggalkan karena semakin tidak memberikan insentif bagi investor, justru sektor ini menyuguhkan banyak masalah,” ujar Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus dalam diskusi online, Minggu (10/11).

Ia merinci sejumlah permasalahan investasi sektor manufaktur antara lain persoalan lahan, ketenagakerjaan, biaya logistik, fiskal, hingga regulasi daerah.

Tak hanya itu, sambung Ahmad, investasi sektor sekunder di Indonesia juga tidak efisien. Dalam hal ini, untuk memproduksi 1 unit barang di Indonesia diperlukan lebih banyak modal, dibanding barang yang sama diproduksi di negara lain.

Padahal, sektor manufaktur merupakan sektor padat karya atau banyak menyerap tenaga kerja.

Di sisi lain, sambungnya, sektor perdagangan digital, fintech, transportasi online, dan platform digital lainnya semakin diserbu konsumen dengan pertumbuhan mencapai dua digit.

“Jelas investor tergiur investasi ke sektor-sektor tersier ini,” terangnya.

Laju investasi sektor tersier lebih dari dua kali lipat angka pertumbuhan nasional yang terjebak di kisaran 5 persen. Namun, sektor ini lebih kedap terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Tumbuhnya sektor jasa di Indonesia bukan ditopang oleh industri yang kuat. ,” jelasnya.

Seharusnya, kemajuan sektor jasa ditopang oleh industri yang kuat dan disokong oleh Sumber Daya Manusia berkualitas.

Merosotnya daya serap investasi terhadap tenaga kerja membuat dampaknya dalam mendorong perekonomian tidak optimal.

Ekonom Senior Indef Didik J Rachbini menilai hal itu terjadi karena absennya program induk pemerintah untuk mendorong sektor manufaktur, ekspor dan peningkatan sumber daya manusia.

Dalam hal ini, sejak 2012, kinerja pertumbuhan ekonomi kian menurun dari 6,5 persen menjadi ke kisaran 5 persen akibat merosotnya kinerja ekspor. Kondisi ini berlanjut hingga periode pertama pemerintahan Joko Widodo.

Seharusnya, ketika gejala tersebut muncul, pemerintah mengatasinya dengan penyesuaian struktural seperti era 1980-an yang cukup sukses.

“Pemerintah (Jokowi) gagal untuk menjalankannya pada periode pertama. Jika tetap dengan pola sebelumnya, maka saya khawatir investasi tetap seperti ini dan ekspor terus tertinggal dibandingkan Thailand, Vietnam, dan lain-lain,” jelasnya.


  • 0

Turun Tipis, Dolar AS Melemah ke Rp 14.023

Category : Uncategorized


Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.023. Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (11/11/2019).

Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan pekan lalu, namun lebih rendah dibanding pembukaan perdagangan hari ini.

Pada Jumat pekan lalu, dolar AS parkir di angka Rp 14.014. Adapun pergerakan hingga pagi pukul 09.30 WIB, dolar AS bergerak di rentang Rp 14.023-14.036.

Dari data RTI, dolar AS tercatat berada di level Rp 14.014. Mata uang Paman Sam tercatat menguat terhadap won Korsel, ringgit Malaysia, dan peso Filipina. Dan sebaliknya keok terhadap dolar Selandia Baru, baht Thailand, dan yen Jepang.

Sedangkan bagi rupiah, mata uang yang berhasil diungguli pagi ini di antaranya peso Filipina, ringgit Malaysia, dan won Korsel. Mata uang Garuda pagi ini takluk terhadap dolar Selandia Baru, rupee India, dan yen Jepang.


  • 0

Rupiah Pagi Ini Bergerak Melemah

Category : Uncategorized


JAKARTA, KOMPAS.com – Rupiah pagi ini dibuka melemah pada awal pembukaan pasar spot Kamis (7/11/2019). Dari data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka Rp 14.040 per Dollar AS melemah 0,12 persen atau 22 poin dibanding penutupan sore kemarin Rp 14.022.

Ekonom dari Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan pergerakan rupiah cenderung melemah akibat sentimen eksternal. Ia mengatakan bahwa negosiasi dagang antara AS dan China yang rencananya berlangsung pada akhir tahun ini akan berimbas pada pelemahan rupiah.

“Meskipun negosiasi berjalan dengan baik, tapi deal signing masih menunggu sampai dengan Desember. Itu yang akan menekan rupiah pada hari ini,” kata Josua kepada Kompas.com, Kamis (7/11).

Sebelumnya, penandatanganan kesepakatan AS dan China batal pada November ini menyusul lokasi pertemuan di Chili yang sedang tidak kondusif. Keduanya kemudian berencana melangsungkan kesepakatan tersebut pada Desember 2019 yang hingga kini masih memperdebatkan persyaratan lokasi pertemuan.

Trump dijadwalkan berada di London untuk pertemuan para pemimpin NATO pada 3-4 Desember 2019. Orang-orang terdekat Trump mengatakan bahwa penandatanganan kesepakatan bisa saja dilangsungkan di daerah sekitar London sebelum atau setelah kunjungan Trump.

Lebih lanjut Josua memproyeksikan pergerakan rupiah sepanjang hari ini berada di angka Rp 14.000 sampai dengan Rp 14.100 per Dollar AS.


  • 0

Kemnaker Bakal Perbanyak Job Fair Bagi Alumni Magang Jepang

Category : Uncategorized


Merdeka.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bakal memperbanyak bursa kerja (job fair) bagi alumni pemagangan Jepang. Job fair ini bertujuan untuk menjembatani perusahaan dan para alumni pemagangan terkait kebutuhan akan tenaga kerja bagi perusahaan serta lapangan pekerjaan bagi para alumni pemagangan.

“Job fair ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia, dan juga tentunya hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang,” kata Direktur Bina Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Siti Kustiati, pada acara Job Fair Alumni Magang Jepang di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/11).

Direktur Siti mengatakan, selama ini Kemnaker terus mendorong pola pelatihan melalui skema pemagangan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Tujuannya untuk mempercepat peningkatan kompetensi peserta pelatihan melalui penguasaan teknologi terkini yang digunakan di dunia industri, serta penguasaan etos dan semangat kerja sesuai budaya kerja perusahaan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas.

“Sehingga, pelaksanaan program pemagangan memerlukan mitra kerja di dalam negeri maupun di luar negeri yang sepaham dengan misi Kemenaker,” kata Siti.

Siti juga mengingatkan, pelaksanaan pemagangan luar negeri tidak dapat dilepaskan dari peran-serta institusi dan lembaga yang melakukan kemitraan. Masing-masing pihak harus mengedepankan azas kesetaraan, agar pelaksanaan pemagangan luar negeri tetap pada koridor hukum dan perundangan yang berlaku guna melindungi kepentingan bersama.

“Pemagangan luar negeri tidak boleh dianggap sebagai pengiriman tenaga kerja ke luar negeri yang berorientasi mendapatkan penghasilan. Namun, pemagangan luar negeri dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kemampuan SDM agar dapat mendekati standar kompetensi industri multinasional, sehingga mampu bersaing di pasar kerja global,” imbaunya.

Job fair bagi alumni pemagangan Jepang ini diselenggarakan oleh PT OS Selnajaya Indonesia selaku pihak jasa human resource perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di Indonesia. Ia pun menyampaikan apresiasi serta harapan agar job fair tersebut dapat terus diadakan dan ditingkatkan dari sisi kualitas dan kuantitas.

“Acara job fair ini diharapkan dapat menghasilkan terobosan-terobosan baru dan kolaborasi antar alumni magang Jepang, sehingga dapat memperluas bidang usaha, meningkatkan perekonomian, serta memperluas kesempatan kerja,” kata Siti.

Job fair bagi alumni magang Jepang ini diikuti 9 perusahaan dari berbagai sektor usaha, diantaranya adalah industri dan property. Job fair ini juga diikuti oleh 77 orang alumni program pemagangan ke Jepang.

Direktur PT OS Selnajaya Indonesia, Imron Munfaat, menyampaikan, job fair ini merupakan bentuk komitmen PT. OS Selnajaya Indonesia, yang tidak hanya fokus mengirimkan para pemagang ke Jepang saja, namun juga memperhatikan karir peserta pasca pemagangan.

“Kami juga berharap, dengan adanya Job Fair ini dapat menjadi sarana berkarir bagi para alumni pemagangan. Demikian halnya bagi perusahaan yang hadir, Job Fair ini dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dan pengalaman dari industri negara maju,” ujar Imron.


  • 0

Mudahnya Atur Kompensasi Karyawan Lewat ‘Benefide’

Category : Uncategorized


COBLONG, AYOBANDUNG.COM–Saat ini, banyak di antara perusahaan level besar maupun start-up yang memiliki karryawan usia milennial. Karyawan dalam kategori tersebut tercatat memiliki kecenderungan untuk merasa lebih nyaman bila bekerja dalam lingkungan yang fleksibel dan menawarkan sejumlah keuntungan.

Hal ini diungkap Director & Co-Founder perusahaan yang bergerak di bidang sumberdaya manusia, Fast-8, Else Fernanda. Dia mengatakan, hal ini menjadi tantangan tertentu bagi perusahaan untuk dapat menggaet dan mempekerjakan karyawan minenial sekaligus membuat mereka betah bekerja.

“Memang tidak semudah mengatur karyawan di generasi sebelumnya. 85% karyawan milenial masih mempertimbangkan kompensasi dan benefit dari kantor dalam memilih pekerjaan,” ungkapnya ketika ditemui dalam launching platform pengatur kompensasi karyawan, Benefide di Block 71 Coworking Space Bandung, Rabu (6/11/2019).

Padahal, dia mengatakan, tidak semua perusahaan memiliki kemampuan untuk memberikan kompensasi karyawan dalam bentuk uang. Sehingga, diperlukan kreativitas dalam memberi kompensasi bentuk lain yang terjangkau namun tetap diperlukan.

Untuk itu, Fast-8 meluncurkan platform pengatur kompensasi bagi karyawan yang dapat diakses baik oleh perusahaan yang bersangkutan maupun para karyawannya. Platform yang dinamai Benefide tersebut berperan sebagai perantara antara perusahaan, karyawan dan penyedia jasa kebutuhan kompensasi karyawan seperti asuransi, cek kesehatan, fasilitas liburan, dan sebagainya.

“Kita coba hadirkan benefit yang selama ini hanya bisa diakses oleh perusahaan besar juga dapat diakses oleh perusahaan kecil hingga menengah,” ungkapnya.

Beberapa kompensasi atau benefit yang dapat dimanfaatkan oleh para karyawan yang perusahannya terhubung dengan Benfide di antaranya adalah fasilitas pinjaman, asuransi jiwa, berbagai produk hiburan untuk keseimbangan kerja seperti vouchher liburan, konsultasi kesehatan jiwa, dan sebagainya.

“Perusahaan juga bisa memilih mereka mau membeli kompensasi apa, dan karyawan-karyawan mana yang mau mereka beri,” ungkapnya.

Hingga saat ini, terdapat hingga 1000 perusahaan dengan total mencapai 50 ribu karyawan yang telah terhubung dengan Benefide. Mereka mayoritas merupakan perusahaan (dan karyawan) yang sebelumnya telah menggunakan produk lainnya darii Fast-8 seperti Gadjian (untuk mengatur payroll gaji karawan) dan Hadirr (untuk memonitor absensi karyawan).


  • 0

Ridwan Kamil Juara 2, Anies ke-7 Ihwal Pengangguran Terbanyak

Category : Uncategorized


Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 5,28% pada Agustus 2019. Realisasi ini turun dibandingkan Agustus 2018 sebesar 5,34%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari semua provinsi yang disurvei oleh badan statistik itu, Banten merupakan daerah yang memiliki jumlah pengangguran terbanyak, sedangkan pengangguran paling sedikit berada di Provinsi Bali.

“Sampai Agustus, pengangguran tertinggi ada di Provinsi Banten,” kata nya di Gedung BPS, Selasa (5/11/2019).

Adapun TPT di daerah Banten lebih tinggi dibandingkan tingkat pengangguran nasional, di mana TPT Banten sebesar 8,11% dan TPT nasional 5,28%.

Selain Banten, ternyata Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil juga mempunyai banyak pengangguran dengan menduduki posisi kedua. Kemudian dari 10 provinsi dengan jumlah pengangguran ada juga DKI Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan yang berada di posisi ke-7.

Jika dilihat dari jenis kelamin, tingkat pengangguran laki-laki sebesar 5,31%, lebih tinggi dari tingkat pengangguran perempuan yang sebesar 5,23% secara nasional. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, penurunan pengangguran laki-laki sebesar 0,09% dan perempuan turun 0,03%.

Sementara, jika dilihat dari kelompok umurnya, pengangguran terbanyak atau tertinggi ada pada masyarakat muda dengan usia 15 tahun – 24 tahun yang tercatat sebesar 18,62%.

Berikut 10 Provinsi dengan jumlah pengangguran terbanyak hingga Agustus 2019:

1. Banten 8,11%
2. Jawa Barat 7,99%
3. Maluku 7,08%
4. Kepulauan Riau 6,91%
5. Sulawesi Utara 6,52%
6. Papua Barat 6,24%
7. DKI Jakarta 6,22%
8. Aceh 6,20%
9. Kalimantan Timur 6,09%
10. Riau 5,97%


  • 0

Upah di Karawang Kemahalan, Pengusaha Ancam Angkat Kaki

Category : Uncategorized


Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, angkat bicara mengenai kenaikan upah minimum provinsi (UMP). Dia khawatir investor bisa kabur ke luar negeri jika upah buruh makin naik tinggi, khususnya di Karawang. Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2019 saja sudah setara dengan UMP 2020 DKI Jakarta, bila ada kenaikan maka akan lebih tinggi lagi.

Rosan menilai, dengan penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2020, beban industri sektor padat karya kian berat. Hal ini sudah dibicarakan dengan para pengusaha di berbagai daerah. Beberapa provinsi menaikkan UMP 2020 sesuai arahan pemerintah pusat sebesar 8,51%, tapi masih jauh di bawah permintaan buruh yang menghendaki kenaikan 10-15%.

“Saya bicara dengan teman-teman pengusaha, buat mereka sebetulnya ini juga bisa menjadi hal yang positif, tapi juga menjadi hal yang kurang positif. Bisa dilihat dari dua sisi,” ujarnya ketika ditemui di sela Rakornas Kadin bertajuk “Produktivitas dan Daya Saing Pertanian dan industri Pangan” di Hotel Indonesia Kempinski, Selasa (5/11/2019).


  • 0

Rupiah Pagi ini Dibuka Menguat ke Posisi Rp13.990 per USD

Category : Uncategorized


Merdeka.com – Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (6/11). Mengutip Bloomberg, Rupiah dibuka di level Rp13.990 per USD, atau menguat dibanding pembukaan hari sebelumnya pada level 14.025 per USD.

Rupiah juga menguat dibanding penutupan hari sebelumnya pada level 13.969. Usai pembukaan, Rupiah bergerak fluktuatif. Hingga siang ini Rupiah berada pada angka 13.994.

Sedangkan, berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Rupiah dipatok di angka 13.992 per USD. Menguat jika dibandingkan dengan patokan pada tanggal (4/11) yang ada di angka 14.031 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebutkan nilai tukar Rupiah tetap stabil meski tengah terjadi gejolak global akibat penurunan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) oleh The Fed. Hal ini menunjukkan bahwa Rupiah masih tahan banting di pasar.

“Bergerak relatif stabil, mekanisme pasar berkembang secara baik mengenai supply dan demand,” kata dia.

Oleh karena itu, Perry berterima kasih kepada dunia perbankan dan dunia usaha yang telah menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. “Jadi tidak ada pengaruh pengaruh yang signifikan mengenai apa yang terjadi di global termasuk juga penurunan suku bunga The Fed,” ujarnya.