Category Archives: Uncategorized

  • 0

Lippo Karawaci PHK 676 Karyawan

Category : Uncategorized

Jakarta – Virus Corona memberikan dampak yang besar bagi dunia usaha. Virus ini juga memberikan dampak buruk bagi PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hingga akhirnya melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 676 karyawan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/6/2020), Corona berdampak pada penghentian operasional sebagian perusahaan.

“Mal yang dimiliki maupun dikelola perseroan untuk sementara dihentikan kegiatan operasionalnya mengikuti ketentuan pemerintah pusat maupun daerah sehubungan dengan PSBB, beberapa hotel yang dimiliki maupun dikelola perseroan sementara ditutup sebagai bagian dari upaya mengurangi beban operasional. Parkir yang dikelola sebagian besar dihentikan kegiatan operasionalnya mengikuti mal/hotel,” bunyi surat Lippo Karawaci kepada BEI.

Per 31 Desember 2019 jumlah karyawan tetap dan tidak tetap sebanyak 15.995 karyawan. Kemudian, jumlah karyawan tetap dan tidak tetap saat ini 14.927 karyawan.

Sebanyak 676 karyawan di-PHK dari Januari 2020 hingga saat ini. Lalu, jumlah karyawan yang dirumahkan 73 orang. Selanjutnya, jumlah karyawan yang terdampak dengan status lainnya seperti pemotongan gaji sampai 50% sebanyak 619 karyawan.

Pendapatan perusahaan untuk periode 31 Maret atau 30 April 2020 diperkirakan turun kurang dari 25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih juga diperkirakan mengalami penurunan kurang dari 25% pada 31 Maret 2020 atau 30 April 2020 dibanding periode sama tahun lalu.


  • 0

Rupiah Akhir Pekan Berhasil Menguat ke Level Rp 13.878 Per Dollar AS

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot ditutup menguat.

Mengutip data Bloomberg Jumat (5/6/2020) rupiah ditutup pada level Rp 13.878 per dollar AS atau menguat 218 poin (1,54 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.095 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan penguatan rupiah akhir pekan ini terdorong oleh strategi bauran ekonomi yang sudah diterapkan pemerintah dan Bank Indonesia dengan pemberlakuan periode new normal.

“Pemerintah sudah memberlakukan new normal di bulan Juni ini walaupun Pemrov DKI memutuskan melanjutkan PSBB meski dengan pelonggaran, atau yang disebut masa transisi. Keputusan ini akan menggeliatkan roda perekonomian di DKI Jakarta yang merupakan barometer ekonomi,” kata Ibrahim.

Di sisi lain, suku bunga obligasi yang tinggi akan menjadi magnet tersendiri bagi pelaku pasar sehingga wajar kalau di saat new normal diberlakukan arus modal asing masuk ke pasar dalam negeri begitu deras.

Sementara itu sentimen positif dari eksternal antara lain stimulus yang digelontorkan Bank sentral Eropa (ECB) dalam pengumuman kebijakan moneter dengan pembelian aset (obligasi pemerintah), sebesar 600 miliar euro.

Adapun total stimulus yang digelontorkan ECB hingga saat ini adalah senilai 1,35 triliun euro dengan penambahan durasi program yang awalnya berakhir pada Desember 2020, menjadi Juni 2021 atau hingga Covid-19 usai.

Disisi lain, roda bisnis di diberbagai belahan dunia sudah kembali berputar secara perlahan dan membuat perekonomian bisa bangkit dari kemerosotan. Dengan begitu maka potensi depresi dan resesi panjang bisa diminimalisir.


  • 0

Tantangan Kerja Jurnalis di Tengah Pandemi Covid-19

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luas ke berbagai sektor dan profesi, termasuk di industri media.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan mengatakan, pandemi Covid-19 membuat kerja jurnalis ikut terdampak.

“Misalnya semenjak ada Covid-19 dan diberlakukan Physical Distancing dan Work from Home (WFH) membuat para jurnalis harus melakukan orientasi pemanfaatan digital, yang biasanya mereka harus bekerja di lapangan namun kini mereka harus kerja dari rumah,” ujarnya dalam Sharing Session Industry Rountable bersama Markplus, Jumat (5/6/2020).

Ia mengatakan bekerja dari rumah membuat para jurnalis mau tidak mau merasakan kesulitan. Misalnya saja dalam hal mengakses internet. Ia menyebut, internet di kota seperti Bogor, Depok dan Bekasi saja terkadang masih sulit diakses.

“Efeknya apa, misalnya ketika wawancara berlangsung melalui telepon atau video call tiba-tiba internet terputus, kan jadi susah. Atau ketika lagi liputan virtual, jaringan lambat pasti Jurnalis juga merasa kesusahan. Bagaimana lagi dengan teman-teman jurnalis yang berada di Papua pasti lebih susah lagi,” kata dia.

Selain itu lanjut dia, dampak konektivitas internet yang buruk tersebut membuat kualitas informasi juga berpengaruh.

Oleh karena itu, AJI mendorong jurnalis untuk kreatif semaksimal mungkin agar keakuratan dan kualitas informasi masih bisa tetap terjaga.

“Biasanya metode jurnalis yang paling jitu dilakukan untuk menjaga keakuratan dan kualitas informasi didapatkan melalui metode wawancara secara langsung. Namun dikarenakan pandemi, tidak memungkinkan untuk mereka melakukan wawancara secara langsung kecuali hanya menggunakan metode wawancara melalui telepon,” kata dia.

Meski begitu, Abdul Aman juga menyebut ada satu hal yang menjadi peluang positif yang bisa dirasakan oleh para jurnalis semenjak ada pandemi. Hal tersebut yakni munculnya diskusi-diskusi di dalam dan luar negeri yang bisa diakses secara online.

Ada juga beberapa media di luar negeri yang membuat pelatihan-pelatihan online atau diskusi panel yang membahas mengenai tata cara liputan di tengah pandemi. Hal itu bisa menambah ilmu jurnalis di Indonesia.

“Selama pandemi ini banyak kelas online untuk kepelatihan yang diselenggarakan oleh media dari luar negeri. Jurnalis-jurnalis kita bisa ikut bergabung dan lumayan bisa mendapatkan peluang belajar secara global, dan bisa menjadi bahan untuk meningkatkan kompetensi,” pungkasnya.


  • 0

Telah Bekerja di Indonesia 6 Bulan, Pekerja Asing Wajib Ikut Program Tapera

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menyatakan, pekerja di Indonesia wajib menjadi peserta program Tapera dalam 7 tahun ke depan sejak PP Nomor 25/2020 diterbitkan. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh pekerja, termasuk warga negara asing (WNA).

“Warga negara asing juga wajib jadi peserta Tapera dengan syarat telah bekerja 6 bulan,” kata Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana BP Tapera, Eko Arianto, dalam sesi teleconference, Jumat (5/6).

Eko menjelaskan, pemungutan iuran dalam program Tapera memakai azas gotong royong. Dalam hal ini, seluruh pekerja termasuk WNA saling membantu para pekerja kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau yang belum mempunyai rumah untuk memiliki hunian sendiri.

“Azas gotong royong yang juga disampaikan dalam pengembangan Tapera ini adalah melengkapi sistem jaminan sosial. Maka azas gotong royong pula yang jadi landasan beroperasi BP Tapera,” jelasnya.


  • 0

Pemerintah Optimalkan Kinerja 7 Sektor Industri Genjot Pertumbuhan Kuartal II 2020

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memprediksi perekonomian nasional masih dihadapkan pada kondisi sulit pada kuartal II tahun ini. Bahkan, dia menyebut kemungkinan besar ekonomi Indonesia tumbuh di bawah 2,97 persen.

“Pada Q1 memang kita plus 2,97 persen. Itu tergolong baik dibandingkan negara lain yang mengalami kontraksi. Tapi kita lihat Q2 mungkin lebih bawah lagi tumbuhnya,” ungkap Menko Luhut dalam sebuah Webinar Gen-Z di kanal Zoom, Jumat (6/5).

Kata Menko Luhut, anjloknya pertumbuhan ekonomi domestik diakibatkan oleh pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang marak dilakukan sejumlah daerah. Imbasnya aktivitas ekonomi menjadi tersendat dalam durasi lama.

Maka dari itu, dia mengatakan pemerintah fokus menggenjot tujuh sektor industri unggulan yang ditargetkan memberikan sumbangsih hingga 69 persen terhadap ekonomi domestik.

Rinciannya ialah industri pengolahan, industri perdagangan besar maupun eceran, industri reparasi mobil atau motor, industri pertanian, jasa konstruksi, industri pertambangan, dan industri transportasi.

Nantinya, kinerja ketujuh sektor unggulan Indonesia akan dipaksakan untuk bisa seoptimal mungkin. Sehingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat tumbuh lebih baik dibandingkan kuartal awal tahun 2020.

“Tapi lihat negara lain juga begitu kondisi ekonominya. Maka, kita masih tergolong baiklah,” tegas Menko Luhut.


  • 0

Pabrik Mobil Kesulitan Pasokan Bahan Baku di Tengah Corona

Category : Uncategorized

Jakarta – Proses pembuatan mobil di tengah pandemi Corona (COVID-19) membutuhkan keamanan dan penjagaan kesehatan pekerja dalam bekerja. Selain itu, dampak Corona juga berpengaruh pada pabrik pemasok bahan baku mobil.

Pekan lalu, pabrik Dearborn Truck Ford harus menghentikan produksi lebih awal ketika kehabisan kursi yang dibutuhkan untuk membuat pickup F-150. Sama halnya dengan General Motors juga telah menunda proses pembuatan mobil di pabrik AS akibat kurangnya pasokan bahan baku pabrik.

GM memulai operasi pabriknya kembali pada Senin kemarin setelah memiliki bahan baku cukup. Pabrik yang mulai beroperasi ada tiga pabrik yang berada di AS dan Kanada. Proses pembuatan mobil dilakukan bertahap dengan berbagi shift untuk pekerja.

Pabrik mobil mengambil sejumlah langkah untuk menjaga keamanan pegawai, seperti pemeriksaan suhu, tes COVID-19 untuk setiap pekerja yang menunjukkan gejala penyakit, peralatan pelindung, dan aturan jarak sosial di pabrik. Begitu juga dengan prosedur keamanan pabrik pemasok.

“Pabrik pemasok telah mengembangkan protokol keselamatan yang sangat mirip dengan yang telah diterapkan GM, Ford dan Fiat Chrysler,” kata GM.

Ada pabrik yang menyediakan biaya dalam langkah-langkah keamanan tersebut, seperti perlengkapan pelindung sekali pakai dan persediaan serta prosedur pembersihan. Namun, hal-hal tersebut akan membebankan keadaan pabrik pemasok kecil.

“Pemasok yang lebih besar melakukan rencana terperinci untuk kembali bekerja,” kata Kristin Dziczek, Wakil Presiden Pusat Penelitian Otomotif, Michigan. Dikutip dari CNN, Rabu (3/6/2020).

“Kemampuan mereka secara finansial menghadapi penurunan ini sangat sulit. Sekarang jika kamu harus melengkapi seluruh shift dengan alat pelindung, itu akan menambah biaya pengeluaran perusahaan yang tidak murah,” lanjut Dziczek.

Dziczek menjelaskan jika pemasok kecil memaksakan hal itu bisa jadi tidak ada bahan baku mobil yang dibangun.

Sekadar informasi, sekitar dua pertiga dari 1 juta karyawan industri mobil AS bekerja di pabrik pemasok menurut Departemen Tenaga Kerja. Banyak lagi yang bekerja di pemasok luar negeri.


  • 0

Cari Kerja Saat Pandemi, Perkuat “Online Network”

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada kondisi wabah virus corona (Covid-19), jutaan pekerja banyak yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta dirumahkan.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 27 Mei 2020, pekerja sektor formal yang dirumahkan sebanyak 1.058.284 orang dan pekerja sektor formal yang ter-PHK 380.221 orang.

Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak 318.959 pekerja. Peluang untuk mencari kerja di saat pandemi ini menurut Psikolog sekaligus Head of Center for Human Capital Development PPM Manajemen Maharsi Anindyajati, memang sulit.

Jumlah pencari kerja jauh melampaui jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan. Untuk itu, para pencari kerja harus mengubah pola pikir dalam mencari peluang kerja

“Para pencari kerja harus melihat bahwa cara dalam merekrut karyawan di beberapa perusahaan pasti akan berubah, minimal menggeser ke online method. Dengan demikian, pencari kerja harus memperkuat online network-nya,” katanya ketika dihubungi Kompas.com, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Maharsi juga menyarankan, pencari kerja dapat juga memperkuat personal brandingnya pada sosial media.

“Misalnya, pekerja dapat membuat artikel sederhana terkait area keilmuannya atau terkait hal-hal yang memang menjadi minatnya,” ujarnya.

Di masa pandemi ini, lanjut Maharsi, banyak lembaga pendidikan non formal yang menawarkan webinar gratis atau diskon biaya investasi pelatihan. Dari situ pekerja dapat memanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan terkait bidang pekerjaan yang diminati.

“Selain juga bisa menambah deretan pendidikan non formal yang diikuti pada CV (curriculum vitae) pencari kerja,” ujarnya.

Lalu, bagaimanakah dengan pekerja yang tergolong gagap teknologi atau blue collar worker?

Maharsi akui, kemampuan adaptasi yang selama pandemi ini memaksa semua orang, semua usia, semua level bertransformasi ke arah digital atau penggunaan teknologi.

“Ini yang saya bilang di awal mengubah mindset, termasuk digital mindset yang harus dikembangkan di new normal ini. Salah satunya penggunaan perangkat digital, jika memang rekrutmen lebih mudah dan murah secara online, mengapa tidak dipertahankan ke depannya?” katanya.

Dengan demikian, para pencari kerja juga harus beradaptasi dengan proses yang serba teknologi.

“Dulu ojek juga enggak bisa pakai aplikasi, lama-lama mereka bisa. Blue collar worker hanya belum terbiasa, tapi jika kepepet akan bisa. Seleksi alam jadinya,” ujarnya.


  • 0

Skenario Penerapan New Normal di Perusahaan Asuransi

Category : Uncategorized

Merdeka.com – PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) siap beradaptasi dan menerapkan sistem new normal atau kenormalan baru. Sebagai industri yang bergerak di bidang jasa keuangan non perbankan, Asuransi Jasindo siap menjalankan pengelolaan operasi dengan cara baru, dengan tetap mengedepankan pelaksanaan protokol kesehatan dan kesiagaan dengan kedisiplinan yang tinggi.

Direktur Utama Asuransi Jasindo, Didit Mehta Pariadi mengatakan, penerapan konsep kenormalan baru ini juga menjadi momen penting karena bertepatan dengan ulang tahun Asuransi Jasindo ke-47.

“Di momen ulang tahun ini Asuransi Jasindo secara konsisten menerapkan perubahan budaya dan perilaku, menggunakan teknologi dalam berinteraksi, menyederhanakan proses dengan mengurangi interaksi fisik, serta mengelola keberlanjutan bisnis bersama para pemangku kepentingan,” katanya di Jakarta, Rabu (3/6).

Selain itu, momentum new normal dan ulang tahun mendorong Asuransi Jasindo untuk terus mengedepankan layanan kepada pelanggan. “New normal ini, membuat kami akan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” paparnya.

Didit mencatat, ada beberapa poin yang menjadi perhatian Asuransi Jasindo di kenormalan baru ini. Di antaranya, kecenderungan masyarakat dan lingkungan terkait kesehatan terus meningkat. “Untuk itu, Asuransi Jasindo akan terus mengambil peran penting dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19. Kami juga tetap konsisten dalam memberikan perlindungan asuransi dan literasi terkait pengelolaan keuangan yang baik di era kenormalan baru ini.”

Pedoman Kebijakan

Terkait penerapan kenormalan baru, Asuransi Jasindo juga akan berkoordinasi dan menggunakan pedoman kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Tak hanya itu, untuk menyosialisasikan konsep ini, Asuransi Jasindo juga melakukan kegiatan virtual dalam rangka memperingati HUT Asuransi Jasindo setiap tanggal 2 Juni.

Kegiatan virtual yang bertemakan ‘Asuransi Jasindo, 47 Tahun Menjaga Negeri’ ini akan disiarkan secara langsung melalui youtube maupun instagram Asuransi Jasindo dan IDN times serta menggandeng financial adviser yaitu Jouska .

“Selain kegiatan virtual untuk internal dan para customer sebagai tamu undangan, kami juga menggelar talkshow online yang dapat disaksikan melalui platform tersebut dan terbuka untuk umum. Sehingga, masyarakat maupun insan Jasindo sendiri bisa merasakan semangat kenormalan baru yang akan kami usung,” paparnya.

Selain sosialisasi kenormalan baru, di kegiatan virtual tersebut, Didit juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perlindungan diri dan aset di tengah Covid-19.

“Hal ini wajib dilakukan, untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh masyarakat mengenai mitigasi risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari,” tutupnya.


  • 0

Tuntutan Buruh soal UU Tapera, Termasuk Pengurangan Pemotongan Gaji untuk Iuran

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendukung pemberlakuan kebijakan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Sebab, program ini membuka ruang bagi kaum buruh untuk berkesempatan memiliki rumah.

“Perumahan adalah hak dasar rakyat, seperti halnya hak atas kesehatan, pendidikan, dan air bersih. Oleh karena itu, program Tapera harus diarahkan agar buruh bisa memiliki memiliki hunian pribadi,” kata Presiden KSPI, Said Iqbal dalam pernyataannya, Rabu (3/6).

Meski begitu, KSPI meminta agar pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat. Peraturan ini dibuat sebagai aturan pelaksanaan dari UU No 4 Tahun 2016.

Berikut adalah pandangan KPSI terkait dengan revisi tersebut:

1. Pemerintah menyiapkan rumah.

Perumahan untuk program Tapera disiapkan oleh pemerintah melalui BUMN yang ditunjuk, sehingga pemerintah bisa menetapkan harga rumah yang murah. Dengan demikian, program ini adalah berbentuk rumah. Bukan buruh menabung, kemudian disuruh membeli rumah sendiri.

Selain itu, rumah yang dibangun oleh pemerintah, maka bisa ditetapkan DP 0 rupiah. Selanjutnya, jika buruh tidak bisa lagi membayar, maka rumah itu bisa di over kredit.

“Jadi program ini tidak akan memberatkan. Dengan harga rumah yang sudah naik, pasti buruh akan mendapatkan keuntungan,” jelas Said Iqbal.

2. Iuran Tapera jangan memberatkan buruh.

Jika di dalam PP No 25 Tahun 2020 besarnya simpanan yang ditanggung buruh adalah 2,5 persen dan pengusaha 0,5 persen, KSPI meminta agar direvisi. Sehingga buruh cukup membayar 0,5 persen dan pengusaha membayar 2,5 persen.

Selain itu, KSPI mengusulkan bunga angsuran harus disubsidi oleh negara, sehingga bunga angsuran menjadi 0 persen. Selanjutnya, untuk lamanya angsuran diperpanjang menjadi minimal 30 tahun, agar harganya lebih murah.

3. Peserta Tapera adalah buruh yang tidak memiliki rumah dengan upah berapa pun.

KSPI meminta peserta Tapera adalah siapapun yang mendapatkan upah, tanpa harus ada batasan upah minimal. Dengan demikian, buruh yang menerima upah minimum sekali pun, berhak ikut dalam program ini.

Adapun peserta Tapera adalah buruh yang tidak memiliki rumah atau yang baru pertama kali mengikuti rumah. Jadi tidak untuk renovasi rumah. Sedangkan untuk renovasi rumah, bisa menggunakan program yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi program ini benar-benar diperuntukkan bagi buruh agar bisa memiliki rumah,” pintanya.

4. Program diawasi dengan ketat

Selanjutnya, KSPI meminta agar program ini diawasi dengan ketat. Karena menghimpun dana dari buruh, maka program ini harus diawasi oleh Badan Pengawas yang terdiri dari buruh, pengusaha, dan pemerintah.

“Sekali lagi, prinsipnya kami setuju dengan program Tapera. Karena saat ini banyak buruh yang tidak memiliki kemampuan untuk memiliki rumah. Sangat miris ketika melihat buruh bekerja hingga pensiun, namun mereka tetap tinggal di kontrakan yang bisa diusir kapan saja kalau tidak bisa membayar,” lanjutnya.

Aturan Disahkan Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meneken Peraturan Pemerintah Nomor 25/2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera. Dalam peraturan tersebut Badan Perumahan Rakyat (BP Tapera) tidak hanya mengelola dana perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan bisa diakses oleh seluruh perusahaan.

“Peserta Tapera sebagaimana dimaksud terdiri dari pekerja dan pekerja mandiri,” pada pasal 5 di PP/25/2020.

Dalam pasal tersebut, setiap pekerja dan pekerja mandiri sebagaimana dimaksud yang berpenghasilan paling sedikit sebesar upah minimum wajib menjadi peserta. Kemudian, pekerja Mandiri sebagaimana dimaksud adalah berpenghasilan di bawah upah minimum. “Sebagaimana yang dimaksud telah berusia 20 tahun atau sudah,” bunyi pasal tersebut.

Selanjutnya pada pasal 7 tertulis menjelaskan pekerja yang menjadi peserta Tapera yaitu meliputi calon PNS, Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit dan siswa Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pejabat negara, pekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milih Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Desa, perusahaan swasta, dan pekerja apa pun yang menerima upah. Kemudian pada pasal 15 juga tertulis bahwa besaran simpanan peserta ditetapkan sebesar 3 persen dari gaji.

“Besaran Simpanan Peserta ditetapkan sebesar 3 persen dari gaji atau upah untuk Peserta Pekerja dan Penghasilan untuk Peserta Pekerja Mandiri,” bunyi dalam pasal 15.

Gaji Pekerja Dipotong 2,5 Persen

Dalam peraturan tersebut juga tertulis peserta berstatus pekerja akan ditanggung oleh pemberi kerja atau perusahaan. Nilainya 0,5 persen dan pekerja 2,5 persen. Selanjutnya pekerja mandiri ditanggung oleh pekerja mandiri.

“Besaran Simpanan Peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk Peserta Pekerja ditanggung bersama oleh Pemberi kerja sebesar 0,5 persen dan Pekerja sebesar 2,5 persen . Besaran Simpanan Peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk Peserta Pekerja Mandiri ditanggung sendiri oleh Pekerja Mandiri,” bunyi pasal tersebut.

Lalu Kepersertaan Tapera berakhir jika peserta telah pensiun. Tertulis pada pasal 23, peserta yang sudah selesai yaitu sudah mencapai usia 58 tahun bagi pekerja mandiri, meninggal dunia, atau tidak memenuhi lagi kriteria sebagai peserta selama 5 tahun berturut-turut.

“Peserta yang berakhir kepesertaannya berhak memperoleh pengembalian Simpanan dan hasil pemupukannya.Simpanan dan hasil pemupukannya wajib diberikan paling lama 3 (tiga) bulan setelah kepesertaannya dinyatakan berakhir,” bunyi pasal 24.


  • 0

Rupiah Menguat ke Rp 14.195 per USD, Terkerek Rencana Kenormalan Baru

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (3/6). Pagi tadi, Rupiah dibuka di Rp 14.220 per USD, menguat dibanding penutupan sebelumnya di Rp 14.415 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak stagnan usai pembukaan, namun sempat menguat tipis ke level Rp 14.195 per USD. Kemudian, Rupiah kembali melemah tipis dan saat ini berada di Rp 14.208 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pembukaan kembali perekonomian di beberapa negara pandemi dan rencana penerapan normal baru di Indonesia masih akan menjadi sentimen positif penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini.

“Para pelaku pasar seakan tidak mau ketinggalan kereta dan berusaha segera masuk ke aset-aset berisiko untuk mendapatkan yield yang lebih tinggi,” ujar Ariston dikutip Antara, Rabu (3/6).

Menurut Ariston, isu demo rusuh di AS yang masih belum selesai hingga hari ini, juga menjadi salah satu penekan dolar AS karena demo tersebut bisa mengganggu perekonomian AS. Di sisi lain, pasar masih mewaspadai lanjutan isu ketegangan AS dan China yang bisa membalikkan keadaan bila lanjut ke perang dagang.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi bergerak menguat di kisaran Rp14.300 per USD dan potensi resisten Rp14.480 per USD. Pada Selasa (2/6) lalu, rupiah ditutup menguat 195 poin atau 1,33 persen menjadi Rp14.415 per USD dari sebelumnya Rp14.610 per USD.