Rupiah Melemah ke Level Rp14.030 per USD Imbas Meningkatnya Kasus Covid-19

  • 0

Rupiah Melemah ke Level Rp14.030 per USD Imbas Meningkatnya Kasus Covid-19

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah 15 poin di level Rp14.030 per USD pada perdagangan hari ini, Jumat (5/2). Pada penutupan sebelumnya mata uang Garuda ditutup pada level Rp14.015 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan nilai tukar disebabkan oleh peningkatan kasus positif Covid-19 khususnya di DKI Jakarta. Maka Pemerintah daerah kemungkinan akan menerapkan kembali PSBB Ketat.

“PSBB Ketat diterapkan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 yang terus meningkat bahkan Covid-19 sudah bermutasi, sehingga langkah-langkah yang sudah di ambil oleh pemerintah belum begitu maksimal apalagi masyarakat belum mengikuti anjuran pemerintah secara nyata. Ini bisa di lihat dari aktivitas,” ujarnya, Jumat (5/2).

Secara bersamaan, pemerintah terus melakukan vaksinasi agar masyarakat terhindar dari penyebaran Covid-19. Namun vaksinasi tidak membuat pandemi berkurang malah menjadi-jadi. Ini menjadi PR semua pihak agar pandemi bisa di atasi.

Di sisi lain, pemerintah menyampaikan kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan IV-2020 bahwa Pertumbuhan Domestik Bruto 2020 meskipun masih -2,07 persen (yoy) namun sudah menunjukkan sinyal perbaikan.

“Di mana perbaikan ekonomi didukung perbaikan konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) begitupula dengan kinerja sektor usaha mulai pulih,” jelas Ibrahim.

Strategi Pemerintah Dorong Ekonomi

Ada tiga strategi utama pemerintah mendorong pemulihan ekonomi, yaitu mempertahankan daya beli masyarakat menengah ke bawah, percepatan vaksinasi untuk mendorong kepercayaan masyarakat dan pembatasan kegiatan skala mikro untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Jeleknya data baik dari.eksternal maupun internal membuat mata uang Rupiah melemah tipis, dan ini bisa terlihat dari keluarnya arus modal asing dari pasar finansial dalam negeri,” tandasnya.


Leave a Reply