Selain Gelombang PHK, Batam Punya Masalah Pengangguran

  • 0

Selain Gelombang PHK, Batam Punya Masalah Pengangguran

Category : Uncategorized


Jakarta, CNBC Indonesia – Selain gelombang PHK, Kota Batam, Kepulauan Riau juga dihadapkan pada masalah pengangguran. Jumlah pengangguran itu dipengaruhi juga oleh para pencari kerja dari luar Batam.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti saat berbincang terkait persoalan gelombang PHK di Batam kepada CNBC Indonesia, Selasa (27/8/2019).

Saat ditanya mengenai jumlah angkatan kerja di Batam pada tahun ini, Rudi mengaku tidak mengetahui persis angka keseluruhan. Namun, ia meyakini bahwa pengangguran didominasi oleh para pencari kerja dari luar Batam.

“Angkatan kerja, saya lupa angkanya, tapi tingkat pengangguran di sini dipengaruhi pendatang, bukan orang Batam. Pendatang dalam satu tahun rata-rata 25.000 orang, mereka mencari pekerjaan di Batam,” kata Rudi.

Terhadap para pencari pekerja ini, Rudi menganggap hal tersebut merupakan keputusan itu sepenuhnya ada pada pencari kerja tersebut. Bantuan pemerintah, hanya diberikan kepada warga Batam.

“Mereka kan bersaing, kadang-kadang kompetitif kalah, balik mereka ke kampungnya. Untuk orang Batam sendiri kita punya program, kita adakan pelatihan. Macam-macam ada las, sesuai industri di Batam. Kalau orang luar tidak dong, masa APBD kita untuk orang luar?” kata Rudi.

Rudi mengatakan anggaran pelatihan yang dikucurkan dari APBD sebesar Rp19 Miliar. Target peserta pelatihan sebanyak 2.000 orang.

Batam saat ini dihadapkan pada persoalan gelombang PHK setelah akibat tutupnya perusahaan PT Foster Electronic Indonesia, menyusul juga PT Unisem Batam pada akhir September tahun ini.

Ribuan orang terancam kehilangan pekerjaan, namun Rudi mengatakan mereka yang terkena PHK akan terserap kembali ke perusahaan baru berinvestasi di Batam, yaitu Pegatron Technology dan Simatelex Factory.

“Yang Pegatron, mereka ditargetkan bisa menerima 800 orang dari 1.600 orang sambil menunggu gedung-gedungnya selesai,” kata Rudi.


Leave a Reply