SKK Migas Beri Penghargaan Kinerja Keselamatan dan Kesehatan ke 7 KKKS

  • 0

SKK Migas Beri Penghargaan Kinerja Keselamatan dan Kesehatan ke 7 KKKS

Category : Uncategorized


Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memberikan penghargaan kepada tujuh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas terkait upayanya dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja, serta kelestarian lingkungan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Forum Divisi Penunjang Operasi dan Keselamatan Migas 2019 yang diselenggarakan di Surabaya, Rabu (26/6). Penghargaan ini diberikan lantaran kesehatan dan keselamatan pekerja, serta kelestarian lingkungan dinilai sebagai aspek penting untuk mendukung kegiatan industri hulu migas.

Petrochina International Jabung, Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera, dan Pertamina EP Cepu memenangkan penghargaan untuk kategori kinerja keselamatan kerja 2018. Sedangkan BP Berau, Pertamina – Talisman Jambi Merang, dan Bumi Siak Pusako Pertamina Hulu menang untuk kategori kinerja kesehatan, keselamatan kerja dan lindungan lingkungan.

Selanjutnya, Santos Madura Offshor PTY menang untuk kategori pengelolaan kesehatan, keselatan kerja, dan lindungan lingkungan 2018.

Adapun berdasarkan catatan SKK Migas, tingkat kecelakaan atau incident rate (IR) industri hulu migas telah mengalami perbaikan. Pada 2018, IR tercatat sebesar 0,67, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya 0,71. Namun, yang jadi perhatian adalah tingkat kesehatan. Sebanyak 18 pekerja meninggal karena sakit (illness fatality) sepanjang 2019.

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan, jumlah illness fatality tersebut relatif cukup besar selama berdirinya SKK Migas. “Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah dan memperbaiki agar kejadian tidak terjadi kembali,” kata dia saat pembukaan Forum Divisi Penunjang Operasi dan Keselamatan Migas 2019, seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (26/6).

Illness fatality tersebut memang bukan kecelakaan tambang, namun dampak dari setiap kejadian dapat menghambat pencapaian produksi. Maka itu, SKK Migas menekankan pentingnya perhatian pada berbagai aspek teknis maupun nonteknis.


Leave a Reply