Monthly Archives: November 2019

  • 0

Tutup Munas Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Andi Gani Tekankan Soliditas

Category : Uncategorized


jpnn.com, BALI – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit KSPSI di Swiss Belhotel, Kuta, Bali, Kamis (28/11).

Dalam sambutannya, Gani meminta seluruh peserta Munas menjaga soliditas dan solidaritas perjuangan buruh yang kuat.

Gani juga berharap komitmen setiap buruh untuk terus mengawal isu-isu perburuhan.

Pria yang juga pimpinan dari ASEAN Trade Union Council (ATUC) ini meminta agar buruh meningkatkan kemampuan berorganisasi melalui diklat-diklat rutin yang diselenggarakan KSPSI.

“Dengan begitu, diharapkan memberi penguatan eksistensi terhadap perjuangan buruh,” katanya, Kamis (28/11).

Dalam acara tersebut, Gani juga menyampaikan kabar dirinya ditunjuk sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, namun dia tolak.

Dirinya menilai, banyak kalangan terkejut terhadap keputusannya untuk menolak jabatan prestisius tersebut.

Karena, kalangan buruh sangat berharap ada perwakilan dari jutaan suara buruh di pemerintahan. Harapannya penyelesaian masalah-masalah perburuhan bisa diselesaikan dengan baik.

“Kewenangan Wakil Menteri sangat terbatas. Saya lebih baik fokus dan memilih jalan perjuangan lain yaitu di KSPSI dan Presiden Komisaris BUMN PT PP,” tuturnya.

Dalam Munas yang berlangsung selama 3 hari tersebut, diputuskan terpilih secara aklamasi Roy Jinto sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit KSPSI.

Kemudian Sekretaris Umum Popon serta Ketua Dewan Penasehat Nurdin Singadimeja dan Ketua Dewan Hermanto Ahmad didampingi pengurus harian lainnya.


  • 0

Dolar AS di Level Rp 14.098 Pagi Ini

Category : Uncategorized


Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.098. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan Kamis (28/11) kemarin di mana dolar tercatat berada di level Rp 14.090.

Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (29/11/2019). Hingga pukul 10.00 WIB, nilai tukar dolar AS tercatat terus mengalami peningkatan. Pada awal pembukaan perdagangan hari ini dolar AS berada di level Rp 14.078. Meski demikian pergerakan dolar AS tercatat cukup stabil di bawah level Rp 14.100 dalam sebulan terakhir.

Adapun jika dibandingkan secara point to point terhadap setahun yang lalu, pergerakan dolar AS terhadap rupiah berada pada rentang Rp 13.885-14.650. Artinya rupiah telah melewati setahun saat dolar AS menekan hingga ke level Rp 15.000.

Meski nilai tukar dolar AS terhadap rupiah terbilang cukup stabil, namun pada Selasa kemarin Bank Mandiri mempersiapkan recovery plan atau rencana penyelamatan bank jika terjadi guncangan atau krisis ekonomi. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto dalam rapat dengar pendapat di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Sulaiman bilang pihaknya menyiapkan simulasi recovery plan dengan kondisi terjadi krisis seperti krisis moneter 1998. Untuk simulasi tersebut, Bank Mandiri menetapkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah senilai Rp 37.000.

“Kita punya recovery plan yang kita simulasi kalau seperti tahun 98. Kita simulasikan Bank Mandiri akan bermasalah kalau kurs dolar AS sampai Rp 37.000,” katanya.


  • 0

Terima Delegasi EU-ASEAN Business Council, Jokowi Protes Diskriminasi Kelapa Sawit RI

Category : Uncategorized


Merdeka.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima delegasi EU – ASEASN Business Council. Pertemuan dilakukan tertutup pada pukul 13.30 WIB.

Mengawali pertemuan, Jokowi menceritakan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit yang dihadirinya beberapa waktu lalu. Dalam KTT tersebut, Jokowi mengaku melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.

“Pembahasan utamanya membahas mengenai bisnis dan investasi,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/11).

Selain bertemu Moon Jae-in, Jokowi juga mengaku bertemu pebisnis Korsel. Pertemuan itu memberi harapan besar bagi Indonesia untuk memperkuat kemitraan dengan ASEAN.

Jokowi menyebut, kondisi ekonomi ASEAN saat ini semakin baik dibanding pertumbuhan ekonomi global pada umumnya. Bahkan, Direktur managing IMF Kristalina Georgieva mengatakan ASEAN adalah titik terang bagi perekonomian dunia.

“Setiap saat di mana negara-negara berkembang menghadapi aging society, ASEAN mendapat bonus demografi. Saat sejumlah negara berkembang memilih proteksionisme, ASEAN terus melanjutkan membuka ekonominya,” sambungnya.

Menurut Jokowi, ekonomi ASEAN akan terus tumbuh selama dapat mengelola ekosistem perdamaian yang telah dipelihara selama 52 tahun belakangan. Dia juga menyebut, kemitraan dengan ASEAN menguntungkan.

“Saya harap bisnis dari negara-negara barat juga memiliki pandangan yang serupa, termasuk dari UE,” kata Jokowi.

Protes Diskriminasi Kelapa Sawit Indonesia

Sebelum menutup sambutan, Jokowi menyampaikan keberatan atas diskriminasi Uni Eropa terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

“Minyak sawit Indonesia terus menerima diskriminasi baik dari segi kebijakan maupun dari perusahaan-perusahaan Eropa. Tentu saja Indonesia tidak akan tinggal diam dengan diskriminasi ini,” tegas Jokowi.

Jokowi mengatakan, kerja sama ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa akan terus berlanjut, termasuk di dalamnya kelapa sawit. Jokowi berharap Dewan Bisnis ASEAN berkontribusi untuk menyelesaikan masalah kelapa sawit.


  • 0

Membongkar Penyebab China Lebih Pilih Vietnam Dibanding Indonesia untuk Bangun Pabrik

Category : Uncategorized


Merdeka.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkap sejumlah alasan Vietnam lebih dilirik untuk menjadi tujuan relokasi pabrik dari China terkait imbas perang dagang antara China dengan AS.

Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM, Indra Darmawan mengatakan, ada banyak studi mengenai asal usul negara tersebut menjadi bintang di kawasan, termasuk karena upaya mereka membuka ekonominya sejak beberapa tahun lalu.

“Misalnya dengan dibukanya kampus internasional di Vietnam 10 tahun lalu. Sementara kita baru mulai mengundang universitas internasional untuk membuka kampus di sini,” katanya dikutip Antara.

Indra juga menjelaskan mengapa China lebih memilih Vietnam ketimbang Indonesia untuk merelokasi pabrik mereka. Menurut dia, hal itu juga dikarenakan faktor kesamaan selera dan kedekatan kultur antara kedua negara.

“Jadi China menganggap lebih efektif ke negara tetangga yang lebih dekat dibanding ke negara yang lebih jauh lokasinya (Indonesia) karena harus pindahkan seluruhnya. Karena dekat itu mereka juga lebih mudah dapat supplier dan sebagainya,” katanya.

Isu Daya Saing

Indra mengatakan isu daya saing juga menjadi faktor lain yang menyebabkan Vietnam lebih unggul dibandingkan Indonesia. Hal itu terlihat dari harga lahan di Vietnam yang jauh lebih murah dibanding dengan Indonesia.

“Di Indonesia harganya di atas 100 dolar AS per meter persegi sementara di Vietnam katanya di bawah angka tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Indra mengatakan tidak ada kewajiban konten lokal di Vietnam sehingga banyak investor berduyun-duyun masuk ke negara itu.

“Makanya banyak orang datang ke sana lalu reekspor,” imbuhnya.


  • 0

Membahas Sawit, Potensi Besar yang Masih Sering Dapat Stigma Buruk

Category : Uncategorized


TUGUMALANG.ID-Perusahaan sawit selama ini masih identik dengan perusahaan yang negatif. Salah satunya, masih sering dituding sebagai penyebab kebakaran hutan.

Tapi, banyak yang belum paham bahwa sawit juga menjadi bagian dari peningkatan deforestasi hutan atau kegiatan penebangan hutan untuk membuka lahan lain.

Selain itu, sawit juga menyumbang pemasukan yang cukup besar ke kas negara. Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam seminar bertajuk Sawit Hunt di Hotel Ubud, Kota Malang, Jum’at (29/11).

Tofan Mahdi, Ketua Bidang Komunikasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) mengatakan, informasi tidak tepat itu dikampanyekan pihak-pihak tertentu karena sawit memiliki saingan minyak nabati lain seperti Jagung dan Kanola.


Sehingga pesaing-pesaing ini menciptakan stigma buruk tentang sawit.

“Negara Pengekspor sawit nomor satu Dunia adalah Indonesia, sementara nomer 2 adalah Malaysia,” ucap Pria asli Pasuruan tersebut.

Dalam Talkshow kali ini Mauliza Sutawijaya Kepala perusahaan BPDP ( Badan Pengolahan Dana Perkebunan) Sawit menyampaikan bahwa Sawit selama ini telah berkontribusi cukup besar bagi negara. Perusahaan sawit dianggap telah membantu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Indonesia sekitar 15-20 % Penduduk Indonesia atau 60 Juta penduduk Indonesia menggantungkan dirinya pada sawit. Meningkatkan Devisa Negara dengan keuntungan ekspor mencapai 22 Milyar US dollar atau 320 Triliun Rupiah dan membantu Ketahanan Energi.

“Pada Januari 2020 presiden Indonesia akan meningkatkan Penggunaan B20 menjadi B30 biodesel. hal ini bisa menghemat energi yang berasal dari fosil,” ucapnya.

Talkshow yang di hadiri oleh enam pemateri yakni Muhammad Ikhsan CEO wartaekonomi.co.id, Maulizal Sutawijaya Kepala perusahaan BPDP sawit, Tofan Mahdi, Ketua bidang komunikasi GAPKI, Feni Sofian PT Astra Agroelestari tbk, Nulinda Dwi Sukti Owner PT Affor Neo Jaya dan Wulan Suling PT Sinarmas and Food.


  • 0

Dorong Daya Saing UMKM di Era Industri 4.0, Ini Langkah Pemerintah

Category : Uncategorized


JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha, Mikro Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mendorong UMKM untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan digital dalam memasarkan produknya.

Apalagi, UMKM merupakan sektor yang paling kuat atau tulang punggung perekonomian nasional untuk dapat tumbuh. Lebih dari 90 persen pelaku usaha di Indonesia masuk dalam kategori sektor UMKM.

Untuk itu, pelaku UMKM diharapkan dapat terus berkembang di tengah tantangan era revolusi industri 4.0.

“UMKM dari kelas menengah harus naik menjadi menjadi besar dan lebih besar lagi. Harus ada program pemberdayaan UMKM. Dengan ini UMKM bisa menjadi koperasi dan UMKM yang modern, dan mengarah digital di tengah revolusi industri 4.0,” ujar Direktur Pengembangan Usaha LPDB-KUMKM Kemenkop dan UKM Iman Pribadi dalam keterangannya pada Seminar Nasional Arah Pembiayaan UMKM Pasca PBl 17/2015 di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Menurut Imam, langkah pemerintah untuk mendongkrak sektor UMKM salah satunya dengan pemberdayaan Kredit Usaha Rakyat ( KUR). Saat ini bunga KUR cukup rendah, yakni 6 persen.

Dengan bunga KUR yang rendah ini, diharapkan menjadi peluang bagi UMKM untuk mengembangkan binisnya dan bisa bersaing.

“Industri seperti perbankan, penjaminan dan lainnya harus bisa berkolaborasi, sehingga produk-produk unggulan bisa berorientasi di pasar global. Integrasi UMKM juga diperlukan agar UMKM bisa punya daya saing dan berorientasi global bagaimana bisa menjadi pemain dunia,” jelas Imam.

Kolaborasi antara pemerintah, regulator dan pelaku jasa keuangan terus dilakukan, salah satunya dengan mendorong perbankan untuk bisa meningkatkan porsi penyaluran kredit ke sektor UMKM sebesar 20 persen dari total kredit.

Hal ini tertuang dalam PBI Nomor 17/12/PBI/2015 tentang pemberian kredit atau pembiayaan oleh bank umum dan bantuan teknis dalam rangka pengembangan UMKM.

Sementara itu, Assistant VP Economic Research PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk A Eddy Tri Wibowo menyebut, perbankan masih sangat mungkin untuk dapat tumbuh dari sektor UMKM seperti BRI.

Namun demikian, kata dia, perbankan harus perluas jaringannya. Seperti BRI yang memiliki jaringan sangat luas untuk mengelola sektor UMKM.

“BRI mulai bergerak jaringan dari Sabang hingga Merauke. Dengan jumlah tenaga pasar lebih dari 34.000 orang untuk kerja menggarap segmen UMKM ini. BRI mulai bergerak mulai dari jaringan yang merata. Jadi, bank-bank masih sangat mungkin untuk tumbuh dari sektor UMKM, tapi masalahnya di jaringan. Kalau jaringan luas pasti tercapai,” ujar Eddy.


  • 0

100 Pabrik Pindah ke Jateng, Ridwan Kamil: Rezeki Buat Pak Ganjar

Category : Uncategorized


Jakarta – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan saat ini banyak perusahaan padat karya di Jawa Barat pindah ke Jawa Tengah. Menurutnya, mereka meninggalkan Jawa Barat lantaran tak kuat dengan beban upah yang ditetapkan.

“Selama ini sudah ada 100-an lebih pabrik dari Jawa Barat pindah ke Jawa Tengah,” tutur pria yang akrab disapa Kang Emil di Gedung Transmedia, Selasa (26/11/2019).

Kang Emil melanjutkan, sebagai pemimpin di Jawa Barat ia sangat menyayangkan kejadian tersebut. Dia bilang, ini merupakan sebuah tragedi yang menimpa Jawa Barat.

“Rezeki buat Pak Ganjar (Gubernur Jateng), menjadi tragedi buat kami karena upah,” pungkasnya.

Untuk menghindari semakin banyaknya pabrik yang pindah, Kang Emil menetapkan Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK) melalui surat edaran. Hal itu dimaksudkan agar pengusaha yang tak kuat dengan beban upah yang ditetapkan bisa bernegosiasi dengan para pekerjanya.

“Dengan surat edaran pabrik-pabrik itu tidak usah pindah, cukup menegosiasikan dengan buruh-buruhnya upah yang cocok. Nah kalau pakai surat keputusan semua padat karya yang di bawah UMK kena pidana,” ujar Kang Emil.

Dia tidak ingin, semakin banyak pabrik yang pindah meninggalkan Jawa Barat karena akan berisiko meningkatkan angka pengangguran di Provinsi Jawa Barat.

“Nah saya harus ambil keputusan yang pahit ini seperti obat batuk hitam. Menyembuhkan tapi memang agak pahit mudah-mudahan bisa dipahami,” tambahnya.


  • 0

Catat! Kadin Usulkan Upah Berkualitas, bukan Upah Murah

Category : Uncategorized


Jakarta, CNBC Indonesia – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan upah yang diberikan kepada pekerja bukan upah murah, melainkan upah yang berkualitas. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Johnny Darmawan.

“Dari dulu begini, Kadin selalu mengusulkan bukan upah murah. Tapi upah berkualitas yang didasari produktivitas,” katanya di sela-sela “Electric Vehicle Indonesia Forum & Exhibition” di Opus Ballroom, The Tribata Exhibition, Jalan Darmawangsa, Jakarta, Rabu (27/11).

Johnny menilai tidak adil bila membandingkan upah dari segi nilai atau besaran tanpa melihat produktivitas kerja yang dihasilkan. Ia mencontohkan Malaysia yang memiliki standard gaji lebih besar, tapi dari segi per produktivitas lebih tinggi Indonesia.

“Perusahaan membayar itu tetap ada untung karena produktivitas. Kalau produktif enggak tercapai tapi gaji jalan terus, biaya cost naik terus lama-lama tutup,” kata mantan Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) ini.

Adapun imbalan kepada pekerja di Indonesia menurut Johnny terbilang besar jika dibanding dengan produktivitasnya. “Bukan cuma kita [yang menilai] pengamat, investor nilai sangat tinggi. Misalnya nilai pesangon dan lain-lain,” kata Johnny.

Pembahasan upah minimum di Indonesia sudah diatur PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Namun setiap tahunnya persoalan kenaikan upah selalu menjadi polemik.


  • 0

Apa Beda Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun dalam Iuran BPJS Ketenagakerjaan?

Category : Uncategorized


KOMPAS.com – Jika Anda terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau kini yang dipanggil menjadi BPJAMSOSTEK, maka sebagian dari gaji Anda akan terpotong untuk membayarkan dua jenis iuran.

Dua jenis iuran itu adalah Iuran Jaminan Hari Tua (JHT) dan Iuran Jaminan Pensiunan (JP).

Hari tua dan masa pensiun, bukan kah keduanya terjadi di satu masa yang sama. Lalu apa perbedaan mendasar di antara keduanya?

Mengacu pada UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional maka diketahui definisi dari JHT dan JP yang sekaligus dapat membedakannya.

Jaminan Hari Tua (JHT)
JHT adalah program nasional yang dijalankan berdasarkan prinsip asuransi sosial atau tabungan wajib.

Tujuannya adalah menjamin setiap peserta menerima sejumlah uang tunai secara sekaligus apabila memasuki masa pensiun di kemudian hari.

Atau, jika si peserta mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia yang disebabkan baik oleh sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaannya ataupun bukan.

Jika peserta meninggal dunia, maka pihak yang berhak menerima manfaat JHT adalah mereka yang secara sah terdaftar sebagai ahli waris.

Besar kecilnya manfaat yang akan diterima peserta ditentukan berdasarkan jumlah akumulasi seluruh iuran yang telah disetorkan ditambah dengan hasil pengembangannya.

Tidak harus menunggu pensiun atau momen tertentu, pembayaran manfaat JHT dapat diberikan sebagian sampai batas tertentu setelah kepesertaan mencapai minimal 10 tahun.

JHT bisa juga diberikan saat peserta berhenti bekerja dan tidak melanjutkannya kembali, berusia 56 tahun.

Mereka yang disebut sebagai peserta di sini adalah yang secara rutin membayarkan iuran sesuai dengan besarnya upah atau pendapatan yang mereka laporkan sebagai basis perhitungan iuran.

Besarnya Iuran JHT adalah 5,7 persen dari besarnya upah yang dilaporkan dengan perincian 3,7 persen ditanggung oleh pemberi kerja dan sisanya ditanggung oleh pekerja.

Sementara bagi mereka yang tidak menerima upah atau bukan pekerja akan didasarkan pada jumlah nominal yang ditetapkan secarara berkala.

Jaminan Pensiun (JP)
Sama halnya dengan Iuran JHT, Iuran JP juga diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial atau tabungan wajib.

Tidak jauh berbeda, JP ditujukan untuk mempertahankan derajat kehidupan layak bagi peserta saat sudah tak lagi bekerja atau berkurang penghasilannya karena memasuki usia pensiun atau mengalami cacat total.

Manfaat JP akan dirasakan oleh semua peserta yang membayar iuran sebagaimana ditetapkan.

Iuran JP adalah sebesar 3 persen dari upah yang diterima, dengan rincian pembayaran 2 persen oleh pihak pemberi kerja dan 1 persen sisanya oleh pekerja.

Manfaat dari iuran ini akan diterima oleh peserta maupun keluarga ataupun ahli warisnya setiap bulannya hingga jangka waktu tertentu.

Pensiun yang disebabkan karena sudah memasuki masanya akan diterima hingga meninggal dunia. Begitu juga dengan pensiun akibat cacat akibat kecelakaan atau penyakit, akan terus diterima setiap bulannya hingga meninggal dunia.

Selanjutnya, untuk pensiun janda/duda maka akan diberikan hingga janda/duda ahli waris meninggal dunia atau menikah kembali.

Pensiun anak akan terus diterima hingga anak yang berstatus ahli waris mencapai usia 23 tahun, bekerja, atau menikah.

Jika peserta Iuran JP merupakan lajang, maka pensiun akan diberikan pada orangtua hingga batas waktu yang diterapkan undang-undang.

Jaminan pensiun yang diberikan ini dapat diterima oleh peserta ataupun ahli warisnya apabila si peserta sudah memenuhi masa iuran yakni minimal 15 tahun, kecuali ditetapkan lain oleh undang-undang.

Apabila peserta mencapai usia pensiun sebelum 15 tahun, peserta tersebut berhak mendapatkan seluruh akumulasi iurannya ditambah hasil pengembangannya.

Dengan penjelasan yang ada, dapat disimpulkan perbedaan mendasar dari Iuran JHT dan Iuran JP adalah proses pembayarannya, JHT dibayarkan secara sekaligus, sementara JP dibayarkan berkala setiap bulannya.


  • 0

Dipecat Tanpa Teguran, Ratusan Karyawan Restoran D’Cost Akan Demo

Category : Uncategorized


JAKARTA, KOMPAS.com – Serikat Pekerja Restoran Sea Food D’Cost akan berunjuk rasa di Restoran D’Cost VIP, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, besok Kamis (28/11/2019).

Unjuk rasa dilakukan diduga dipicu dari tindakan manajemen restoran yang banyak memutus hubungan kerja karyawan tanpa adanya teguran.

Ketua Serikat Pekerja D’Cost Sulianto mengatakan, karyawan kini juga telah bekerja melebihi jam kerja sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan.

Menurut Sulianto, kebijakan yang merugikan para karyawan itu terjadi usai pergantian manajemen baru perusahaan.

“Dalam dua bulan terakhir, sudah lebih dari 100-an karyawan dipecat dengan tidak hormat. Dan banyak pemberitahuan PHK-nya hanya lewat HP,” kata Sulianto dalam keterangannya, Rabu (27/11/2019).

Sulianto menambahkan, unjuk rasa besok adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada Rabu (13/11/2019), serikat pekerja D’cost telah berunjuk rasa dengan persoalan yang sama.

Namun, pertemuan antara serikat pekerja dengan manajemen saat unjuk rasa itu belum menemukan titik temu.

Adapun pada unjuk rasa besok, sekitar 400 pekerja D’Cost baik yang masih aktif atau yang sudah dipecat akan turun berunjuk rasa.

” Demo yang dimulai pukul 09.00 WIB ini mengajukan beberapa tuntutan yaitu: kebebasan membuat Serikat Pekerja, kebijakan PHK harus sesuai UU Ketenagakerjaan; dan jam kerja karyawan harus sesuai UU Ketenagakerjaan,” ujar Sulianto.