Monthly Archives: January 2021

  • 0

Menaker Kerahkan Mobil Unit Reaksi Cepat untuk Percepat Penyaluran Bantuan Gempa Majene

Category : Uncategorized

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengerahkan Mobil Training Unit (MTU) dari Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar dan mobil Unit Reaksi Cepat (URC) Pengawas Ketenagakerjaan dari Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta kendaraan-kendaraan dinas untuk mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana gempa bumi di daerah Mamaju dan Majene, Sulawesi Barat.

“Kami mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menggalang bantuan guna membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Sulawesi Barat. Saya juga telah meminta kepada jajaran untuk memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau pelosok desa di daerah sekitar gempa,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Sementara itu untuk penggalangan bantuan, Menaker menjelaskan pihaknya telah mengajak sejumlah pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang menjadi korban gempa. Bantuan yang digalang berupa dana tunai, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan makanan.

“Penggalangan bantuan melibatkan internal pegawai Kemnaker, mitra perusahaan, dan juga Serikat Pekerja dan Serikat Buruh. Saat ini penggalangan bantuan masih berlangsung,” katanya.

Kemudian nantinya distribusi akan melibatkan Pengawas Ketenagakerjaan di Balai K3 dan para instruktur BLK Makassar yang berada di sekitar lokasi gempa. Kebutuhan urgen saat ini adalah kebutuhan di kamp pengungsian seperti tenda, kebutuhan makanan dan air minum, karena hampir semua warga memilih mengungsi untuk sementara.

“Saya telah meminta agar menyiapkan MTU dan mobil URC untuk bisa dikerahkan menyalurkan bantuan, sehingga dapat menjangkau pelosok-pelosok desa,” kata Menaker.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terkini terkait gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat pada Jumat dini hari (15/1/2021). Hingga pukul 14.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 34 jiwa.

“Dengan rincian 26 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Jumat sore.

Raditya menuturkan, jumlah pengungsian korban gempa di Kabupaten Majene telah tersebar di 10 titik. Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

“10 titik pengungsian di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana,” ujarnya membeberkan.

“Sampai saat ini jaringan listrik juga masih padam dan komunikasi selular tidak stabil pada dua kabupaten tersebut,” kata Raditya menambahkan.

 


  • 0

Uni Eropa, Gigih Tolak Sawit Indonesia, Tapi Butuh Nikelnya

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Uni Eropa kembali melanjutkan sengketa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkan pemerintah Indonesia. Kini Uni Eropa mendesak Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO) untuk membentuk panel guna membahas sengketa tersebut ( Uni Eropa gugat RI soal nikel).

Merespon perlawanan Uni Eropa tersebut, Menteri Perdagangan ( Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia siap menghadapi gugatan Uni Eropa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Menurut Lutfi, Indonesia baru mendapatkan notifikasi bahwa Uni Eropa tetap akan melanjutkan proses sengketa ke WTO yang jadi wasit perdagangan antar-negara itu.

“Tentunya kami sangat kecewa bahwa sudah ada konsultasi yang begitu lama. Tetapi ini bagian dari pada interaksi kita dengan dunia internasional, kita akan layani dan jalankan tuntutan tersebut,” ujar Lutfi dalam keterangannya, Jumat (15/1/2021).

Sebagai informasi, gugatan Uni Eropa itu didasarkan pada anggapan bahwa kebijakan pemerintah Indonesia terkait larangan ekspor bijih nikel telah menyulitkan pihak Uni Eropa untuk bisa berkompetisi dalam industri baja di dunia.

Khususnya kebijakan terkait produk bijih nikel yang menjadi bahan baku dari stainless steel. Dalam persaingan itu, Indonesia telah mampu menjadi negara penghasil stainless steel terbesar kedua setelah China.

Perang dagang antara Uni Eropa dengan Indonesia terkait regulasi UU minerba tersebut sebenarnya merupakan sengketa lama.

Gugatan Uni Eropa ke WTO sudah mulai dilayangkan pada awal tahun 2020. Ini karena larangan ekspor bijih nikel dari Indonesia mulai berlaku di tahun 2020.

Ini tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Saat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak mempermasalahkan gugatan Uni Eropa tersebut. Menurutnya, selama ini Indonesia tak mendapatkan banyak nilai tambah karena puluhan tahun hanya mengekspor bijih mineral mentah.

“Pak, kita mau tarung, apapun kita hadapi. Kita hentikan ekspor nikel ore keluar, ini sudah digudat sama Uni Eropa, digugat di WTO,” kata Jokowi di Musrenbang RPJMN di Istana Negara, pada 16 Januari 2020.

“Kalalu defisit transaksi berjalan sudah beres siapapun yang gugat kita hadapi. Tapi ini juga kita hadapi, ngapain kita takut?” ujar dia lagi.

Menurutnya, alasan larangan ekspor mineral mental sejalan dengan upaya hilirisasi agar industri peleburan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri bisa berjalan.

Dengan nilai tambah dari mineral mentah yang diolah dalam negeri, juga bisa menambah lapangan kerja serta memperbaiki defisit neraca berjalan.

Ini tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Barang, barang kita, nikel, nikel kita, mau ekspor mau enggak suka-suka kita. Ya, enggak?” lanjut dia.

Program hilirisasi tambang mineral, kata Jokowi, dilakukan bertahap. Bahkan di masa mendatang, pemerintah juga akan melarang ekspor bijih mentah lain selain nikel.

Nilai ekspor bijih nikel Indonesia mengalami peningkatan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat, ekspor bijih nikel Indonesia naik signifikan sebesar 18 persen pada kuartal kedua 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017.

Menolak sawit

Selain jadi tergugat dalam kasus nikel, Indonesia juga berposisi sebagai penggugat di WTO dalam sengketa ekspor minyak sawit dan produk turunannya seperti biodiesel.

Pada 9 Desember 2019 lalu, Pemerintah Indonesia melalui Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa, Swiss resmi mengajukan gugatan terhadap Uni Eropa di WTO.

Gugatan diajukan terhadap kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) dan Delegated Regulation UE. Kebijakan-kebijakan tersebut dianggap mendiskriminasikan produk kelapa sawit Indonesia.

Diskriminasi dimaksud berdampak negatif terhadap ekspor produk kelapa sawit Indonesia di pasar UE.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana menjelaskan, melalui kebijakan RED II, UE mewajibkan mulai tahun 2020 hingga tahun 2030 penggunaan bahan bakar di UE berasal dari energi yang dapat diperbarui.

Selanjutnya, Delegated Regulation yang merupakan aturan pelaksana RED II mengategorikan minyak kelapa sawit ke dalam kategori komoditas yang memiliki Indirect Land Use Change (ILUC) berisiko tinggi.

Akibatnya, biofuel berbahan baku minyak kelapa sawit tidak termasuk dalam target energi terbarukan UE, termasuk minyak kelapa sawit Indonesia.

“Pemerintah Indonesia keberatan dengan dihapuskannya penggunaan biofuel dari minyak kelapa sawit oleh UE. Selain akan berdampak negatif pada ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke UE, juga akan memberikan citra yang buruk untuk produk kelapa sawit di perdagangan global,” ujar Wisnu.

Data statistik BPS menunjukkan nilai ekspor minyak kelapa sawit dan biofuel/Fatty Acid Methyl Ester (FAME) Indonesia ke Uni Eropa menunjukkan tren negatif pada lima tahun terakhir.

Nilai ekspor FAME mencapai 882 juta dollar AS pada periode Januari–September 2019, atau menurun 5,58 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 934 juta dollar AS.

Sementara nilai ekspor minyak kelapa sawit dan FAME ke dunia juga tercatat melemah 6,96 persen dari 3,27 miliar dollar AS pada periode Januari–September 2018 menjadi 3,04 miliar dollar AS secara tahunan (year on year).


  • 0

BPS Catat Upah Buruh Turun di Desember 2020

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani dan bangunan pada Desember 2020 mengalami penurunan karena adanya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga serta inflasi. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan upah buruh tani pada Desember 2020 sebesar Rp55.921 per hari.

“Ini rata-rata upah buruh tani dari berbagai jenis pekerjaan sehingga kalau dibandingkan November naik 0,13 persen,” kata Suhariyanto, dikutip Antara, Jumat (15/1).

Dia mengatakan, karena terjadi kenaikan indeks konsumsi rumah tangga di pedesaan pada Desember 2020 sebesar 0,58 persen, maka secara riil, upah buruh tani turun 0,45 persen. Hal yang sama juga terjadi pada upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Desember 2020 yang tercatat naik 0,01 persen dibanding November 2020, yaitu dari Rp90.807 menjadi Rp90.816 per hari.

“Karena Desember 2020 terjadi inflasi 0,45 persen, maka secara riil upahnya turun 0,44 persen,” imbuhnya.

Upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja. Upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.

 


  • 0

Rupiah Ditutup Menguat Dekati Level Psikologis Rp14.000 per USD

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore ditutup menguat mendekati level psikologis Rp14.000 per USD.

Rupiah ditutup menguat 39 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.020 per USD dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.059 per USD.

Analis Central Capital Futures, Wahyu Laksono mengatakan, sejak awal tahun ini nilai tukar Rupiah dan pasar saham domestik cukup baik seiring dengan pelemahan USD.

“Tapi, awal tahun ini pesta tahun barunya juga sudah usai, jadi keseriusan dan ancaman-ancaman yang akan dihadapi di 2021 ini akan mulai dicemaskan oleh market,” ujar Wahyu dikutip dari Antara.

Menurut dia, pasar saham secara global valuasinya belum tentu akan sebaik pasar saham domestik karena pertumbuhan ekonomi global masih menjadi tanda tanya.

“Itulah kenapa belakangan ini AS sedang sangat cemas ketika di saat Joe Biden berikan wacana stimulus USD 1,9 triliun, USD 2 triliun atau bisa USD 3 triliun. Secara total orang malah cenderung ‘gimana ini inflasinya?’. Karena secara efek yang sangat logis adalah inflasi. Indikasinya yield obligasi AS naik. Jadi kalau yield-nya naik gimana? Orang akan takut masuk bursa saham,” katanya.

Wahyu menuturkan, akan muncul sebuah orientasi pasar yang baru. Pada pemerintahan Joe Biden akan kelihatan pada 19 Januari 2020 dengan mantan Gubernur The Fed Janet Yellen justru akan ditempatkan di posisi menteri keuangan yang cenderung pro dolar AS alias pro menjaga inflasi.

“Justru kelihatan jelas di situ dibanding The Fed yang pro stock market atau membiarkan inflasi. Janet Yellen di sidang konfirmasi hearing-nya itu akan kelihatan tanggal 19 sebelum tanggal 20-nya pelantikan,” ujar Wahyu.

Dampak di Indonesia

Kendati demikian, lanjutnya, apapun yang terjadi di global nanti, dampaknya tidak akan sebesar yang terjadi di AS itu sendiri.

“Stock market bagus kita diuntungkan, stock market jelek ada inflasi naik tapi pengangguran di AS masih banyak, kita juga masih ada harapan. Justru dari Eropa atau Amerika larinya ke emerging market termasuk Indonesia,” kata Wahyu.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp14.040 per USD. Sepanjang hari, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.020 per USD hingga Rp14.050 per USD.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, Rupiah menguat menjadi Rp14.068 per USD dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14.119 per USD.


  • 0

Digugat Eks Karyawan soal Pesangon, Ini Respons Grup MNC

Category : Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Manajemen MNC Group milik taipan Hary Tanoesoedibjo menegaskan gugatan yang diajukan mantan karyawan PT MNC Aladin Indonesia (Mister Aladin) bukan ditujukan kepada perusahaan induk MNC Group.

Corporate Legal Director MNC Group Christoporus Taufik dalam keterangan resminya di Jakarta, mengatakan gugatan yang dilayangkan mantan pekerja MNC Aladin ke Pengadilan Hubungan Industri Jakarta Pusat secara substansi memang terdapat informasi yang beredar di tengah masyarakat dan tidak tepat.

Pertama, yang digugat PT MNC Aladin, bukan MNC Group.

Kedua, segala negosiasi dengan karyawan dilakukan oleh MNC Aladin bukan MNC Group atau Holding MNC Group.

 Ketiga, karyawan tersebut merupakan karyawan kontrak MNC Aladin yang sudah menyepakati secara tertulis segala hak dan kewajiban masing-masing pihak, tetapi kesepakatan tersebut diingkari dan coba diuji melalui gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial.

“Terhadap gugatan tersebut, kami berkeyakinan MNC Aladin pasti akan mengikuti proses hukum tersebut sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya dikutip, Jumat (15/1).

Sebelumnya, beberapa mantan karyawan MNC Aladin mengajukan gugatan melalui Pengadilan Hubungan Industri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 19/Pdt.Sus-PHI/2021/PN Jkt.Pst.

Eks karyawan pengelola situs penjual tiket Mister Aladin, mengajukan gugatan pada Rabu, 13 Januari 2021.

Gugatan itu terkait perkara Perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak. Penggugat yakni Panca Adi Putra dkk, dengan tergugat MNC Aladin Indonesia.

Adapun, sidang perdana akan digelar pada 27 Januari 2021 mendatang.

Sejak diluncurkan November 2015, situs pemesanan hotel dan pesawat Mister Aladin mencoba peruntungan dalam bidang travel.

Dalam petitum gugatan disebutkan:

Mengabulkan Gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya, dan menghukum Tergugat untuk membayar ganti rugi berupa sisa upah/sisa kontrak kepada Para Penggugat sebesar (tabel):

Petitum GugatanFoto: Petitum Gugatan
Petitum Gugatan

Selain itu, menyatakan kewajiban Tergugat untuk menerbitkan surat keterangan kerja kepada Para Penggugat sebagai akibat pengakhiran hubungan kerja dan menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (Dwaangsom) sebesar Rp. 500.000 per hari apabila Tergugat lalai memenuhi putusan ini.

Lainnya yakni menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu walaupun terdapat verzet, banding maupun kasasi (seketika setelah putusan ini di bacakan) (uitvoerbaar bij vorraad) dan Menghukum Tergugat untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara ini.

Sidang pertama dijadwalkan pada Rabu, 27 Januari 2021, berdasarkan keterangan yang dimuat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang diakses Jumat ini (15/1).

“Saya selaku mantan karyawan dari salah satu perusahaan Holding MNC Group mengalami pemutusan hubungan kerja secara sepihak Perusahaan MNC Group melakukan PHK sebelum berakhirnya kontrak kerja yang disepakati oleh Karyawan dengan Perusahaan,” kata salah satu penggugat, Ahmad Mora Saputra, dalam keterangannya.

“Perusahaan beralasan melakukan PHK terhadap karyawan karena terdampak pandemi Covid-19. Saya selaku mantan karyawan sangat menyayangkan PHK yang dilakukan oleh Perusahaan. Apalagi sesuai arahan dari Kementerian Ketenagakerjaan PHK seharusnya dijadikan sebagai pilihan terakhir namun di sini perusahaan malah melakukan pilihan sebaliknya, perusahaan mengambil kebijakan pertama dengan melakukan pemutusan kerja kepada lebih dari 30% karyawan yang ada di MNC Aladin Indonesia,” tulisnya.

Dia mengatakan, PHK yang dilakukan oleh perusahaan tanpa memperhatikan hak-hak yang seharusnya diterima oleh karyawan.

“Saya selaku mantan karyawan tidak mendapatkan konpensasi atau Pessangon dari Perusahaan atas PHK yang saya alami.”

Pihaknya, bersama rekan kerja lainnya yang mengalami PHK ini telah melakukan musyawarah dengan pihak MNC Group. Namun pihak perusahaan tetap kepada keputusannya untuk melakukan PPHK tanpa ada konpensasi atau pesangon yang diberikan kepada karyawan.

“Permasalahan PHK ini pun telah ditangani oleh pihak Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta dan telah mengeluarkan anjuran kepada perusahaan agar Memperhatikan hak dari karyawan sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan agar Perusahaan Membayarkan Konpensasi sesuai dengan sisa kontrak kerja yang masih ada.”

Dia mengatakan, dalam hal ini MNC Group telah mengabaikan anjuran dari Dinas Tenaga Kerja DKI jakarta, sehingga pihaknya bersama karyawan lainnya telah mengajukan gugatan tersebut.

Surat DisnakerFoto: Surat Disnaker
Surat Disnaker

  • 0

Mau Beli Dollar AS? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot melemah di pasar spot Kamis (14/1/2021).

Melansir Bloomberg, pukul 10.04 WIB rupiah berada pada level Rp 14.092 per dollar AS, atau melemah 32 poin (0,23 persen) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.060 per dollar AS.

Sementara itu, Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.119 per dollar AS. Posisi ini melemah dibandingkan hari sebelumnya yang berada pada level 14.109 per dollar AS.

Bagaimana dengan kurs rupiah terhadap dollar AS di bank-bank besar di Indonesia?

Bank Mandiri pagi ini mematok kurs jual pada Rp 14.165 per dollar AS. Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini.

Sementara untuk kurs beli Bank Mandiri adalah Rp 14.065 per dollar AS. Kurs beli ini berarti bila Anda ingin menjual dollar AS maka pihak bank akan membelinya pada posisi ini.

Berikut nilai tukar rupiah per dollar AS hari ini di 5 bank:

Bank             Jual      Beli

Mandiri        14.165  14.065

BRI               14.220  14.030

CIMB Niaga  14.124  14.099

BCA             14.125  14.095

BNI              14.195  14.010


  • 0

Pengusaha Mulai Bangkit, Bisakah Gelombang PHK Disetop?

Category : Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Para pelaku usaha memang sempat tiarap saat pandemi Covid-19 melanda. Namun para pebisnis mulai bangkit. Terlihat ada perbaikan di sektor dunia usaha sejak kuartal ketiga dan berlanjut ke kuartal keempat.

Bank Indonesia (BI) melalui Survei Kegiatan Dunia Usaha melaporkan bahwa aktivitas bisnis pada kuartal IV-2020 cenderung mengalami perbaikan dibanding kuartal sebelumnya.

Berdasarkan Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) BI, berbagai indikator di dunia usaha menunjukkan adanya perbaikan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Adanya pelonggaran pembatasan mobilitas menjadi salah satu kunci pendorongnya.

Menengok kapasitas produksi terpakai di berbagai sektor industri terlihat adanya kenaikan dari 69,28% pada kuartal II-2020 menjadi 71,77% di kuartal III-2020. Kemudian naik lagi di kuartal IV-2020 meski hanya sedikit saja di 71,96%.

Menengok kapasitas produksi terpakai di berbagai sektor industri terlihat adanya kenaikan dari 69,28% pada kuartal II-2020 menjadi 71,77% di kuartal III-2020. Kemudian naik lagi di kuartal IV-2020 meski hanya sedikit saja di 71,96%.

Peningkatan kapasitas terpakai pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan sejalan dengan faktor musiman panen pada komoditas perkebunan dan perikanan. Sementara itu, kapasitas sektor industri pengolahan juga mengalami peningkatan sejalan dengan meningkatnya produksi dan kapasitas penyimpanan produk.

Peningkatan kapasitas produksi terpakai ini juga membawa kabar baik untuk penggunaan tenaga kerja. Pada kuartal kedua, serapan tenaga kerja mengalami kontraksi yang dalam seiring dengan adanya kebijakan work from home hingga maraknya fenomena PHK dan karyawan yang dirumahkan.

Dari yang awalnya terkontraksi 22,35% menjadi hanya minus 16,47% saja di kuartal ketiga. Kemudian naik lagi di kuartal keempat menjadi -10,18% meski masih terkontraksi tetapi ada perbaikan. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mungkin masih terjadi, tetapi sepertinya tidak separah dulu.

Apabila ditinjau dari sisi keuangan, baik aspek likuiditas dunia usaha, kemampuan sektor usaha untuk mencetak laba (rentabilitas) hingga akses ke kredit semuanya juga mengalami perbaikan pada periode tiga bulan terakhir tahun 2020.

Untuk aspek likuiditas, jumlah responden survei yang mengatakan likuiditas perusahaan menurun drop dibanding kuartal kedua dan ketiga dan responden yang mengalami perbaikan likuiditas juga meningkat.

Likuiditas merupakan aspek yang penting dalam dunia usaha karena mencerminkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendeknya. Selain perbaikan likuiditas, semakin banyak juga responden yang melaporkan adanya perbaikan rentabilitas.

Tahun 2021 digadang-gadang bakal lebih cerah dibandingkan dengan tahun lalu. Namun di awal tahun pemerintah langsung mengambil kebijakan rem darurat. Mulai 11-25 Januari kegiatan masyarakat di daerah Jawa dan Bali dibatasi.

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berganti nama menjadi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kendati tidak tersebar merata, tetapi wilayah yang terdampak merupakan jantung perekonomian di masing-masing Provinsi. Selain DKI Jakarta wilayah yang terkena PPKM adalah Bandung Raya, Bogor Raya, Bekasi, Depok, Banyumas Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Surabaya Raya dan Malang Raya.

Kegiatan yang dibatasi antara lain sekolah yang dilaksanakan secara daring. Kebijakan work from home 75%, restoran hanya boleh memakai kapasitasnya 25%, rumah ibadah hanya boleh menampung jamaah 50% dan kegiatan operasional pusat perbelanjaan dibatasi sampai pukul 19:00.

 Kebijakan ini mau tak mau ditempuh pemerintah karena peningkatan kasus Covid-19 yang makin ganas. Total kasus kumulatif Covid-19 di Indonesia sudah lebih dari 800 ribu dengan penambahan harian mencapai 9.000 kasus.

Namun optimisme muncul ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merestui penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac untuk keadaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA). Hari ini Presiden Joko Widodo  (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik . Momen tersebut juga disiarkan di channel You Tube.

Kendati tingkat keampuhan vaksin Sinovac berdasarkan analisa interim uji klinis tahap akhir di RI relatif lebih rendah dibanding kandidat vaksin lain, tetapi masih lebih tinggi dibanding ambang batas yang ditetapkan WHO.

Sebagai informasi BPOM menyebut tingkat efikasi vaksin Sinovac di RI berada di angka 65,3% di atas standard WHO 50% dan masih di bawah kandidat vaksin lain yang berada di 70-95%.

Kemarin sebanyak 15 juta bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac juga tiba di Tanah Air. Program vaksinasi untuk masyarakat akan mulai dilakukan besok. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, target vaksinasi masal butuh waktu setidaknya 15 bulan.

Adanya program vaksinasi ini diharapkan mampu mendongkrak sektor usaha. Namun proses pemulihan di setiap sektor memiliki kecepatan yang berbeda-beda tentunya. Mengingat vaksinasi butuh waktu ada kemungkinan sektor yang terkait dengan mobilitas tinggi seperti pariwisata dan perhotelan pulih paling akhir.


  • 0

Kena PHK Saat Pandemi, Berikut Tips Kelola Uang Pesangon untuk Modal Bisnis

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Perencana keuangan Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, menyebut tak menutup kemungkinan jika uang pesangon digunakan untuk mulai merintis bisnis. Namun, ada sejumlah tips yang harus dilakukan agar uang pesangon bisa mendatangkan untung.

Pertama, besaran modal bisnis hanya maksimal 30 persen jumlah total uang pesangon. Lantaran, di tengah situasi tak menentu akibat pandemi Covid-19, biaya untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari tetap harus dipenuhi.

“Kenapa cuma 30 Persen? Karena 70 persennya ini adalah untuk kebutuhan sehari hari kita. Kan namanya juga judulnya pesangon, dalam masa dia mencari nafkah baru lagi dia perlu ada pegangan nih untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya dalam acara Ruang Merdeka : Punya Uang? Ditabung atau Bisnis, Rabu (13/1).

Kedua, pilih jenis bisnis dengan modal yang terjangkau. Akan tetapi, bisnis juga harus memiliki prospek yang bagus seperti bisnis pakaian jadi, makanan beku, ataupun aneka cemilan kekinian.

“Tarulah uang pesangonnya Rp10 juta gitu ya, berarti dia perlu menyisihkan sekitar Rp3 juta untuk modal usaha. Nah dengan modal Rp3 juta itu kalau kita mau bikin cafe juga susah ya. Tapi dengan modal Rp3 juta yang lumayan ini kita bisa menjual fashion atau pakaian jadi ataupun mau frozen food, snack snack gitu kan sebenarnya juga sudah mencukupi,” terangnya.

Selanjutnya

Ketiga, mulai bisnis dengan skala kecil terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir kerugian dan menjaga kualitas produk yang dijual dalam kondisi baik.

“Memang volume (produknya) ga bisa banyak-banyak dulu. Tapi, paling ga bisa putar dulu modal kita untuk hindari kerugian dan menjaga (produk) juga,” bebernya.

Terakhir, tingkatkan modal dari uang pesangon maksimal 50 persen. Dengan catatan, bisnis telah berjalan baik dan tambahan modal digunakan untuk pembelian alat produksi sebagai sarana meningkatkan pendapatan usaha.

“Modal yang dari 30 persen tadi bisa ditingkatkan menjadi 50 persen. Nah ini kan berarti paling ngga kita sudah punya ketrampilan dan bisnis berjalan, tapi paling nggak uang pesangon bisa di konversi menjadi alat produksi kita untuk mendapatkan income baru lagi,” ujar dia mengakhiri.


  • 0

Pemerintah Minta Investor China Kembangkan SDM Lokal

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Indonesia dan China resmi menjalin kerja sama dalam proyek Two Countries Twin Park. Dalam rangka memenuhi persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Indonesia, investor asal China diminta turut mengembangkan sumber daya manusia (SDM) lokal.

“Investor China diminta turut mengembangkan SDM lokal,” kata kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (14/1).

Pengembangan SDM lokal yang dilakukan meliputi memberikan pelatihan vokasi untuk 11 bidang. Antara lain terkait Internet of Things, Artificial Intelligence, Big Data, Electric Vehicle, dan manufaktur baterai.

Dalam hal ini, kata Luhut, China juga telah berkomitmen untuk mendirikan politeknik industri. Pemerintah China merencanakan untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa dari pelajar Indonesia. Selain itu juga akan ditambah dengan pertukaran tenaga pengajar dan magang kerja.

Pemerintah Indonesia saat ini juga berharap dapat bekerja sama dengan Tiongkok untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), Pendidikan, dan Industri di Indonesia. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk penyerapan keberhasilan Tiongkok sebelumnya dalam pengentasan kemiskinan.

“Kami harap kedua negara dapat bekerja untuk mendorong realisasi dari program ini,” kata Luhut.

Sebelumnya, Indonesia dan China sepakat akan melakukan pengembangan kawasan industri di masing-masing negara. Kedua negara akan mengimplementasikan kerja sama bertajuk ‘Two Countries Twin Park’ yang diusulkan Pemerintah Provinsi Fujian, China.

Dalam pengembangan kawasan industri ini akan melibatkan Yuanhong Industrial Park dengan Kawasan Industri Bintan, Kawasan Industri Aviarna, dan Kawasan Industri Batang. Di masa depan perusahaan asal China juga dapat melakukan investasi di Indonesia.

Khususnya di bidang hilirisasi industri, mobil listrik, dan baterai lithium. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi model untuk kerja sama selanjutnya antara Indonesia dan RRT.

“Kami harap kedua negara dapat bekerja untuk mendorong realisasi dari program ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (14/1).


  • 0

Bakti Sosial Bencana Alam “Banjir dan Longsor” DPP KSPSI di Kabupaten Sumedang

Category : Uncategorized

SUMEDANG. Bakti Sosial Bencana Alam “Banjir dan Longsor” DPP KSPSI di Kabupaten Sumedang pada tanggal 12 – 13 Januari 2021.

Di Sumedang Pengurus DPP KSPSI Bapak Tonny Pangaribuan (Wakil Sekjen DPP KSPSI) dan Bapak Fredy Sembiring (Ketua Badan DIKLAT DPP KSPSI) mewakili  Presiden KSPSI Bapak Andi Gani memberikan bantuan berupa Beras, Indomie, Air Miniral dan Dana Duka Cita kepada korban banjir dan laongsor.