Category Archives: Uncategorized

  • 0

Angka Pengangguran AS di Bawah 500.000, Terendah Sejak Tahun 2000

Category : Uncategorized

Jakarta – Angka pengangguran di Amerika Serikat (AS) diklaim mengalami penurunan di bawah 500.000 pada pekan lalu. Iini menjadi pertama sejak pandemi COVID-19 serta menjadi yang terendah sejak tahun 2000.

Rendahnya jumlah pengangguran, terlihat dari jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran, yaitu di bawah 500.000 pada pekan lalu. Ini menandakan adanya pemulihan pasar tenaga kerja di tengah tren perkembangan ekonomi.

Mengutip Reuters, Jumat (7/5/2021), penurunan jumlah pengangguran diperkuat oleh data pemberi kerja yang berbasis di AS. Pada hari Kamis waktu setempat mengumumkan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) paling sedikit sejak 21 tahun lalu.

Laporan data ketenagakerjaan tersebut juga menambah optimistis lainnya yang menunjukkan bahwa ekonomi sudah bergerak baik di April 2021. Namun begitu, pasar tenaga kerja masih belum pulih, karena ada sekitar 16,2 juta orang yang masih mengumpulkan cek pengangguran.

“Meskipun pengangguran tetap tinggi, pasar tenaga kerja pulih dengan cepat,” kata Gus Faucher, kepala ekonom PNC Financial di Pittsburgh, Pennsylvania.

Departemen Tenaga Kerja menyebut klaim tunjangan pengangguran negara bagian turun 92.000 menjadi 498.000 untuk 1 Mei 2021. Adapun ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan ada 540.000 atau terjadi penurunan klaim di Virginia, Florida, New York, dan California.

Perlu diketahui, pemerintah AS telah memberikan bantuan pandemi hampir US$ 6 triliun selama setahun terakhir. Orang AS yang berusia di atas 16 tahun jika sudah memenuhi syarat maka bisa menerima vaksin COVID-19. Beberapa negara bagian juga sudah mencabut pembatasan khususnya bagi kegiatan bisnis.

Stimulus fiskal yang besar serta situasi kesehatan masyarakat yang membaik dengan cepat mengakibatkan adanya perebutan tenaga kerja oleh perusahaan-perusahaan yang mulai beroperasi kembali.

 

 


  • 0

Dolar AS Tertekan ke Rp 14.270 Jelang Akhir Pekan

Category : Uncategorized

Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.270. Mata uang Paman Sam melemah 47 poin (0,33%).

Demikian dikutip dari data RTI, Jumat (7/5/2021).

Dolar AS berada di level tertingginya Rp 14.320 dan terendahnya di Rp 14.246. Ditarik dalam sebulan, The Greenback melemah 2,03%.

Dolar AS juga tertekan terhadap yuan China 0,16% ke level 6,45. Sedangkan terhadap yen Jepang, dolar AS menguat 0,06% ke level 109.

Kemarin dolar AS berada di level Rp 14.414. Mata uang Paman Sam menguat 4 poin (0,03%).


  • 0

Kadin: 17.832 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, hingga saat ini sebanyak 17.832 perusahaan sudah mendaftar vaksin gotong royong. Sementara jumlah peserta mencapai 8,6 juta.

“Hingga kini 17.832 perusahaan hampir 8,6 juta peserta. Jadi memang jumlahnya sudah banyak yang sudah mendaftar dan menunggu mendapatkan vaksinasi,” ujar Shinta dalam diskusi daring, Jakarta, Kamis (6/5).

Shinta melanjutkan, pendaftaran vaksinasi gotong royong akan dibuka hingga 20 Mei 2021. Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan zona letak perusahaan dan jenis sektornya.

“Kami juga melihat salah satu pencapaian pemulihan ekonomi adalah pengendalian Covid. Ini memang tidak cukup dengan protokol kesehatan, jadi vaksinasi ini sangat-sangat penting,” katanya.

Dalam hal ini niatan Kadin, kata shinta adalah membantu pemerintah dengan mendukung pencapaian herd immunity yang ditargetkan pemerintah mendapatkan 70 persen penduduk Indonesia. Salah satunya dengan cara gotong royong bersama supaya ini bisa dicapai.

“Untuk membeli vaksin secara gratis kepada pekerja yang mau dilakukan banyak perusahaan. Banyak perusahaan berminat dan saat ini sudah bersama Biofarma mempersiapkan dari sisi pelaksanaannya. Kemenkes dari sisi harga dan berapa alokasi didapatkan perusahaan swasta,” tandasnya.

Vaksin Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja Swasta Dimulai 17 Mei 2021

Koordinator Komunikasi Publik Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Arya Sinulingga mengatakan, program vaksin Gotong Royong akan dilaksanakan pada 17 Mei 2021. Tanggal vaksinasi itu ditetapkan agar tidak mengganggu aktivitas Lebaran.

“Vaksin Gotong Royong dilaksanakan pada 17 Mei 2021, ini kan mau Lebaran ya. Kalau minggu ini kan nanti ada yang sudah divaksin, lalu berapa ribu orang tertunda karena Lebaran. Jadi supaya Lebarannya selesai habis itu sudah lancar terus, jangan terpotong potong,” ujarnya dalam diskusi daring, Jakarta, Kamis (6/7).

Vaksin Gotong Royong, kata Arya, bertujuan untuk mempercepat Indonesia mencapai herd immunity. Pengusaha secara sukarela mengeluarkan dana untuk memvaksin secara mandiri karyawannya tanpa memungut biaya dari karyawan atau pemotongan gaji.

“Yang nanggung adalah pengusaha, jadi buruh atau karyawan gratis. Kita bikin aturan tidak boleh ada pembebanan kepada karyawan. Jangan vaksinasi jadi komersial. Pengadaannya dilakukan Biofarma, vaksinasinya bekerjasama dengan swasta,” jelasnya.


  • 0

Sudah 1.300 Toko Ritel Tutup Akibat Terdampak Pandemi Covid-19

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai kondisi bisnis ritel masih menjanjikan meskipun selama 15 bulan terakhir bisnis ritel masih belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan per Maret 2021 Indeks Penjualan Riil (IPR) masih minus 17,1 persen. Sementara di bulan April sudah terlihat adanya peningkatan pembelanjaan terutama karena masyarakat sudah menerima THR dari perusahaannya.

“Sehingga ini pemulihannya tidak signifikan walaupun ada peningkatan belanja 10 persen sampai 15 persen dari bulan sebelumnya,” kata Roy kepada Kontan.co.id, Rabu (5/5/2021).

Adapun beberapa daerah yang tercatat mengalami peningkatan pembelanjaan diantaranya yakni Jawa Tengah, Sumatera dan Kalimantan Tengah. Sementara tren belanja yang masih rendah berada di Bali dan Nusa Tenggara.

Sementara itu, terkait dengan adanya dampak pandemi Covid-19 turut menghentikan operasional dari beberapa ritel termasuk 212 Mart. Menanggapi hal ini, Roy menilai para ritel lokal di daerah mengalami pengeluaran biaya yang lebih besar daripada pendapatan.

“Ketika PPKM juga diberlakukan sudah pasti daerah-daerah akan tergerus ritelnya karena masyarakat punya memiliki pola yang berbeda.

Ada yang belanja sore, siang dan malam,” jelasnya. Adapun, ritel-ritel yang tutup justru di dominasi oleh masyarakat yang menengah ke bawah. Sehingga hal tersebut mengakibatkan adanya daya konsumsi yang melemah dan rendah.

“Otomatis daya beli akan tertahan, sehingga para ritel pasti mengeluarkan biaya yang besar dibandingkan pemasukan. Sehingga mereka memilih untuk tutup toko,” tambahnya.

Roy menambahkan, angka indikator di tahun 2020, dalam sembilan bulan pandemi sekitar 1.200 toko atau rata-rata 4-5 toko ritel tercatat tutup per harinya. Sementara periode Januari sampai Maret 2021 tercatat sekitar 90 toko ritel atau 1-2 toko tutup per hari.

“Jadi total sekitar 1.250-1.300 toko ritel di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Roy masih menilai bahwa bisnis ritel masih akan ciamik. Lantaran ritel merupakan tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan sehari-hari bagi masyarakat. Terutama para ritel modern yang akan semakin memudahkan masyarakat.

Selain itu, Roy juga melihat bahwa masih adanya tantangan para peritel di tengah pandemi Covid-19. Ia berharap pemerintah dapat menjadikan sektor peritel sebagai prioritas dalam APBN. Hal ini karena ritel-ritel turut memberikan kontribusi dalam konsumsi rumah tangga.

“Kita berharap ritel-ritel tidak banyak yang tutup dengan adanya bantuan dana alokasi dari pemerintah seperti PEN dan juga prioritas untuk vaksinasi Covid-19 bagi karyawan ritel,” tutupnya.


  • 0

Pemerintah Indonesia dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Perlindungan PMI

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia terus mematangkan kerja sama tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Malaysia.

Hingga saat ini, kerjasama dimaksud masih terus dibahas secara konkret oleh kedua negara dikarenakan counter-draft (draf tanggapan) Pemerintah Malaysia atas initial draft Memorandum of Understanding (MoU) sektor domestik yang telah disampaikan oleh Pemerintah Indonesia pada bulan September 2016, baru disampaikan kepada Pemerintah Indonesia pada Agustus 2020.

“Pemerintah Indonesia meminta kembali agar perundingan renewal MoU dapat segera dilakukan dan memperoleh posisi yang menguntungkan semua pihak (win-win solution). Saya berharap kita bisa tuntaskan MoU ini mengikuti apa yang pernah menjadi guidance dari masing-masing negara,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat melakukan video conference dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia, Datuk Seri Saravanan, beserta jajarannya, Kamis (6/5).

Menaker berharap kedua negara bisa menuntaskan pembaharuan/renewal MoU sektor domestik berdasarkan skema One Channel Recruitment. “Saya berharap kita bisa tuntaskan MoU ini mengikuti apa yang pernah menjadi guidance dari masing-masing Negara,” lanjut Menaker

“Saya menginginkan Datuk Seri bisa memberikan atensi terhadap isu tentang One Channel Recruitmen dan spesifikasi jabatan, one worker one task,” katanya.

Ida Fauziyah menambahkan, adanya spesifikasi jabatan dalam draf MoU merupakan salah satu upaya untuk memastikan bahwa setiap CPMI yang akan bekerja ke luar negeri telah memiliki kompetensi khusus.

Pemerintah RI pun menyadari bahwa tiap-tiap negara penempatan memiliki aturan ketenagakerjaan terkait sektor domestik, sehingga tujuh spesifikasi jabatan yang tercantum dalam Kepmenaker Nomor 354 Tahun 2015 tentang jabatan yang dapat diduduki oleh Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri pada pengguna perseorangan perlu disesuaikan.

Menaker mengatakan, spesifikasi jabatan dalam draf MoU untuk penempatan dan pelindungan sektor domestik saat ini telah disesuaikan/disimplifikasi menjadi lima jabatan. Yakni Housekeeper and Family Cook, Child and Baby Care, Elderly Caretaker,

Family Driver, dan Gardener (housekeeper telah digabung dengan family cook dan child care worker telah digabung dengan babysitter).

Ditegaskan Menaker, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, penempatan PMI hanya dapat dilakukan ke negara penempatan yang telah memiliki; (1) dokumen kerjasama bilateral dengan Pemerintah Indonesia, (2) regulasi yang mengatur tenaga kerja asing, serta (3) program jaminan sosial,

“Kami berharap agar tata kelola penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia ke depan dapat berlangsung melalui satu saluran/mekanisme yang disepakati oleh pemerintah kedua negara sehingga dapat lebih mudah dalam melakukan kontrol dan pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Datuk Seri Saravanan Murugan mendukung langkah yang akan dilakukan dan pihaknya akan memperkenalkan satu aplikasi yang dapat membantu PMI di Malaysia. “Sistem aplikasi ini mampu membantu PMI untuk pihak Kementerian SDM Malaysia, apabila PMI memperoleh perlakuan tidak baik dari majikannya,” katanya.

Datuk Seri Saravanan menyambut positif adanya komitmen bersama Indonesia dengan Malaysia soal PMI di Malaysia. Pihak Kerajaan Malaysia pun telah memiliki kebijakan baru untuk membantu PMI di negeri Jiran.

Sebelumnya, lanjut Datuk Seri Saravanan, para PMI yang masuk ke Malaysia, mensyaratkan harus memiliki tempat tinggal. Tapi regulasi baru, Kerajaan Malaysia akan memberikan bantuan rumah-rumah yang layak seperti warga Malaysia.

“Selain itu juga ada jaminan sosial dari segi kesehatan, tabungan dan perumahan. Ini adalah langkah-langkah baru yang telah dilakukan oleh Pemerintah Malaysia,” katanya.


  • 0

Riset: 53 Persen Karyawan di Dunia Berhenti Kerja Sementara Akibat Pandemi

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Pandemi covid-19 telah membuat banyak karyawan di dunia mengalami perubahan sistem kerja, pengurangan jam kerja, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Terlebih, riset terbaru menunjukkan lebih dari setengah penduduk dunia saat ini kehilangan pekerjaan.

Dikutip dari The Straits Times, perusahaan jajak pendapat yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Gallup, melakukan survei kepada 300.000 pekerja di 117 negara. Hasilnya menunjukkan lebih dari setengah atau 53 persen pekerja dunia saat ini mengalami pemberhentian kerja sementara.

Diperkirakan jumlah tersebut sekitar 1,7 miliar pekerja dunia. Terutama di beberapa negara berkembang, seperti India, Zimbabwe, Filipina, Kenya, Bangladesh dan 52 negara lainnya, lebih dari 65 persen lebih pekerjanya menyebut mereka berhenti bekerja untuk sementara waktu.

Berbeda dengan negara-negara maju berpenghasilan besar, terutama sebagian besar negara di Eropa, seperti Austria, Swiss dan Jerman. Kurang dari 1 banding 10 pekerjanya yang kehilangan pekerjaan sementara waktu. Sementara di Amerika Serikat, nilainya 39 persen.

Survei juga menemukan, satu dari tiga pekerja di seluruh dunia mengaku kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19. Jumlahnya mencakup lebih dari 1 miliar orang.

Angka ini juga bervariasi di sejumlah negara. Terutama di negara berkembang, seperti Kenya, Zimbabwe dan Filipina yang menyebut lebih dari 60 persen responden menyebut mereka kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19. Sementara di Swiss hanya 3 persen dan di AS hanya 13 persen.

Pukulan ekonomi yang sangat signifikan pada sebagian besar pekerja ini membuat 68 persen orang dewasa atau sekitar 1,3 miliar penduduk dunia, menyebut mereka hanya akan melakukan vaksinasj jika ditawarkan secara gratis, seperti dikutip dari CNN.

Hasil riset Gallup ini juga menemukan bahwa setengah dari pekerja di dunia mengalami pengurangan jumlah pendapatan karena pandemi Covid-19. Ini sekitar 1,6 miliar orang dewasa secara global. “Di seluruh dunia, persentase ini berkisar dari yang tertinggi 76 persen di Thailand hingga yang terendah 10 persen di Swiss,” kata para peneliti dalam sebuah pernyataan.

Indonesia termasuk di dalam daftar negara yang penduduknya mengalami pengurangan pendapatan paling banyak. Bersama Bolivia, Myanmar, Kenya, Uganda, Honduras, dan Ekuador, 70 persen pekerja Indonesia menyebut pendapatannya berkurang.

Krisis Covid-19 telah melanda pekerja di seluruh dunia, terutama perempuan, yang sebagian besar mengisi pekerjaan di sektor genting bergaji rendah seperti ritel, pariwisata, dan layanan makanan. Sebuah studi oleh badan amal internasional Oxfam pada hari Kamis mengatakan pandemi telah merugikan wanita di seluruh dunia USD 800 miliar dalam hak hilangnya pendapatan.


  • 0

Program PEN Diharapkan Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyatakan, bahwa pemerintah konsisten dalam mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebesar Rp699,43 triliun. Anggaran ini diharapkan mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan dunia usaha.

“Makanya pemerintah konsisten dalam pemberian ekonomi nasional, yang justru meningkat dari tahun lalu, yang tahun ini Rp699,43 triliun dan arahnya bagaimana menciptakan lapangan kerja dan dorong dunia usaha,” ujar Kunta dalam dialog Kabar Penyerapan Dana PEN 2021, Kamis (6/5).

Adapun hingga akhir April 2021, realisasi PEN mencapai Rp155,63 triliun. Realisasi anggaran ini telah mencapai 22,3 persen dari pagu yang disediakan sebesar Rp699,43 triliun.

Realisasi untuk kesehatan sebesar Rp21,15 triliun atau 12,1 persen dari pagu Rp175,52 triliun, perlindungan sosial terealisasi Rp49,07 triliun atau 32,7 persen dari pagu Rp150,88 triliun, program prioritas terealisasi Rp18,98 triliun atau 15,3 persen dari pagu Rp125,17 triliun.

Sementara itu, realisasi dari program dukungan UMKM dan korporasi adalah Rp40,23 triliun atau 20,8 persen dari pagu Rp191,13 triliun. Selanjutnya, untuk realisasi insentif usaha sebesar Rp26,20 triliun atau 46,2 persen dari pagu Rp56,72 triliun.

Untuk perlindungan meliputi Program PKH sebesar Rp13,72 triliun atau 47,8 persen, Kartu Sembako sebesar Rp11,91 triliun atau 26,4 persen, BST sebesar Rp11,11 triliun atau 92,6 persen dan BLT Desa sebesar Rp1,78 triliun atau 12,4 persen.


  • 0

Pemerintah Masih Punya PR Kejar Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen di Kuartal II-2021

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Pemerintah mengakui masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) agar dapat merealisasikan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 masuk zona positif di kisaran 7-8 persen. Salah satunya menggenjot realisasi belanja Kementerian Lembaga (K/L) dan mempercepat realisasi program pemulihan ekonomi nasional.

“Pekerjaan rumah (PR) di kuartal II, kami akan terus mendorong percepatan belanja negara hanya PEN, tapi belanja K/L,” ujar Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha dalam diskusi FMB, Kamis (6/5).

Untuk mendorong akselerasi belanja K/L, pemerintah memastikan akan terus memonitoring dan berkoordinasi untuk mengindentifikasi K/L yang penyerapannya masih rendah dan kendalanya. Sementara itu, jika ada K/L tidak bisa mempercepat realisasi belanjanya maka anggarannya dapat direalokasi kepada program-program yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan prioritas pemerintah.

“Jika program enggak bisa jalan maka kita bisa realoaksi ke program-program yang lebih tepat sasaran dan lebh sesuai perioritas kita. Jika kendala masalah dokumentasi dan administrasi dapat kita selesaikan untuk mempercepat belanja di kuartal II,” tegasnya.

Dengan demikian, Kunta berharap langkah pemerintah untuk mempercepat belanja dapat berimplikasi positif terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal II. Di sisi lain, untuk mengejar pertumbuhan tersebut Kementerian Keuangan juga meminta pemerintah daerah untuk segera merealisasikan belanjanya untuk dapat memberikan stimulus bagi masyarakat sehingga permintaan dapat meningkat.

Seperti diketahui, hingga akhir April 2021, realisasi PEN mencapai Rp155,63 triliun. Realisasi anggaran ini telah mencapai 22,3 persen dari pagu yang disediakan sebesar Rp699,43 triliun.

Realisasi untuk kesehatan sebesar Rp21,15 triliun atau 12,1 persen dari pagu Rp175,52 triliun, perlindungan sosial terealisasi Rp49,07 triliun atau 32,7 persen dari pagu Rp150,88 triliun, program prioritas terealisasi Rp18,98 triliun atau 15,3 persen dari pagu Rp125,17 triliun.

Sementara itu, realisasi dari program dukungan UMKM dan korporasi adalah Rp40,23 triliun atau 20,8 persen dari pagu Rp191,13 triliun. Selanjutnya, untuk realisasi insentif usaha sebesar Rp26,20 triliun atau 46,2 persen dari pagu Rp56,72 triliun.

Untuk perlindungan meliputi Program PKH sebesar Rp13,72 triliun atau 47,8 persen, Kartu Sembako sebesar Rp11,91 triliun atau 26,4 persen, BST sebesar Rp11,11 triliun atau 92,6 persen dan BLT Desa sebesar Rp1,78 triliun atau 12,4 persen.


  • 0

Vaksin Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja Swasta Dimulai 17 Mei 2021

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Koordinator Komunikasi Publik Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Arya Sinulingga mengatakan, program vaksin Gotong Royong akan dilaksanakan pada 17 Mei 2021. Tanggal vaksinasi itu ditetapkan agar tidak mengganggu aktivitas Lebaran.

“Vaksin Gotong Royong dilaksanakan pada 17 Mei 2021, ini kan mau Lebaran ya. Kalau minggu ini kan nanti ada yang sudah divaksin, lalu berapa ribu orang tertunda karena Lebaran. Jadi supaya Lebarannya selesai habis itu sudah lancar terus, jangan terpotong potong,” ujarnya dalam diskusi daring, Jakarta, Kamis (6/7).

Vaksin Gotong Royong, kata Arya, bertujuan untuk mempercepat Indonesia mencapai herd immunity. Pengusaha secara sukarela mengeluarkan dana untuk memvaksin secara mandiri karyawannya tanpa memungut biaya dari karyawan atau pemotongan gaji.

“Yang nanggung adalah pengusaha, jadi buruh atau karyawan gratis. Kita bikin aturan tidak boleh ada pembebanan kepada karyawan. Jangan vaksinasi jadi komersial. Pengadaannya dilakukan Biofarma, vaksinasinya bekerjasama dengan swasta,” jelasnya.

Industri Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

Dia mengatakan, sektor usaha yang diutamakan dalam program vaksinasi ini adalah perusahaan padat karya dengan jumlah karyawan besar. Beberapa di antaranya adalah sektor manufaktur dan tekstil.

“Seperti yang dikatakan sebelumnya ada informasi, yang menerima ini adalah perusahaan padat karya. Proses pertamanya adalah untuk kawan-kawan manufaktur dan tekstil di vaksin dalam vaksin Gotong-Royong ini,” paparnya.

Arya menambahkan, pemerintah sendiri mempunyai program vaksin gratis. Tahapan pertama tenaga kesehatan, tahap kedua pelayan publik dan lansia. Sejauh ini tahap pertama sudah selesai 100 persen.

“Sekarang pelayan publik dan lansia, suntik vaksin pertama sudah mencapai hampir 50 persen. Dan ini sudah mulai terjadi tahapan di tingkat prioritas itu. Lalu sekarang sudah terjadi tahapan swasta bahwa mereka akan segera memvaksin karyawan dan buruhnya,” tandasnya.


  • 0

Sempat Gelar Demo Besar, Buruh Pan Brothers Ngantor Lagi

Category : Uncategorized

Jakarta – Ribuan buruh PT Pan Brothers Tbk di Boyolali demo besar menuntut THR tidak dicicil dan gaji Mei dibayar, Rabu (5/5/2021). Mediasi pun dilakukan antara buruh dengan manajemen PT Pan Brothers Tbk Boyolali bersama Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali.

Proses mediasi yang berlangsung hingga malam itu akhirnya membuahkan kesepakatan.

“Sudah ada kesepakatan antara serikat buruh, perwakilan pekerja non serikat dengan pihak manajemen PT Pan Brothers,” kata Kepala Dinkopnaker Boyolali, M. Syawaludin, kepada para wartawan Kamis (6/5/2021).

Kesepakatan tersebut antara lain perusahaan sanggup membayar gaji seluruh karyawan pada 7 Mei 2021. Perubahan tanggal pembayaran itu dapat dipahami dan disepakati oleh perwakilan pekerja dan serikat pekerja.

Para pihak juga sepakat pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021 tetap mengacu kepada kesepakatan yang telah dibuat antara pihak pengusaha dan serikat pekerja, yaitu diberikan secara bertahap atau dicicil. Dimana pembayaran tahap pertama dilakukan pada tanggal 6 Mei 2021 hari ini.

Para pihak juga sepakat menjaga suasana kondusif di dalam lingkungan perusahaan demi kelancaran proses produksi dan operasional perusahaan. Keputusan perusahaan mengenai kebijakan pembayaran gaji dan THR tahun 2021 diatas berlaku untuk seluruh grup PT Pan Brothers Tbk, termasuk PT Eco Smart Marment Indonesia Sambi dan Klego.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, seluruh pekerja masuk kerja seperti biasa mulai tanggal 6 Mei 2021 hari ini. Buruh PT Pan Brothers di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo dan di Kecamatan Sambi, sudah kembali bekerja hari ini. Namun sebagian karyawan yang di pabrik, di Kecamatan Klego, hari ini kembali melakukan aksi unjuk rasa.

Sementara itu Senior HRM Manager PT. Pan Brothers Tbk dan group untuk area Jateng, Yusi Hersanty, menyatakan dari audiensi di PT. Pan Brothers Tbk yang berlokasi di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Boyolali kemarin memang sudah terjadi kesepakatan. Gaji seluruh karyawan akan diselesaikan tanggal 7 Mei 2021 secara penuh.

“Untuk THR sesuai dengan kesepakatan untuk tahap pertama akan kami berikan tanggal 6 Mei 2021 sebesar 12,5 persen. Kami memberlakukan sistem yang sama untuk grup kami di Jawa Tengah,” ujar Yusi kepada para wartawan saat menemui pada pendemi di PT Eco Smart Garment Indonesia (Grup PT Pan Brothers Tbk) di Klego, Boyolali, Kamis (6/5/2021).

Kesepakatan yang sama juga sudah disampaikan kepada para karyawan yang berada di PT ESGI Sambi dan Klego. Dia mengakui, perusahaan saat ini memang sedang ada masalah terkait dengan cash flow perusahaan karena dampak pandemi COVID-19.

“Jadi kami memang ada permasalahan mengenai cas flo, cas ini kan uang cairnya kami, sehingga harus betul-betul mengatur prioritas cas flo kami untuk memastikan keberlangsungan perusahaan,” kata Yusi.

Pihaknya pun mengharapkan semua karyawan dapat kembali bekerja. Pihaknya berharap mendapatkan suport maksimal dari para karyawan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan.

“Apabila ada permasalahan bisa dibicarakan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” harap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ribuan buruh PT Pan Brothers Tbk di Boyolali melakukan aksi demo Rabu (5/5/2021). Mereka tidak puas dengan kebijakan perusahaan yang membayar gaji bulan ini dan THR 2021 dengan cara dicicil.

“THR dicicil, gaji dicicil. Maksudnya gimana,” teriak salah seorang buruh dalam aksi unjuk rasa, Rabu (5/5/2021).

Salah seorang buruh yang enggan disebut namanya mengungkapkan, unjuk rasa terjadi secara spontan. Hal itu dipicu ketidakpuasan buruh setelah mendapat pengumuman dari manajemen jika gaji bulan ini dicicil dua kali.

Rabu pagi kemarin mereka mendapat pengumuman dari manajemen jika gaji akan diberikan dalam dua tahap. Gaji tahap pertama diberikan Rabu kemarin. Kemudian gaji kedua akan diberikan pada tanggal 10 Mei 2021.

Tak puas kebijakan itu, mereka pun langsung berhenti kerja dan melakukan aksi unjuk rasa. Demo kemarin juga dilakukan oleh karyawan grup PT Pan Brothers Tbk yaitu di PT ESGI Klego dan Sambi, Boyolali.