Produktivitas Industri Tetap Terpukul Selama Masa Kenormalan Baru

  • 0

Produktivitas Industri Tetap Terpukul Selama Masa Kenormalan Baru

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Sektor industri menjadi salah satu yang terdampak dari pandemi covid-19. Sehingga dalam masa kenormalan baru atau new normal nantinya, industri harus mampu berlari cepat untuk lekas memperbaiki roda ekonominya.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan bahwa tidak semua industri dapat beradaptasi dengan cepat terhadap kenormalan baru. Adanya protokol baru di lingkungan kerja akan turut mempengaruhi produktivitas industri tersebut.

“Jadi industri hanya bisa mempekerjakan 50 persen pekerjanya di satu waktu, tentu itu akan mempengaruhi proses produksi, akan mempengaruhi dari proses produktivitas yang pada gilirannya juga akan mempengaruhi time frame dari target,” jabarnya dalam halalbihalal virtual dengan wartawan, Rabu (27/5).

Dia menambahkan, dalam kenormalan baru nantinya, Kementerian Perindustrian juga akan mendorong industri kecil untuk turut memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Sebagai acuan, Menteri Agus membeberkan bahwa hasil dari kerjasama Kemenperin dengan platform e-commerce menunjukan animo yang tinggi dari pasar. Sebut saja kampanye #SatuDalamKopi yang digagas Kemenperin bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menggandeng Tokopedia, menginisiasi kampanye dukungan terhadap industri kopi lokal.

Kerjasama lainnya yang dibeberkan Agus dalam kesempatan ini adalah kampanye #BanggaBuatanIndonesia bersama Shopee, yang secara khusus mempromosikan busana muslim produksi dalam negeri.

“Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, fashion busana muslim Indonesia tidak nomor satu, melainkan nomor tiga di dunia, di bawah Turki dan Uni Emirates Arab,”

“Nah ini yang kita kejar, dengan menggunakan teknologi digital ini tentu akan bisa membantu industri kecil untuk melakukan perluasan terhadap pasarnya,” pungkas Menperin Agus Gumiwang.


Leave a Reply