Rupiah Ditutup Melemah Terdorong Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

  • 0

Rupiah Ditutup Melemah Terdorong Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Category : Uncategorized


JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan di pasar spot pada Selasa (21/1/2020) kembali mengalami pelemahan.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup pada level Rp 13.669 per dollar AS atau melemah 30 poin sebesar 0,22 persen dibandingkan penutupan Senin Rp 13.639 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim menyebut IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 3,3 persen dari 3,4 persen pada bulan Oktober 2019.

“Perkiraan ekonomi untuk Amerika Serikat dan kawasan Eropa keduanya direvisi turun dengan nilai yang sama. Kemudian IMF juga memangkas perkiraan untuk 2021 sebesar 0,2 persen menjadi 3,4 persen,” kata Ibrahim.

Sementara dari faktor internal, euforia pasar tentang rapat dewan gubernur Bank Indonesia di 22-23 Januari 2020 meredup setelah wacana Bank Indonesia akan menurunkan suku bunga.

“Walaupun banyak pengamat yang mengatakan Bank Indonesia masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di 5 persen, ada pula pengamat yang memproyeksikan Bank Indonesia akan kembali menurunkan suku bunga sebesar 25 persen menjadi 4,75 persen,” jelasnya.

Di sisi lain pernyataan presiden Jokowi, penguatan rupiah yang begitu cepat akan berpengaruh terhadap neraca perdagangan Indonesia terutama ekspor, sehingga mendapat respon negatif oleh pasar. “Wajar kalau rupiah dalam penutupan di sore ini melemah cukup tajam,” tegasnya.


Leave a Reply