0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

Purwakarta, Jawa Barat — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menegaskan komitmen organisasi buruh terbesar di Tanah Air untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja dengan sikap kritis namun tetap mengedepankan dialog dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara tasyakuran peringatan HUT ke-53 KSPSI di Pusdiklat KSPSI, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026), yang dihadiri ribuan buruh dari berbagai daerah. Dalam sambutannya, Andi Gani mengapresiasi militansi, soliditas, dan solidaritas seluruh pengurus serta anggota yang tetap berada di garis perjuangan buruh selama lebih dari setengah abad.

Dia menyatakan bahwa hubungan dekat KSPSI dengan berbagai pihak eksekutif termasuk Presiden, jajaran kepolisian hingga para menteri tidak akan mengurangi peran organisasi dalam menyuarakan aspirasi pekerja. “Kami akan tetap kritis. Dekat dengan Presiden, dekat dengan Polri, dekat dengan menteri, tetapi kami mengedepankan dialog,” tegasnya kepada para peserta acara.

Kekuatan Ekonomi Organisasi dan Capaian Aset

Dalam kesempatan yang sama, Andi Gani mengungkapkan capaian signifikan di bidang ekonomi organisasi. Ia menyebut total aset koperasi yang berada di bawah naungan KSPSI mencapai sekitar Rp 1,9 triliun, yang menurutnya menunjukkan kekuatan finansial konfederasi buruh terbesar di Indonesia bahkan di kawasan Asia Tenggara.

Beberapa unit usaha yang disebutkan memiliki kontribusi besar terhadap total aset antara lain Koperasi Kahatex dan kepemilikan saham di perusahaan besar, yang menjadi bukti bahwa KSPSI tidak hanya kuat dalam gerakan tetapi juga memiliki basis ekonomi yang solid.

Rangkaian Kegiatan dan Harapan ke Depan

Peringatan HUT KSPSI ke-53 ini juga menjadi momentum bagi organisasi untuk menguatkan posisi sebagai garda terdepan dalam perjuangan hak pekerja Indonesia. Andi Gani mengatakan serangkaian kegiatan perayaan akan dilanjutkan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat dan Surabaya, Jawa Timur sebagai upaya memperkuat jaringan dan solidaritas buruh di seluruh Nusantara.

“Yakinlah, KSPSI akan tetap berada di garis perjuangan yang sama untuk memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia,” tambahnya menegaskan komitmen jangka panjang organisasi.

Acara HUT ke-53 itu juga diwarnai kehadiran sejumlah pejabat nasional termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta kegiatan sosial seperti buka puasa bersama, menggambarkan suasana kebersamaan antara organisasi buruh, tokoh pemerintah, dan aparat penegak hukum.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By kspsi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *