Author Archives: kspsi

  • 0

Dolar AS ‘Ngamuk’ Lagi, Rupiah Digencet ke Rp 13.945

Category : Uncategorized


Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat pagi ini. Dolar AS kini berada di level Rp 13.945 atau lebih tinggi 18 poin dibanding posisi penutupan perdagangan Selasa (16/7) kemarin.

Mengutip data perdagangan Reuters, Rabu (17/7/2019), pergerakan dolar AS terhadap rupiah pagi ini cenderung menunjukkan penguatan. Hingga pukul 09.25 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 13.940 hingga Rp 13.950.

Jika ditarik sejak awal pekan, pergerakan dolar AS cukup stabil di bawah level Rp 14.000. Kemarin dolar AS sempat menyentuh level terendahnya di level Rp 13.890.

Dari data RTI, rupiah menjadi mata uang yang paling kuat ditekan mata uang Paman Sama pagi ini. Dolar AS tercatat menguat 13 poin (0,09%) di level Rp 13.948.

Selain itu dolar AS tercatat unggul terhadap yuan China, dolar Taiwan, dan ringgit Malaysia. Sedangkan dolar New Zealand, dolar Kanada dan yen Jepang sebaliknya menekuk mata uang Paman Sam.

Sementara nilai tukar rupiah cenderung melemah terhadap seluruh mata uang negara utama dunia. Dolar New Zealand, yen Jepang, dan dolar Kanada menjadi mata uang yang paling kuat menekan rupiah pagi ini.


  • 0

Ikea Tutup Satu-satunya Pabrik Mereka di AS

Category : Uncategorized


LONDON, KOMPAS.com — Ikea menutup satu-satunya pabrik furnitur mereka di Amerika Serikat. Seperti dikutip dari CNN, perusahaan asal Swedia ini bakal menghentikan produksi di pabrik Danville, Virginia, Amerika Serikat.

Lebih lanjut, Ikea bakal memindahkan operasi pabrik ke Eropa. Sebab, menurut perusahaan, ongkos produksi di negara kawasan tersebut bakal lebih murah.

“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga agar pabrik ini bisa tetap kompetitif. Namun, ongkos produksi membuat produksi di Danville tidak bisa berlanjut,” ujar manajer pabrik Bert Eades dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dikutip Rabu (17/7/2019).

Pabrik di Daville yang dibuka pada 2008 mempekerjakan setidaknya 300 orang. Produk dari kayu seperti rak dan tempat penyimpanan diproduksi di pabrik tersebut.

Ikea menyebut, harga bahan mentah mereka jauh lebih mahal di Amerika Serikat jika dibandingkan dengan Eropa. Adapun pabrik Ikea yang beroperasi saat ini terdapat di beberapa negara, seperti Polandia, Rusia, dan Swedia.

Anggota parlemen asal Virginia dari Partai Demokrat Senator Tim Kaine pada 2018 sempat mengatakan dalam akun Twitter-nya, pekerja di pabrik Danville mengkhawatirkan pemberlakukan tarif bakal memengaruhi ongkos produksi pabrik. Sebab, pabrik tersebut mengimpor banyak produk sebagai bahan mentah.

Kala Kaine berkunjung ke pabrik tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah memberilakukan tarif untuk beberapa produk dari China seperti papan yang merupakan material utama Ikea.

Walaupun demikian, Ikea membantah bahwa keputusan untuk menutup pabrik akibat tarif. Mereka mengatakan, papan yang digunakan di Danville didapat dari pemasok asal AS.

Saat ini Ikea memiliki fasilitas manufaktur di sembilan negara dan mempekerjakan setidaknya 20.000 orang. Pergeseran strategi penjualan ritel Ikea ke arah online telah mengakibatkan pemangkasan jumlah pekerja di beberapa lini bisnis mereka.

Ingka Group, perusahaan holding yang memiliki dan mengoperasikan sebagian besar toko Ikea, mengatakan tahun lalu mereka bakal memangkas setidaknya 7.500 pekerja atau 5 persen dari jumlah keseluruhan tenaga kerja mereka di dunia.

Mereka bakal membangun 30 toko yang ukurannya lebih kecil di beberapa negara di dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Perusahaan menyebut, setidaknya mereka bisa menciptakan 11.500 pekerjaan baru dengan adanya pergeseran ini.


  • 0

Pengawas Ketenagakerjaan Dinilai Tak Tegas dan Melempem

Category : Uncategorized


PojokBekasi.com – Puluhan anggota serikat PUK FSPMI dari PT Indonesia Epson Industry (IEI) mengaku kecewa dengan penilaian pengawas ketenagakerjaan terhadap aduan mereka pada beberapa waktu lalu.

Hari ini, Selasa (17/7/2019), mereka pun berbondong-bondong mendatangi pengawas agar mendesak menggelar pemeriksaan ulang. PUK menduga pengawas terkesan membela perusahaan.

“Yang kita baca, sudah ada tiga kesalahan. Pertama sekurang-kurangnya ada jenis usaha, itu tidak ada. Di Pasal 78 ada batasan lembur sehari tiga jam itu dimasukan ke PKWT. Jika perusahaan memerlukan koma pekerja sepakat. Artinya pekerja dipaksa sepakat. Perjanjian itu dibuat oleh perusahaan,” kata Sekretaris PUK FSPMI PT Epson, Rendra Raharjo.

Rendra mengatakan serikat buruh menjalankan perselisihan sesuai dengan koridor. Namun ia meminta pengawas menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan.

“Ya, harus dong ditanggapi, kita mengasih laporan berartikan kita membantu kerja pengawas. Kalau ada yang enggak bener tolong dong dibenerin. Kalau kita ga puas kita akan lapor ke Kementrian, kita pernah dan itu langsung ditanggapi,” paparnya.

“Kita liat progres yang penting progres, kita berikan toleransi, kita lihat kita nilai. Kalau kaya gitu buat apa pengawasan. Bipartit, tripartit, ketika itu kan ada persilishan yang belum jelas. Ini kan sudah pelanggaran, maka harus ditindak,” sambungnya.

Kedatangan anggota PUK FSPMI PT IEI itu sudah kali kelima sejak bulan Juni. Total ada 3 laporan yang mereka ajukan kepada pengawas ketenagakerjaan. Laporan itu berbalas surat dari pengawas pada 8 Juli 2019 dan dinilai tak memuaskan.

Tanggapan Pengawas Ketenagakerjaan

Saat dikonfirmasi, pengawas ketenagakerjaan wilayah 2, Endi Suhendi, mengatakan merekomendasikan agar serikat dan PT IEI menyelesaikan masalah itu secara bipartit.

Endi berharap serikat pekerja dan pihak manajemen perusahaan duduk bersama membahas permasalahan ini,

“Kalau saran kami pasal direvisi dan PUK berembug dengan perusahaan, jadi mitra jangan jadi musuh,” papar saat ditemui di kantor UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II di Telukjambe, Karawang.

Ia menilai PT IEI tidak bersalah atau sudah melakukan peraturan perundangan-undangan terkait permasalahan yang dilaporkan serikat buruh FSPMI Pimpinan Unit Kerja (PUK) Epson.

“PUK mengadukan terkait masalah Pasal 52, 54, 57 dan 58 terkait perjanjian kerja. Mereka (Serikat, red) dalam perjanjian ini dibuat kurang lengkap. Kalau sesuai Pasal 54, bahwa di situ harus ada jenis usaha, di perjanjian tidak ada,” kata Endi.

Endi menyebut jika nama perusahaan sudah mewakili jenis bidang.

“Ketika PKWT ini sudah ada PT Indonesia Epson Industry diwakili manager, kalau bicara jenis asal perusahaan badan hukum, pasti ada jenis usaha. Jenis usaha apa? Sudah terwakili di nama perusahaan,” katanya.

Terkait pemaksaan lembur kata Endi tidak ada masalah asalkan pekerja dan perusahaan.

“Lebih tiga jam boleh, lebih pun boleh, asalkan dibayar sesuai dengan ketentuan. Bahasa Ketua PUK semacam pemaksaan tidak ada, yang tercantum kan pandangan setiap orang. Ketika perusahaan mewajibkan lembur, anak-anak dikasih surat lembur, setuju ya dilaksanakan,” paparnya.

Terkait adanya mantan aktivis buruh yang menjabat sebagai HRD di Epson. Endi enggan mengomentari karena diluar ranah pengawas.


  • 0

Era Industri 4.0, Kemnaker Minta Pegawai Manfaatkan Teknologi

Category : Uncategorized


Jakarta – Untuk pengembangan kelembagaan dan Sumber Daya Manusia di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemnaker Budi Hartawan mengingatkan para pegawai Itjen untuk segera beradaptasi seiring perubahan zaman.

Menurut Budi pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (TI) dalam era revolusi 4.0 menuntut Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dapat berperan lebih efisien dan efektif dalam memberikan assurance dan consulting atas pengendalian, manajemen risiko dan tata kelola pemerintah

“Saat ini masyarakat Indonesia mulai terbiasa mengenal sistem berbasis TI yang diterapkan di lingkungan instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah, seperti e-budgeting, e-procurement, e-payment dan sebagainya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/7/2019).

Oleh karena itu, Budi menilai peran internal auditor mengalami perubahan dari yang sebelumnya menekankan detective control yaitu mengidentifikasi masalah yang sudah terjadi lalu mencoba memberikan saran untuk mengatasinya (watch dog), menjadi consultant. Bahkan juga menjadi catalist pengawasan dengan hasil memberikan nilai tambah.

“Peningkatan kinerja secara umum dengan aktivitas konsultansi, evaluasi dan penilaian atas manajemen risiko, aktivitas pengendalian intern dan tata kelola, serta mendukung informasi yang akurat kepada manajemen kementerian,” kata Budi

Tidak hanya itu, seiring perubahan zaman dunia ketenagakerjaan pun mengalami perubahan. Contohnya, kata bekerja dan hubungan kerja mengalami perubahan dalam definisnya, perubahan tersebut akibat dampak dari berkembangnya perubahan zaman terutama di dunia pekerjaan.

“Dengan kondisi pasar kerja yang berubah, maka kita harus berubah menyesuaikan seiring perubahan zaman, Kalau kita tidak mempelajari perubahan pasar kerja di luar, maka kita pasti akan tertinggal,” ujarnya

“Tahun ini kita dihadapkan pada tahun pengembangan SDM. Oleh sebab itu, saya mengajak kepada pegawai dilingkungan Itjen untuk terus memanfaatkan teknologi yang ada saat ini guna menunjang kinerja di lingkungan kelembagaan,” tuturnya.

Budi memberikan contoh negara yang telah memanfaatkan teknologi dalam mengimplementasikan pelayanan birokrasi di negaranya, yakni Negara Estonia. Ia menyampaikan bahwa di negara tersebut telah menerapkan teknologi informasi berbasis aplikasi dalam menjalankan pelayanan pemerintahan.

“Saya melihat dengan dikembangkannya teknologi seperti 5G di dunia saat ini, nantinya dimasa depan teknologi ini akan bisa mendeteksi seseorang dengan menggunakan ‘face detection’, dimana data informasi dari orang tersebut akan bisa terdeteksi termasuk medical reportnya dll,” terangnya.

Selain itu, Budi juga mengingatkan kepada para pegawai yang ada di lingkungan Itjen agar mengikuti berbagai macam kursus pelatihan berbasis teknologi yang nantinya bermanfaat dalam menunjang kinerja itjen dalam menjalankan tugasnya.


  • 0

Workshop Pemaparan Hasil Penelitian K3 Pada Pekerja Muda Di Sektor Konstruksi

Category : Uncategorized


Pusat Kajian dan Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PKTK3) bekerjasama dengan ILO, menyelenggarakan Workshop pemaparan hasil peneitian K3 pada pekerja muda si sektor kontruksi pada tanggal 16 Juli 2019 di Hotel Mercure Jakarta yang dihadiri oleh perwakilan Perusahaan Kontruksi, Pemerintah dan KSPSI.


  • 0

Musyawarah Daerah (MUSDA) V FSP TSK SPSI Provinsi Jawa Barat

Category : Uncategorized


Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, SH menghadiri Pelantikan PD TSK SPSI Provinsi Jawa Barat di Topas Galeri Hotel pada tanggal 17 Jui 2019. Pada MUSDA V FSPS TSK SPSI Provinsi terebut hadir juga Ketua Umum FSP TSK SPSI Bapak Nurdin Singadimedja, SH. MH


  • 0

500.000 Tenaga Konstruksi Indonesia Ditarget Kantongi Sertifikat Hingga Akhir 2019

Category : Uncategorized


Merdeka.com – Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) melaporkan, jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat di Indonesia saat ini baru mencapai 512.070 orang. Jumlah ini masih terlalu sedikit dibanding total tenaga kerja konstruksi Indonesia yang ada sekitar 5,3 juta orang.

Oleh karenanya, LPJKN target untuk bisa mensertifikasi sebanyak 500.000 tenaga kerja konstruksi hingga akhir 2019 nanti. Sehingga total pekerja konstruksi nasional bersertifikat bisa mencapai sekitar 1 juta orang.

Ketua LPJKN, Ruslan Rivai, mengatakan upaya ini penting untuk dikedepankan sebab sertifikat menjadi bukti akan kompetensi seorang tenaga kerja konstruksi, yang wajib mengikuti program pengembangan profesi.

“Sebab tenaga kerja harus kita ada program pengembangan keprofesian yang berkelanjutan. Tidak mungkin orang yang sudah tidak bekerja kita kasih sertifikat lagi,” ujar dia di Jakarta, Senin (15/7).

Ruslan juga mengabarkan, dari sekitar 512.000 tenaga kerja konstruksi bersertifikat, banyak diantaranya yang masa berlaku sertifikatnya habis tahun ini. Situasi ini membuat pihaknya giat mengkampanyekan program tersebut.

“Banyak yang mati juga sertifikatnya tahun ini. Yang mati harus diperpanjang,” tegas Ruslan.

Untuk saat ini, masa sertifikasi hanya berlaku selama 3 tahun saja. Tapi ke depan, dia membuka kemungkinan untuk memperpanjang masa sertifikasi para pekerja konstruksi hingga 5 tahun. “Saat ini 3 tahun. Ke depan mungkin 5 tahun masa berlaku,” pungkas dia.


  • 0

Hari Ini, Rupiah Paling Perkasa di Asia

Category : Uncategorized


JAKARTA, KOMPAS.com — Rupiah melaju paling kencang di Asia pada awal pekan ini. Senin (15/7/2019), nilai tukar rupiah menguat 0,63 persen ke Rp 13.920 per dollar Amerika Serikat (AS) dibandingkan dengan posisi akhir pekan lalu pada Rp 14.008 per dollar AS.

Dalam sepekan, rupiah menguat 1,33 persen.

Rupiah hari ini mencetak penguatan terbesar di kawasan Asia menyusul penguatan rupiah adalah rupee, baht, dollar Taiwan, peso, yuan, ringgit, dollar Singapura, dan yen. Adapun dollar Hong Kong dan won hari ini melemah terhadap the greenback.

Hari ini indeks dollar AS naik tipis ke 96,82 dari posisi kemarin pada 96,81.

Tapi sejak awal tahun penguatan mata uang Asia masih dipimpin oleh baht yang menguat 4,45 persen. Rupee menguat 3,37 persen secara year to date, disusul rupiah yang menguat 3,27 persen.

Peso mengekor di belakangnya dengan penguatan 2,86 persen dan yen 1,68 persen sejak awal tahun.

Won Korea Selatan justru mencatat pelemahan 6,15 persen sejak awal tahun, disusul oleh dollar Taiwan yang melemah 1,61 persen.

HSBC melihat, penguatan rupiah dipicu oleh kelanjutan reformasi ekonomi pemerintahan baru Presiden Joko Widodo.

“Pada akhirnya, kami yakin bahwa investor akan fokus pada implementasi reformasi,” kata Joseph Incalcaterra, Chief Economist for Asean HSBC, kepada Bloomberg.

Jika progres terwujud, HSBC memperkirakan laju investasi asing langsung akan makin kencang pada tahun depan.


  • 0

Huawei Bakal PHK Besar-besaran di AS

Category : Uncategorized


Bisnis.com, JAKARTA – Huawei Technologies Co Ltd merencanakan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Amerika Serikat setelah perusahaan peralatan telekomunikasi China itu masuk daftar hitam di negara tersebut, menurut sejumlah sumber.

PHK tersebut diperkirakan akan memengaruhi pekerjaan di cabang riset dan pengembangan Huawei Futurewei Technologies yang berbasis di AS.

Perusahaan itu mempekerjakan sekitar 850 orang di laboratorium penelitian di seluruh negara itu, menurut media Wall Street Journal seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (15/7/2019).

Satu sumber mengatakan kepada surat kabar itu bahwa PHK bisa mencapai ratusan orang meskipun jumlah yang pasti tidak diberikan.

Karyawan asal China diberi pilihan untuk pulang atau tinggal bersama perusahaan, menurut sumber lainnya.

Beberapa karyawan telah diberitahu tentang pemecatan mereka, sementara PHK yang lebih terencana akan segera diumumkan, kata Journal. Akan tetapi Huawei menolak berkomentar soal berita tersebut.

Setelah Departemen Perdagangan memutuskan untuk menempatkan Huawei pada “daftar entitas”, karyawan Futurewei menghadapi pembatasan dalam berkomunikasi dengan rekan-rekan mereka di kantor pusat Huawei di China, kata sumber tersebut kepada Journal.

Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada KTT G20 di Osaka bahwa bahwa dia akan mengizinkan beberapa penjualan teknologi AS ke Huawei. Akan tetapi, perusahaan itu akan tetap berada dalam daftar entitas sampai kesimpulan pembicaraan antara Washington dan Beijing diselesaikan.

Pada Selasa (9/7/2019) lalu Menteri Perdagangan Wilbur Ross mengatakan Pemerintah AS akan mengeluarkan lisensi untuk perusahaan yang ingin menjual barang ke Huawei kalau tidak ada ancaman terhadap keamanan nasional.

Sedangkan, Chairman Huawei, Howard Liang mengatakan perusahaan belum melihat adanya manfaat dari pencabutan larangan Trump sebagian dan menyerukan Washington untuk menghapus perusahaan dari daftar entitas.


  • 0

Jepang Butuh 345 Ribu Tenaga Kerja, Apa Saja dan Gimana Caranya? Simak Dong!

Category : Uncategorized


SUKABUMIUPDATE.com – Tahun ini Jepang membutuhkan 345 ribu tenaga kerja dari luar negeri untuk mengisi berbagai kebutuhan pekerjaan di negara mereka. Jumlah ini hanya untuk delapan negara di asia termasuk Indonesia, artinya selain kita Jepang juga mencari calon tenaga kerja dari China, Mongolia, Vietnam, Thailand, Kamboja, Philipina dan Myanmar.

Negara matahari terbit ini mengalami fenomena penurunan populasi jumlah penduduk sejak beberapa tahun terakhir, hingga menyebabkan banyak slot pekerjaan yang kosong tak terisi, dan dikhawatirkan menganggu stabilitas negara. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan untuk warga Indonesia yang berpopulasi besar namun memiliki peluang kerja yang terbatas di dalam negeri, termasuk di Jawa Barat khususnya Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam talkshow tamu mang koko edisi Sabtu kemarin (14/7/2019) sukabumiupdate.com, kedatangan Ketua LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) Kihasa Ashabulyamin,Yudi Hermawan yang khusus membahas tentang peluang ini.

Tamu mang koko edisi ini memang mengupas peluang kerja di negeri sakura, seperti apa saja lowongannya, gaji serta bagaimana cara mengaksesnya. Berikut kutipan kutipan wawancara (tanya jawab) dari dialog yang disiarkan live melalui media sosial sukabumiupdate.com (facebook dan instalgram) kemarin dengan Yudi Hermawan.

Kenapa harus ke Jepang dibandingkan negara lain di dunia termasuk asia?

Kita berdiri dari tahun 2009, sudah 10 tahun. Empat tahun terakhir ini memang akses untuk bekerja ke Jepang terbuka luas, dan tahun ini booming karena memang mereka butuh banyak tenaga kerja impor untuk memastikan kebutuhan banyak indutri dan instansi disana tetap berjalan.

Kami saja tahun ini diminta 1000 tenaga kerja dari total 345 ribu tenaga kerja yang dibutuhkan oleh jepang hingga lima tahun kedepan. LPK Kihasa Ashabulyamin sendiri sudah bekerja sama dengan 22 perusahaan di Jepang.

Selain jumlah lowongan kerja yang cukup fantastis ini, apa keunggulan lainnya dari Jepang?

Selain akses, biaya juga lebih bukan murah tapi kompetitif karena perusahaan perusahan di Jepang memberikan program pembiayaan untuk membantu calon tenaga kerja yang terpilih atau lolos seleksi untuk berangkat ke sana. Ditambah lagi Jepang adalah salah satu negara yang memberikan jaminan tenaga kerja mumpuni lebih baik dari sejumlah negara di asia untuk tenaga kerjanya. Ada asuransi pulang ke negara asal hingga Rp 75 juta, penghasilannya bisa 5 kali lipat untuk dibandingkan Indonesia dengan jobdes kerja yang sama.

Seperti apa caranya pencaker Indonesia khususnya Sukabumi untuk bisa kerja ke Jepang?

Kalau kita di LPK Kihasa inikan sudah bekerja sama dengan 22 perusahaan di Jepang, artinya calon pencari kerja untuk 22 perusahaan ini harus mengikuti pelatihan di kita. Khususnya pelatihan bahas Jepang dan ketrampilan yang dibutuhkan oleh ke 22 perusahaan itu, nanti ada seleksi, sangat tergantung skil pencakernya, ada yang dua minggu langsung lolos karantina berangkat, ada yang satu bulan, ada yang tiga bulan hingga enam bulan, tergantung penilaian dan kebutuhan dari perusahaan.

Dalam dua tahun ini kita sudah berangkatkan 79 orang ke Jepang. Artinya untuk jalur LPK Kisaha harus mendaftar dan mengikuti program pelatihan. Yang sudah kita berangkatkan itu untuk bidang pengolahan makanan, pertanian, peternakan, otomotif, medis, kontruksi, tenaga surya dan teknologi logam serta masih banyak lagi, rata rata dari Sukabumi, Bandung dan Cianjur.

Program ini, Jepang hanya membatasi untuk 14 bidang tenaga kerja, apa saja itu diantaranya?

Jadi dari 345 ribu tenaga kerja impor yang dibutuhkan Jepang dari delapan negara termasuk Indonesia, untuk tenaga restoran butuh 5300 orang, kontruksi butuh 40 ribu orang, pertanian butuh 36 ribu orang, penolahan makanan butuh 34 ribu orang, dan ini yang paling besar Jepang butuh 50 ribu tenaga kerja, trutama untuk mengurusi banyak lansia disana.

Nah untuk bidang yang dibutuhkan ini, brapa sih penghasilannya? Bener nggak lebih gede dari di Indonesia?

Dari komunikasi kita dengan 22 perusahaan dan testimony lulusan LPK yang sudah bekerja di Jepang rata rata penghasilannya untuk semua bidang ini mencapai Rp 15 juta perbulan dan bisa mencapai RP 18 juta perbulan untuk kategori lemburnya.

Untuk persyaratan akademis atau pendidikannya gmana? Apa yang Jepang butuhkan?

Jadi umumnya mereka butuh ijazah SLTA sederajat hingga sarjana strata satu. Khusus bidang yang spesifik seperi perawat harus memiliki ijazah lulusan sekolah keperawatan atau medis. Yang lainnya cukup ijasah umum, dan memang lulusan SMK akan lebih diminati jika sesuai dengan bidang yang dituju.

Ini untuk laki laki dan perempuan dengan syarat sehat jasmani rohani, ada syarat khusus fisik, perempuan tinggi badan miniman 150 cm, laki-laki 160 cm, dibawa standar ini toleransinya hanya 2 cm. Syarat usia 18 hingga 28 tahun, mereka butuh usia produktif.

Nah untuk informasi lebih lanjut terkait, ingin jadi buruh migran ke Jepang hubungi saja kang Yudi Hermawan, Ketua LPK Kihasa Ashabulyamin yang berkantor pusat di Kabupaten Cianjur, atau bisa nanya langsung via wa 0852-2070-9719. Atau hubungi perwakilannya sukabuminya, Koko Muhamad di nomor wa 0816-594-813, semoga berhasil ke Jepang guys!