Kadin: 17.832 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

  • 0

Kadin: 17.832 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, hingga saat ini sebanyak 17.832 perusahaan sudah mendaftar vaksin gotong royong. Sementara jumlah peserta mencapai 8,6 juta.

“Hingga kini 17.832 perusahaan hampir 8,6 juta peserta. Jadi memang jumlahnya sudah banyak yang sudah mendaftar dan menunggu mendapatkan vaksinasi,” ujar Shinta dalam diskusi daring, Jakarta, Kamis (6/5).

Shinta melanjutkan, pendaftaran vaksinasi gotong royong akan dibuka hingga 20 Mei 2021. Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan zona letak perusahaan dan jenis sektornya.

“Kami juga melihat salah satu pencapaian pemulihan ekonomi adalah pengendalian Covid. Ini memang tidak cukup dengan protokol kesehatan, jadi vaksinasi ini sangat-sangat penting,” katanya.

Dalam hal ini niatan Kadin, kata shinta adalah membantu pemerintah dengan mendukung pencapaian herd immunity yang ditargetkan pemerintah mendapatkan 70 persen penduduk Indonesia. Salah satunya dengan cara gotong royong bersama supaya ini bisa dicapai.

“Untuk membeli vaksin secara gratis kepada pekerja yang mau dilakukan banyak perusahaan. Banyak perusahaan berminat dan saat ini sudah bersama Biofarma mempersiapkan dari sisi pelaksanaannya. Kemenkes dari sisi harga dan berapa alokasi didapatkan perusahaan swasta,” tandasnya.

Vaksin Covid-19 Gotong Royong untuk Pekerja Swasta Dimulai 17 Mei 2021

Koordinator Komunikasi Publik Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Arya Sinulingga mengatakan, program vaksin Gotong Royong akan dilaksanakan pada 17 Mei 2021. Tanggal vaksinasi itu ditetapkan agar tidak mengganggu aktivitas Lebaran.

“Vaksin Gotong Royong dilaksanakan pada 17 Mei 2021, ini kan mau Lebaran ya. Kalau minggu ini kan nanti ada yang sudah divaksin, lalu berapa ribu orang tertunda karena Lebaran. Jadi supaya Lebarannya selesai habis itu sudah lancar terus, jangan terpotong potong,” ujarnya dalam diskusi daring, Jakarta, Kamis (6/7).

Vaksin Gotong Royong, kata Arya, bertujuan untuk mempercepat Indonesia mencapai herd immunity. Pengusaha secara sukarela mengeluarkan dana untuk memvaksin secara mandiri karyawannya tanpa memungut biaya dari karyawan atau pemotongan gaji.

“Yang nanggung adalah pengusaha, jadi buruh atau karyawan gratis. Kita bikin aturan tidak boleh ada pembebanan kepada karyawan. Jangan vaksinasi jadi komersial. Pengadaannya dilakukan Biofarma, vaksinasinya bekerjasama dengan swasta,” jelasnya.


Leave a Reply