Membahas Sawit, Potensi Besar yang Masih Sering Dapat Stigma Buruk

  • 0

Membahas Sawit, Potensi Besar yang Masih Sering Dapat Stigma Buruk

Category : Uncategorized


TUGUMALANG.ID-Perusahaan sawit selama ini masih identik dengan perusahaan yang negatif. Salah satunya, masih sering dituding sebagai penyebab kebakaran hutan.

Tapi, banyak yang belum paham bahwa sawit juga menjadi bagian dari peningkatan deforestasi hutan atau kegiatan penebangan hutan untuk membuka lahan lain.

Selain itu, sawit juga menyumbang pemasukan yang cukup besar ke kas negara. Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam seminar bertajuk Sawit Hunt di Hotel Ubud, Kota Malang, Jum’at (29/11).

Tofan Mahdi, Ketua Bidang Komunikasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) mengatakan, informasi tidak tepat itu dikampanyekan pihak-pihak tertentu karena sawit memiliki saingan minyak nabati lain seperti Jagung dan Kanola.


Sehingga pesaing-pesaing ini menciptakan stigma buruk tentang sawit.

“Negara Pengekspor sawit nomor satu Dunia adalah Indonesia, sementara nomer 2 adalah Malaysia,” ucap Pria asli Pasuruan tersebut.

Dalam Talkshow kali ini Mauliza Sutawijaya Kepala perusahaan BPDP ( Badan Pengolahan Dana Perkebunan) Sawit menyampaikan bahwa Sawit selama ini telah berkontribusi cukup besar bagi negara. Perusahaan sawit dianggap telah membantu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Indonesia sekitar 15-20 % Penduduk Indonesia atau 60 Juta penduduk Indonesia menggantungkan dirinya pada sawit. Meningkatkan Devisa Negara dengan keuntungan ekspor mencapai 22 Milyar US dollar atau 320 Triliun Rupiah dan membantu Ketahanan Energi.

“Pada Januari 2020 presiden Indonesia akan meningkatkan Penggunaan B20 menjadi B30 biodesel. hal ini bisa menghemat energi yang berasal dari fosil,” ucapnya.

Talkshow yang di hadiri oleh enam pemateri yakni Muhammad Ikhsan CEO wartaekonomi.co.id, Maulizal Sutawijaya Kepala perusahaan BPDP sawit, Tofan Mahdi, Ketua bidang komunikasi GAPKI, Feni Sofian PT Astra Agroelestari tbk, Nulinda Dwi Sukti Owner PT Affor Neo Jaya dan Wulan Suling PT Sinarmas and Food.


Leave a Reply