RI Kebut Cetak SDM Melek Teknologi untuk Bantu Pemulihan Ekonomi

  • 0

RI Kebut Cetak SDM Melek Teknologi untuk Bantu Pemulihan Ekonomi

Category : Uncategorized

Jakarta – Pemulihan ekonomi jadi fokus pemerintah setelah Indonesia babak belur dihantam virus Corona. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menerapkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi kerja terutama di kalangan aparatur sipil negara (ASN)

ASN atau PNS dimiinta untuk lebih kreatif dan penuh inovasi mengikuti penerapan teknologi yang kian berkembang. Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail mengatakan, tantangan dunia ke depan semakin sulit, terutama yang berkaitan dengan teknologi. Oleh karena itu, Indonesia perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni.

“Karena ke depannya ada tantangan luar biasa yang harus dihadapi dalam memajukan telekomunikasi di Indonesia,” ujar Ismail dalam keterangan tertulisnya, Jakarta (15/12/2020).

Di lingkungan Kemkominfo, lanjutnya, langkah yang dilakukan adalah menggelar Innovations of Frequency and Standardization Festival (IFaSFest) 2020. Ismail mengungkapkan, melalui IFaSFest Ia berharap seluruh tenaga muda Ditjen SDPPI dapat berkontribusi besar bagi kemajuan telekomunikasi di Indonesia.

“Keterlibatan staf-staf muda tidak di pusat saja, tapi banyak di daerah. Ini menjadi ajang kami untuk bisa bertemu di IFastFest. involvement dan engagement. IFastFest juga membawa culture creative dan innovation. Ini yang kita hadapi teknologi. Teknologi yang berkembang sangat pesat ini hanya bisa diatur dengan orang-orang yang kreatif dan inovatif. Karena masyarakat itu bukan diatur, tapi diberikan kebebasan memanfaatkan teknologi. Agar kebebasan tidak terjadi interverensi. bebas tapi tidak terjadi gangguan,” jelasnya.

Ajang kompetisi tahunan kali ketiga ini bertujuan mengembangkan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Penggalian ide kreatif dan inovatif para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Ditjen SDPPI tersebut sekaligus sebagai bagian dari branding lembaga.

Tahun lalu, IFaS-Fest 2019 mengangkat tema Go Branding, menunjukkan kepada masyarakat bagaimana keragaman inovasi mampu memberikan solusi terbaik. Sedangkan pada kegiatan perdana, IFast- Fest 2018 mengangkat tema Innovation Sharing. Ini merupakan rintisan dalam mengaplikasikan secara konsisten ide, gagasan dan konsep kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Sementara itu, Sesditjen SDPPI R Susanto mengatakan, gelaran IFas-Fest kali ini berbeda dengan gelaran-gelaran sebelumnya.

“Ini merupakan tahun ketiga yang sudah terjadi terkait dengan IFaS-Fest dan ini menjadi tahun tersulit yang kita rumuskan, karena kita sedang dalam situasi pandemi covid19 dan hasil dari itu semua kita dapat melaksanakan IFaS-Fest 2020 dengan cara online dan dapat diikuti oleh semua pegawai Ditjen SDPPI diseluruh Indonesia meskipun dengan cara dan metode yang berbeda,” jelasnya.

 


Leave a Reply