Dugaan Ditilep Rp20 T Engga Akan Bikin BPJSTK Goyah, Said Iqbal: Wong Dananya Gede

  • 0

Dugaan Ditilep Rp20 T Engga Akan Bikin BPJSTK Goyah, Said Iqbal: Wong Dananya Gede

Category : Uncategorized

JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, bahwa meski BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) terindikasi korupsi akibat kesalahan pengelolaan dana investasi, saham, dan reksadana sebesar Rp20 triliun, BPJSTK tidak akan merugi.

KSPI mencatat alokasi total dana investasi di BPJSTK sebesar Rp486,3 triliun. Dari dana tersebut, dialokasikan ke saham 17% sebesar dan reksadana 8%.

“Dengan kata lain, dana investasi yang dialokasikan saham dan reksadana 25%. 25% dari Rp486,3 triliun adalah Rp125 triliun. Dana yang besar sekali,” ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers virtual di Jakarta.

Dari penjelasan Kejaksaan Agung (Kejagung), ada indikasi salah kelola sekitar Rp20 T sehingga patut ada dugaan terjadi korupsi.

“Sebesar Rp20 triliun dari Rp125 triliun total saham dan reksadana yang dialokasikan, berarti kan hampir kurang lebih 20%. Besar sekali uang yang jadi potential loss profit akibat salah kelola, kasus BPJSTK ini berbeda dengan kasus di Asabri dan Jiwasraya sebelumnya,” tambah Said.

Hal ini, kata dia, karena dana yang dimiliki oleh BPJSTK sangatlah besar dibandingkan kasus Asabri dan Jiwasraya. Jika ditambah dana iuran jaminan kesehatan dan kematian, lalu 4 program yang masuk di BPJS, dana di BPJSTK bisa mencapai Rp500 triliun lebih.

“Jadi, kalau BPJSTK bilang aman, jelaslah aman dan nggak akan goyah. Bahkan dari total Rp500 triliun tetap akan bisa bayar klaim dan tetap likuid, arus kasnya pasti lancar. Relaksasi iuran pasti bisa, wong dananya gede, dan setiap bulan iuran masuk,” jelas Said Iqbal.


Leave a Reply