Berkaca dari Kasus Penutupan Gerai, Korban PHK Harus Punya Kemampuan Ini

  • 0

Berkaca dari Kasus Penutupan Gerai, Korban PHK Harus Punya Kemampuan Ini

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Penutupan sejumlah gerai di Indonesia masih mewarnai dunia kerja saat ini. Seperti PT Hero Supermarket Tbk atau Hero Group mengumumkan rencana untuk menutup seluruh gerai hypermarket Giant di Indonesia per Juli 2021.

Direktur Utama PT Hero Supermarket Tbk, Patrik Lindvall, mengatakan bahwa perusahaannya ingin mengembangkan bisnis merek dagang lain yang berpotensi meraup untung lebih banyak. Walaupun telah menemani masyarakat Indonesia sejak 2002, PT Hero Supermarket Tbk diketahui telah menutup 26 gerai hypermarket Giant dan pemutusan hubungan kerja terhadap 532 karyawan sejak 2018.

Namun, pihak manajemen memastikan seluruh pekerja Giant diberikan kompensasi di luar ketentuan UU Cipta Kerja. Selain itu, Manajemen Hero Group juga mempersilakan karyawannya untuk melamar kembali pada unit perusahaan lainnya seperti IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.

Dengan penutupan gerai hypermarket Giant, hal ini akan berpengaruh pada meningkatnya jumlah orang berusia siap kerja di Indonesia. Karenanya, Anda perlu membekali diri dengan transferable skills atau kemampuan lintas bidang agar dapat bersaing lebih unggul.

Transferable skills adalah kemampuan yang dapat memudahkan seseorang dalam menjalani dunia kerja, karena dapat digunakan di berbagai industri dan jalur karier. Dengan memiliki transferable skills, kamu dapat menarik perhatian perekrut–terutama bagi Anda yang gemar berpindah karir.

Berikut transferable skills yang harus Anda miliki, dikutip JobStreet.

1. Kemampuan teknis

Kemampuan teknis atau hard skill umumnya meliputi ilmu pengetahuan dan teknologi. Di era digital, teknologi telah berkembang pesat ke dalam berbagai sektor. Menjadi pribadi yang melek teknologi tentunya akan menjadi poin plus bagi Anda ketika sedang bersaing dalam mencari pekerjaan.

Anda tidak perlu memiliki sertifikat resmi yang berhubungan dengan komputer, kecuali bidang karier yang diminati membutuhkan hal tersebut. Kuasailah cara pengoperasian software dan aplikasi yang umum digunakan, serta layanan office suites daring seperti Google Suites dan Microsoft Office Online.

2. Kemampuan berkomunikasi

Kemampuan berkomunikasi yang unggul dapat meninggalkan kesan yang baik bagi perekrut ketika sedang wawancara. Kemampuan ini juga dapat membantu Anda dalam mengatasi konflik di lingkungan kerja, membangun relasi antar karyawan maupun klien, serta pengambilan keputusan secara efektif.

Tidak hanya berbicara secara rapi dan tersusun, kamu juga dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan melatih mimik muka, tatapan mata, gerakan tangan, serta gestur lain yang dapat menghidupkan proses komunikasi. Tips tersebut juga bisa Anda gunakan ketika sedang melakukan presentasi maupun negosiasi.

3. Kemampuan teamwork

Teamwork atau kerja tim sering kali disebut sebagai salah satu kemampuan terpenting yang harus dimiliki di dunia kerja. Kemampuan ini meliputi kemahiran berkomunikasi, mendengarkan dan menerima pendapat, serta mengeksekusi pekerjaan secara terkoordinir.

Kemampuan teamwork dapat menciptakan suasana yang kondusif sehingga bekerja dapat terasa lebih efektif, terlebih jika kamu memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja. Anda juga bisa mendapat lebih banyak masukan dan ide ketika bekerja sama dalam tim.

4. Kemampuan berpikir kritis dan kreatif

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu soft skill yang wajib dimiliki oleh para pencari kerja. Dalam mengaplikasikan critical thinking, Anda dituntut untuk menganalisis sebuah masalah secara objektif agar menghasilkan solusi berdasarkan fakta.

Kamu bisa mengasah kemampuan critical thinking dengan mulai bertanya. Hilangkan kebiasaan ‘taking something for granted’ atau menerima sesuatu begitu saja. Kuasai juga kemampuan riset dan analisis data, sehingga Anda dapat menghimpun serta mengolah informasi menjadi modal yang penting bagi perusahaan.

5. Kemampuan leadership

Tidak hanya bagi atasan, Anda juga perlu menguasai kemampuan leadership. Kemampuan ini kerap disebut sebagai kunci keberhasilan tim, bahkan perusahaan. Segala keputusan, gerakan, dan laju pembangunan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepemimpinan.

Saat wawancara, Anda bisa menunjukkan kemampuan ini dengan menekankan semangat belajar yang dimiliki tanpa pandang bulu. Selain itu, Anda juga bisa memunculkan sikap terbuka dan tidak segan untuk menerima kritik, membangun sikap saling percaya antar rekan kerja, serta kemampuan menyebarkan aura positif.


Leave a Reply