Monthly Archives: January 2021

  • 0

Tak Mau Terbuka Soal Kartu Prakerja, Menko Airlangga Banding ke PTUN

Category : Uncategorized

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggugat kemenangan Indonesia Corruption Watch (ICW) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Dalam petitum banding di PTUN bernomor 233/G/KI/2020/PTUN.JKT yang diajukan Desember lalu, pihak Kemenko meminta hakim PTUN membatalkan putusan ajudikasi Komisi Informasi Pusat (KIP) Nomor: 013/VI/KIP-PS-A/2020 tanggal 23 November 2020 terkait keterbukaan data mitra kartu prakerja.

Seperti diketahui, ICW telah memenangkan permohonan terkait informasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) menyangkut program kartu prakerja. Artinya data terkait mitra kartu prakerja seharusnya bisa dibuka oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, ICW juga mengajukan gugatan terkait Surat Keputusan Sekretaris Kemenko Perekonomian No.39/2020 yang mengecualikan informasi terkait kartu prakerja.

Adapun, jika dirinci petitum banding dari Kemenko Perekonomian itu mencakup 6 poin. Pertama, menerima permohonan keberatan yang diajukan oleh pemohon (Kemenko Perekonomian) keberatan untuk seluruhnya.

Kedua, menerima alasan-alasan keberatan yang diajukan pemohon keberatan untuk seluruhnya. Ketiga, membatalkan dan menyatakan tidak sah putusan ajudikasi KIP Nomor: 013/VI/KIP-PS-A/2020 tanggal 23 November 2020.

Keempat, menyatakan Surat Keputusan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian No.39/2020 tentang Daftar Informasi yang Dikecualikan di Kemenko Perekonomian sah dan mengikat secara hukum.

Kelima, memerintahkan Kemenko selaku pemohon keberatan untuk menolak memberikan seluruh informasi yang diminta oleh ICW. Keenam, membebankan seluruh biaya perkara kepada ICW.

Adapun hingga saat ini, pihak PTUN belum menetapkan jadwal persidangan terkait permohonan banding dari Kemenko Perekonomian tersebut.

 


  • 0

Heboh BSU BPJS Ketenagakerjaan Tak Cair Tahun Ini? Simak Kata Menaker

Category : Uncategorized

iNSulteng – Kabar menghebohkan bahwa adanya informasi BLT Subsidi Gaji/Upah (BSUBPJS Ketenagakerjaan tidak akan cair tahun 2021 ini.

Saat ini, para karyawan atau buruh memprediksi kalau BSU BPJS Ketenagakerjaan tidak akan cair tahun ini.

Pasalnya, Pemerintah hingga saat ini belum mengumumkan waktu BLT BPJS termin 3 tahun 2021.

Sebelumnya, pemerintah menyalurkan BLT BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp1,2 juta pada 2020 untuk membantu pekerja bergaji di bawah Rp5 juta untuk mencukupi kebutuhan akibat dampak pandemi Covid-19.

BLT BPJS sudah disalurkan selama 2 termin bagi 12,4 juta pekerja yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk itu, pemerintah siap-siap akan melanjutkan kembali program BLT BPJS Ketenagakerjaan termin 3 ini pada 2021. Namun, penyalurannya belum bisa dipastikan kapan.

Apa benar BSU BPJS Ketenagakerjaan tidak cair?

Menteri Ketenagakerjaan (MenakerIda Fauziyah sebelumnya memang sudah memberikan sinyal program stimulus tersebut diupayakan pada 2021 berlanjut.

“Untuk tahun anggaran APBN 2021, kami memang belum menerima perintah untuk menyalurkan kembali program BSU. Kami sudah punya hasil evaluasi yang akan kami berikan dan dikoordinasikan dengan Kemenko Perekonomian. Jika kondisi perkonomian kita belum normal kembali, saya kira diskusi tentang program BSU ini kita bisa pertimbangkan untuk bisa dilakukan kembali pada tahun 2021,” katanya di Jakarta, Senin 18 Januari 2021 lalu.

Secara rinci, BLT BPJS Ketenagakerjaan termin I telah tersalurkan kepada 12.293.134 orang, dengan realisasi anggaran mencapai Rp14.751.760.800.000 atau setara 99,11%.

Sedangkan BLT BPJS Ketenagakerjaan termin II telah tersalurkan kepada 12.244.169 orang dengan realisasi anggaran mencapai Ro14.693.022.800.000 atau jika dipersentasekan sebesar 98,71%.

Ini cara untuk mengecek penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan dari pemerintah:

https://bsu.kemnaker.go.id

https://kemnaker.go.idLogin melalui BPJSTK Mobile

Login melalui Website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id

Melalui SMS

Melalui WhatsApp

Selain melalui web dan SMS kalian dapat mengecek lewat Whatsapp dengan nomor 08119115910 atau 08551500910.

 

 


  • 0

Menaker: Akibat Covid-19, Sekitar 6,5 Juta Pekerja Nyaris Terpangkas Pendapatannya

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut sebanyak 6,5 juta pekerja nyaris mengalami pemangkasan pendapatan akibat pandemi Covid-19.

Hal itu dia sampaikan saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

“Adanya (akibat) Covid-19 menjadikan sekitar 6,5 juta pekerja nyaris terpangkas pendapatannya,” ujar Menaker melalui tayangan virtual, Kamis (28/1/2021).

Oleh sebab itu, lanjut Ida, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggagas program pelatihan dan pemberdayaan tenaga kerja, khususnya di sektor 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) yang menjadi program unggulan tahun ini.

Adapun kelima destinasi super premium yang akan menjadi fokus pemerintah tersebut meliputi Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur dan Likupang “Program telah kami susun dengan niat untuk membangun kompetensi tenaga kerja pada sektor pariwisata tersebut.

Program Kemenaker terbagi atas dua besar yaitu program penciptaaan kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi SDM,” kata dia.

Menaker juga menyampaikan bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Medan merupakan salah satu penunjang peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, Kemenaker juga memiliki program pemagangan para tenaga kerja ke luar negeri, terutama ke Jepang. Program tersebut sudah berjalan hampir 2,5 tahun. Kemenaker akan memperluas program magang tersebut hingga ke Jerman.

“Kita akan mulai juga kerja sama dengan Jerman dan negara lainnya,” ujarnya.


  • 0

Ingin Tukar Dollar AS? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Category : Uncategorized

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot menguat di pasar spot Jumat (29/1/2021).

Melansir data Bloomberg, pukul 10.20 WIB rupiah berada pada level Rp 14.058 per dollar AS, atau menguat 20 poin (0,14 persen) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.078 per dollar AS.

Sementara itu, Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.119 per dollar AS. Posisi ini menguat dibandingkan hari sebelumnya yang berada pada level 14.084 per dollar AS.

Bagaimana dengan kurs rupiah di bank-bank besar di Indonesia?

BNI pagi ini mematok kurs jual pada Rp 14.169 per dollar AS. Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini.

Sementara untuk kurs beli BNI adalah Rp 13.984 per dollar AS. Kurs beli ini berarti bila Anda ingin menjual dollar AS maka pihak bank akan membelinya pada posisi ini.

Berikut nilai tukar rupiah per dollar AS hari ini di 5 bank:

Bank              Jual         Beli

BNI              14.169  13.984

Mandiri        14.090  14.060

BCA             14.080  14.050

BRI               14.185  13.995

CIMB Niaga  14.090  14.080


  • 0

Melihat Optimisme dan Peluang Kebangkitan Ekonomi Indonesia Mulai 2021

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Optimisme tinggi harus dimiliki seluruh pelaku usaha, pemangku kepentingan, dan masyarakat agar kondisi ekonomi nasional dapat bangkit mulai 2021. Demikian pula BRI yang optimistis bahwa ada kesempatan besar bagi Indonesia untuk segera pulih dari dampak pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia sejak tahun lalu.

Bermodal keyakinan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Danareksa Sekuritas dan PT Danareksa Investment Management menggelar acara bertajuk BRI Group Economic Forum 2021, yang digelar secara daring pada Kamis (28/1/2021). Dengan tema “Indonesia Economic Recovery : Opportunities in the Time of Pandemic”, forum ini membahas kesiapan pelaku usaha, pasar, serta langkah strategis yang sudah dan akan diambil pemangku kebijakan demi memperkuat perekonomian nasional.

Forum ini diadakan sebagai bentuk dukungan dari BRI Group untuk pengembangan industri keuangan di Indonesia, serta memfasilitasi komunikasi dan pertukaran informasi antara regulator dengan dunia usaha dan pasar modal.

“Forum ini mempertemukan regulator dengan dunia usaha, serta dapat mengukur kesiapan para pelaku usaha dalam upaya memperkuat perekonomian nasional. Gelaran semacam ini penting untuk memperkuat denyut semangat pelaku usaha agar terus optimis untuk membangun dan menggerakkan roda perekonomian nasional,” kata Direktur Utama BRI Sunarso.

Dalam sambutannya di awal acara, Sunarso menekankan pentingnya upaya mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat agar perekonomian nasional dapat segera bangkit. Konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat adalah dua faktor paling elastis dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi serta kredit produktif. Sepanjang 2020, BRI telah aktif memainkan peran sebagai lembaga keuangan yang menjadi mitra penyaluran berbagai stimulus demi mengerek dua faktor tersebut. Salah satunya, BRI telah menyalurkan deposito pemerintah senilai Rp15 triliun dalam bentuk kredit total Rp45 triliun kepada 1,2 juta nasabah UMKM.

Selain itu, BRI juga telah menyalurkan subsidi bunga bagi 6,6 juta debitur UMKM dengan nilai total Rp5,5 triliun. Perusahaan juga sudah meluncurkan program KUR Super Mikro yang nilai pinjamannya maksimal Rp10 juta/nasabah, dan disalurkan kepada 985 ribu orang dengan nilai kredit Rp8,6 triliun.

BRI turut berkontribusi dalam penyaluran subsidi gaji untuk 5,4 juta penerima senilai Rp6,5 triliun. Kemudian, penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dengan nilai Rp18,6 triliun sudah dilakukan bagi 7,7 juta pelaku UMKM.

Pada forum tersebut Sunarso mengungkapkan bahwa BRI Group selalu siap dalam mendukung upaya pertumbuhan ekonomi melalui beragam produk dan layanan dan bersama-sama kita harus tetap optimis untuk mengelola segala macam tantangan dan lainnya.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam keynote speech-nya menyampaikan, proses perbaikan kondisi ekonomi Indonesia akan berlanjut sepanjang 2021. Tanda perbaikan dan kebangkitan ini sudah terlihat sejak kuartal terakhir tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2020 diproyeksi ada pada angka -2,9 persen atau lebih baik dari capaian kuartal III/2020.

“Secara keseluruhan tahun kami perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di angka kontraksi -2,2 persen sampai -1,7 persen untuk 2020. Kita berharap proses perbaikan ini akan berlanjut di tahun 2021,” ujar Suahasil.

Dia menegaskan berbagai macam program perlindungan sosial telah berhasil menjaga konsumsi dasar dari masyarakat miskin dan rentan. Adanya peningkatan pendapatan karena adanya perlindungan sosial. Selain itu, dukungan UMKM, subsidi, dan dukungan usaha yang dilancarkan melalui PEN telah membantu dinamika berubahnya status usaha para pekerja.

“Banyak buruh atau karyawan tetap ketika pandemi beralih menjadi buruh informal atau menjalankan usaha sendiri. Ini dinamikanya cukup tinggi. Dan keberadaan program ini membantu kelompok ekonomi yang ada,” tambahnya.

BRI Group Economic Forum 2021 juga menghadirkan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, serta Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu sebagai pembicara di sesi Panel Utama.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkap fokus kerja kementeriannya pada 2021 akan berada pada tiga hal yakni menjaga stabilitas harga dan inflasi, membantu pelaku UKM agar dapat masuk pasar ekspor, dan membuka peluang Indonesia untuk masuk dalam pasar perdagangan non-tradisional melalui pembuatan perjanjian kerjasama dengan berbagai negara.

Setelah itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan pentingnya pembangunan enterpreneurial culture dan enterpreneurial leadership, dan ekosistem yang sehat agar masyarakat dapat menyesuaikan diri dengan perubahan pola bisnis akibat pandemi. Kartika berkata, investasi menjadi kunci katalis untuk perkembangan ekonomi ke depannya, agar konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa kembali pulih.

“Memang persepsi mengenai legal dan political risk serta ease of doing business menjadi tantangan besar (untuk menarik investasi). Tapi pemerintah sudah menjawab dengan meluncurkan UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu, yang salah satu komponennya adalah pendirian Lembaga Investasi Pemerintah. Kami ingin menjadi satu game changer menjawab tantangan ini,” ujarnya.

BRI Group Economic Forum juga membagi diskusi dan pembicaraan seputar peluang dan tantangan pemulihan ekonomi dalam tiga panel yakni Panel Korporasi, Financial Institution, dan Wealth Management Client. Panel Korporasi menghadirkan pembicara Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto, Ketua Umum KADIN Rosan Roeslani, Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot, dan Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kasan yang membahas tantangan di dunia perdagangan sepanjang 2021.

Pada panel Financial Institution yang dibuka oleh Senior Executive Vice President Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti, tema Indonesia Financial Resilience menjadi isi pembahasan oleh Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede, Kepala Eksekutif LPS Lana Soelistianingsih, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi, serta Perwakilan IMF James P Walsh.

Saat membuka pembahasan di panel ini, SEVP Treasury & Global Services BRI Listiarini Dewajanti menyebut kolaborasi antar pelaku pasar harus dilakukan di tengah situasi yang menantang akibat pandemi. Dia juga memaparkan fakta terkait status BRI sebagai most active dealer dalam perdagangan SBN, dan keberhasilan perusahaan meningkatkan volume transaksi marketable securities dari nasabah institusi finansial hingga 178 persen pada 2020.

“Dalam kondisi ketidakpastian pada era pandemi ini, sangat diperlukan kolaborasi antar pelaku pasar khususnya industri perbankan dan institusi keuangan dalam mendukung pendalaman pasar keuangan. Pasar keuangan yang dalam, likuid dan inklusif akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan dapat meredam tekanan (shocks) bila terjadi gejolak di pasar keuangan,” ujar Listiarini.

Terakhir, panel Wealth Management dibuka oleh Direktur Konsumer BRI Handayani dan membahas tema Alternative Investment to Growth Your Wealth Sustainable in 2021 yang diisi oleh para pakar manajemen portofolio seperti Executive Director Nielsen Indonesia Wiwy Sasongko, Founder & CEO YOT Group Billy Boen, dan Founder Rumah Perubahan Rhenald Kasali.

“Keberlanjutan investasi tentunya menjadi komponen penting dalam menggerakkan pertumbuhan perekonomian nasional. Untuk itu, kami berharap forum ini dapat menjadi sarana penyampaian arah kebijakan strategis kepada investor mengenai perkembangan investasi di Indonesia dalam upaya menjaga iklim investasi,” ujar Direktur Utama PT Danareksa Investment Management Marsangap P. Tamba.

Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari Dewi menambahkan, meskipun telah melewati tahun 2020 yang penuh tantangan, perkembangan pasar modal ternyata tetap mampu bertumbuh yang tentunya memberikan harapan di dunia investasi 2021. “Peningkatan tersebut membuktikan kepercayaan public terhadap Pasar Modal Indonesia masih terus meningkat. BRI Group Economic Forum diharapkan dapat memberikan gambaran dan menambah confidence investor dalam menentukan strategi investasi untuk ke depannya,” imbuhnya.


  • 0

PPKM dan Dampaknya Bagi Pekerja Mal: 2,5 Juta Orang Terancam PHK

Category : Uncategorized

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM diperpanjang hingga 8 Februari 2021. Pengusaha pusat perbelanjaan mengeluhkan sektor usaha mereka kian tertekan bila pembatan ini diperpanjang.
Penolakan pun telah dilayangkan sejumlah asosiasi pengusaha dengan cara bersurat ke pemerintah. Surat itu dibalas dengan diperpanjangnya jam buka mal hingga pukul 20.00 WIB.
Kendati sedikit dilonggarkan, Ketua PHRI Bidang Restoran, Emil Arifin, menyebut upaya itu tak banyak membantu. PPKM jilid 2 ini disinyalir mengancam nasib 2,5 juta pekerja di pusat perbelanjaan. Berikut rangkumannya:
2,5 Juta Pekerja Mal Terancam PHK
Menurut Emil, nasib jutaan pekerja bergantung pada pemulihan ritel-ritel di mal. Sayangnya, PPKM yang diperpanjang justru makin membuat mereka terancam.
“Ada 240 ribu pekerja di resto, di mal jutaan, untuk DKI saja 2,5 juta pekerja,” ujar Emil kepada kumparan, Selasa (26/1).
Pasalnya, tingkat kunjungan ke mal yang baru saja menunjukkan perbaikan, kembali anjlok sejak PPKM diterapkan.
Pengusaha Minta Pemerintah Subsidi Gaji Karyawan
PHRI telah meminta agar kebijakan PPKM dibarengi dengan kompensasi untuk karyawan mal. Keringanan yang mereka harapkan yakni berupa pemberian subsidi gaji untuk karyawan.
“Kita sudah minta agar diberikan subsidi gaji kepada karyawan. Kalau tidak karyawan di-PHK atau dirumahkan enggak punya uang, mau tidak mau cari kerja apa saja serabutan ke sana ke mari malah tertular,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap pemerintah menggelontorkan suntikan dana kepada para pemilik restoran. Stimulus itu paling tidak mampu meringankan beban sewa yang mesti dibayarkan.

  • 0

9 Strategi Kemenaker untuk Pembangunan Ketenagakerjaan

Category : Uncategorized

Merdeka.com – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan telah melaksanakan sembilan lompatan besar untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan.

9 Lompatan besar tersebut yakni reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi Balai Latihan Kerja (BLK), link and match ketenagakerjaan, transformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan.

“Dari sembilan lompatan tersebut ada beberapa langkah yang implementasinya ada di BLK yaitu transformasi BLK dan link and match ketenagakerjaan. Sampai saat ini, BLK juga sudah melaksanakan transformasi BLK yaitu Reorientasi, Revitalisasi dan Rebranding, ” kata Menaker Ida Fauziyah, di Jakarta, Selasa (26/1).

Dia menjelaskan, BLK yang semula melaksanakan pelatihan program dasar, kini mulai berkembang melalui program unggulan dan didukung dengan instruktur yang kompeten di bidangnya, serta sarana prasarana sesuai perkembangan teknologi mutakhir.

Sebagai contoh, BBPLK Semarang yang semula hanya pelatihan operator garmen atau menjahit dasar, saat ini sudah dilaksanakan program pelatihan desain busana. Lulusannya pun tak hanya bisa menjadi seorang pekerja, tetapi dapat menjadi seorang entrepreneur muda.

“Alumni pelatihan pun dapat secara mandiri mengikuti kegiatan fashion show, baik kategori lokal di daerah masing-masing, maupun kegiatan nasional seperti Muslim Fashion Festival. Bahkan karya alumni peserta BBPLK Semarang ada yang sudah mengikuti kegiatan fashion show berskala internasional di Paris,” imbuhnya.

Selain itu, kerja sama pendampingan perusahaan dan dunia usaha bagi lulusan pelatihan BBPLK Semarang ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan. Yakni dengan menjembatani antara industri sebagai penerima kerja dengan masyarakat sebagai pencari kerja.

Melalui kerja sama pendampingan ini, Kemnaker menargetkan akan menghasilkan alumni BLK kompeten, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, sikap, maupun etos kerja yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri.

Sebab, hal ini akan memudahkan industri dalam merekrut tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi persyaratan yang dibutuhkan. Sehingga terjadi kesesuaian (matching) antara supply and demand tenaga kerja.

“Target lainnya, agar para alumni dapat terus berkarya, mengembangkan kompetensi yang dimiliki baik dengan bekerja di industri maupun berwirausaha,” ujarnya.

Kolaborasi antara industri dan dunia usaha dengan BLK sangat penting dalam rangka mengatasi masalah ketenagakerjaan, khususnya pengangguran di Indonesia. “Semoga penandatanganan MoU antara BBPLK Semarang dengan perusahaan dan dunia usaha mitra pendamping lulusan pelatihan BBPLK Semarang dapat terus membawa manfaat serta bersinergi dalam mengatasi masalah pengangguran dan ketenagakerjaan,” pungkasnya.

 


  • 0

Mantap Betul! Supermarket Ini Beri Bonus Karyawan 16 Kali Gaji

Category : Uncategorized

Jakarta – Salah satu perusahaan yang menjalankan bisnis supermarket Sheng Shiong di Singapura akan memberikan bonus kepada pegawainya. Bonus yang diberikan bisa mencapai 16 kali gaji bulanan selama satu tahun.

Mengutip todayonline.com disebutkan dari salinan memo internal perusahaan disebutkan pegawai yang memenuhi syarat berhak atas 20% dari keuntungan perusahaan sebelum pajak sebagai bonus variabel.

Bonus ini telah diberikan sejak September sampai Desember lalu. Sisanya akan diberikan mulai bulan depan hingga bulan Maret.

Manajemen Sheng Shiong mengungkapkan jika kinerja pegawainya tahun ini sangat baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kinerja pegawai yang baik ini mencerminkan kinerja supermarket yang sangat baik tahun lalu,” tulis memo tersebut, dikutip Rabu (27/1/2021).

Walaupun tahun lalu diberlakukan pembatasan besar-besaran demi menekan penyebaran COVID-19 di Singapura. Namun supermarket tetap dicari oleh masyarakat untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Departemen Statistik Singapura mengungkapkan ada peningkatan 74,6% year on year untuk penjualan di supermarket. Selain supermarket, hipermarket juga naik 22,6%.

Dalam memo Sheng Shiong juga disebutkan berapa besaran bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada para pegawainya.

Misalnya pekerja paruh waktu akan menerima bonus 4,68 bulan, staf umum akan menerima bonus 8,36 bulan, kemudian mereka yang menjadi asisten supervisor akan mendapat bonus sekitar satu tahun gaji.

Pada 2019 Sheng Shiong juga memberikan bonus namun di kisaran 3,36 bulan hingga 8 bulan kali gaji. Kemudian asisten manajer bisa menerima bonus hingga 15,72 bulan gaji.

Dalam sembilan bulan pertama, Sheng Shiong mencatat pendapatan hingga 1,07 miliar dolar Singapura. Angka ini naik 44,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar 743,43 juta dolar Singapura.

“Permintaan ini naik karena COVID-19,” ujar manajemen.


  • 0

Rupiah Masih Tiarap, Dolar AS Pagi Ini Rp 14.040

Category : Uncategorized

Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.040. Mata uang Paman Sam berada di rentang Rp 14.040-14.087.

Demikian dikutip dari data Reuters, Selasa (26/1/2021).

Sedangkan dikutip dari data RTI, dolar AS berada di level Rp 14.064. Mata uang Paman Sam menggencet rupiah dari kemarin di level Rp 14.010.

The Greenback berada di level tertingginya di Rp 14.087 dan terendahnya di Rp 14.040.

Rupiah diperkirakan mengalami penguatan tahun ini. Pasalnya, arus modal asing akan kembali masuk ke Indonesia.

Mengutip CNBC, Selasa (26/1/2021), sebelumnya rupiah melemah sekitar 1,1% terhadap dolar AS pada 2020. Pelemahan rupiah dipicu ketidakpastian ekonomi karena pandemi COVID-19.

Seiring dengan kondis tersebut, investor asing pun angkat kaki dari pasar keuangan negara berkembang, mencari tempat yang lebih aman.

“Secara fundamental rupiah kita masih undervalued sehingga ada potensi rupiah kita akan menguat dan stabil,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dikutip dari CNBC, Selasa (26/1/2021).


  • 0

Pabrik Ban Goodyear Bogor PHK Massal, Begini Nasib Sahamnya!

Category : Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga saham PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) ditutup naik tipis 0,70% di level Rp 1.445/saham pada penutupan perdagangan Selasa (26/1/2021) di tengah kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 44 karyawannya.

Data BEI mencatat, transaksi saham GDYR kecil, hanya Rp 144.500, dengan volume perdagangan 100.000 saham, dengan kapitalisasi pasar Rp 592 miliar.

Dalam sepekan saham GDYR naik 3,21%, sebulan juga naik 2,85% dan 3 bulan terakhir tumbuh hanya 3,21%. Tak ada aksi beli bersih dari investor asing, bahkan dalam 3 bulan terakhir nihil pembelian investor asing.

Belum ada aksi korporasi perusahaan terbaru yang dipublikasikan di BEI selain laporan keuangan September 2020.

Informasi terbaru dari perusahaan ialah kabar PHK. Perusahaan melakukan PHK terhadap 44 karyawannya. Karyawan yang terkena PHK menolak karena menilai keputusan tersebut sepihak dari perusahaan.

Koordinator karyawan terkena PHK, Agus Ramdhan Pashya bingung dengan keputusan tersebut, pasalnya ia dan rekan-rekannya mengaku tidak memiliki kesalahan sebagai dasar bagi perusahaan memecatnya.

“44 orang itu nggak buat kesalahan apapun, nggak dalam kondisi hukuman, surat peringatan, skorsing atau apapun nggak ada,” kata Agus kepada CNBC Indonesia, Selasa (26/1/21).

Tidak terima dengan keputusan itu, karyawan yang terkena PHK mencoba berbagai cara agar bisa bekerja kembali, mulai dari melakukan mediasi dengan manajemen, Wali Kota Bogor Bima Arya hingga DPRD Kota Bogor, namun hasilnya nihil, tidak ada titik temu karena perusahaan enggan mempekerjakan kembali karyawan yang telah di-PHK.

Enggan menyerah, para karyawan tersebut beberapa kali melakukan aksi demo, di antaranya di depan pabrik.

Teranyar, aksi berjalan pada awal Januari 2021 silam. Aksi itu berbuntut dengan mediasi oleh Intelkam Polres Bogor tapi hasilnya tetap nihil.

Terus berlanjut, karyawan yang terkena PHK juga melakukan mediasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor. Agus mengklaim bahwa Disnaker Kota Bogor meminta Goodyear Indonesia kembali mempekerjakan karyawan yang telah di-PHK sejak 22 Juni 2020 tersebut, dan jangan mengambil keputusan sebelum adanya putusan inkrah dari Pengadilan.

“Ada tiga tuntutan, bayarkan upah kami dari 22 Juni sampai Desember, karena belum ada putusan inkrah. Harusnya lakukan kewajiban masing-masing, perusahaan nggak mau, kita udah nggak boleh masuk ke perusahaan, area kerja, tuntutan kita kedua berikan bonus tahunan yang tercatat di Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang biasanya dapat di bulan Desember, kemudian pekerjakan kami kembali karena sesuai anjuran Disnaker,” sebutnya.

Namun, nampaknya pihak perusahaan enggan membawa kasus ini di jalur mediasi dan memilih jalur hukum.

Pasalnya, Goodyear memilih untuk mendaftarkan kasus ini ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung sejak 26 Oktober silam.

“Kami terpaksa harus melakukan itu [PHK] karena situasi Covid-19 ini kita berimbas juga,” kata Head of Communication Goodyear Wicaksono Soebroto, kepada CNBC Indonesia Selasa (26/1).

Berdasarkan data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 14 Agustus 2020, manajemen yang diwakili oleh tim Corporate Secretary GDYR menyatakan perkembangan terbaru soal dampak pandemi Covid-19.

Dari sisi jumlah karyawan, per periode tersebut, tercatat sebanyak 849 orang (tetap dan tidak tetap), berkurang dari Desember 2019 sebanyak 910.

“Jumlah PHK 47 orang,” tulis manajemen GDYR dalam keterbukaan informasi.

“Penurunan laba bersih untuk periode 2020 sebesar di atas 75%,” jelas manajemen saat ditanya soal estimasi dampak Covid-19 terhadap laba bersih.

Per September 2020, pendapatan perusahaan turun menjadi US$ 74,94 juta atau setara Rp 1,05 triliun (kurs Rp 14.000/US$), dari September 2019 yakni US$ 103,22 juta.

Adapun perusahaan mencatatkan rugi tahun berjalan US$ 4,31 juta atau setara Rp 60 miliar, dari rugi periode yang sama tahun sebelumnya US$ 2,16 juta.