UMP Naik 8,51%, Peritel Siap-siap Lakukan Efisiensi

  • 0

UMP Naik 8,51%, Peritel Siap-siap Lakukan Efisiensi

Category : Uncategorized


Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten ritel gaya hidup, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) bakal menerapkan strategi efisiensi menyikapi kebijakan pemerintah yang menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar 8,51%. Kenaikan ini sudah mempertimbangkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Head of Corporate Communication MAP Fetty Kwartati menjelaskan, pihaknya sudah mengantisipasi kenaikan tersebut dengan menyiapkan pos anggaran untuk anggaran tahun depan.

Adanya kebijakan tersebut akan berdampak langsung pada kenaikan biaya operasional, khususnya gaji pegawi, namun MAPI akan melakukan optimalisasi anggaran di pos lainnya.

“Kami berusaha untuk melakukan optimalisasi cost di bidang lainnya sehingga secara keseluruhan dapat menunjang kinerja perusahaan,” ungkap Fetty saat dihubungi CNBC Indonesia, Jumat (18/10/2019).

Tahun ini MAP menargetkan pertumbuhan pendapatan di angka 15% dari tahun lalu. Artinya pendapatan perusahaan tahun ini ditargetkan akan meningkat menjadi Rp 21,75 triliun dari pendapatan tahun lalu senilai Rp 18,92 triliun.

Adapun laba bersih tahun ini ditargetkan minimal tumbuh 15% menjadi Rp 846,20 miliar dari tahun lalu sebesar Rp 735,83 miliar.

Tahun lalu, pendapatan MAP naik 16% menjadi Rp 18,92 triliun dari tahun sebelumnya Rp 16,31 triliun, laba bersih juga naik menjadi Rp 735,83 miliar dari tahun sebelumnya Rp 334,65 miliar.

Perseroan juga tetap gencar melakukan ekspansi. MAPI akan menambah sebanyak 250 toko untuk lini bisnis fashion, sport dan boga tahun ini. Penambahan luas toko yang akan dilakukan tahun ini diperkirakan mencapai 75.000 meter persegi.

Adapun, gerai Starbucks akan ditambah sebanyak 50-60 gerai baru. Selain itu toko yang akan ditambah gerainya lainnya adalah Adidas, Nike, Sketchers, Zara, dan Stradivarius.

Menurut Fetty, MAP juga menaruh perhatian untuk pengembangan pasar di luar negeri. Saat ini MAP sudah memiliki toko di Vietnam dan Thailand. Dua negara ini menyumbang 8% dari total pendapatan tahunan perusahaan.

“Penambahan toko overseas [luar negeri] bakal ditambah lima toko lagi, fokusnya fashion di active sport. Pengembangan selanjutnya akan berfokus ke negara-negara Indochina,” jelas dia.


Leave a Reply