0 0
Read Time:56 Second


Merdeka.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengakui konsumsi rumah tangga maupun belanja pemerintah masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua. Dia berharap pada investasi dan ekspor untuk ditingkatkan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi.

“Untuk ekspor tentu berkaitan dengan kondisi global dan kinerja ekspor kita masih jauh, namun dari sisi investasi tentu kita berharap sesudah adanya siklus politik ini di kuartal kedua, maka kuartal ketiga akan mulai pick up,” kata Menteri Sri Mulyani seperti dikutip dari laman Setkab usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Menurut Menkeu, beberapa indikator yang sebetulnya menunjukkan kemungkinan investasi akan meningkat, seperti Penanaman Modal Asing (PMA) di kuartal kedua sebetulnya sudah tumbuh di atas 9 persen.

“Saya masih cek di sektor keuangan serta pertumbuhan kredit maupun belanja dari capital dari perusahaan-perusahaan. Sebetulnya mereka relatif cukup positif. Jadi mungkin nanti akan terekam di kuartal ketiga dan keempat untuk investasi ya,” terang Menkeu Sri Mulyani.

Menteri Sri Mulyani berharap, di semester II, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,2 persen. “Di semester kedua kita harap harusnya indikator investasi maupun ekspor yang bisa pick up, gitu ya,” pungkas menkeu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By kspsi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.