0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyatakan dukungan penuh terhadap bergabungnya dua tokoh buruh, Said Iqbal dan Jumhur Hidayat, ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, Andi Gani menegaskan dirinya memilih tetap berada di luar pemerintahan agar dapat terus mengawal dan memperjuangkan kepentingan kaum buruh secara independen.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Gani dalam konferensi pers di Kantor DPP KSPSI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/6). Menurutnya, keberadaan tokoh-tokoh buruh di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan justru menjadi kekuatan yang saling melengkapi dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja Indonesia.

“Saya mendukung Bung Said Iqbal dan Bung Jumhur masuk pemerintahan. Biarkan saya memilih jalan sebagai presiden buruh,” ujar Andi Gani.

Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak menerima jabatan di pemerintahan bukan berarti mengurangi daya tawar gerakan buruh. Sebaliknya, ia ingin tetap fokus mengawal aspirasi pekerja dari luar struktur pemerintahan sehingga dapat menjalankan fungsi kontrol sekaligus memperjuangkan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara lebih leluasa.

Andi Gani mengungkapkan bahwa beberapa bulan sebelumnya dirinya sempat diminta bergabung sebagai Ketua Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional. Namun, tawaran tersebut ia tolak karena telah memiliki komitmen sejak terpilih sebagai Presiden KSPSI pada 2012 untuk tidak menduduki jabatan pemerintahan selama masih memimpin organisasi buruh.

“Selama saya menjadi Presiden KSPSI, saya memang tidak ingin menjadi pejabat pemerintahan. Saya ingin berkonsentrasi penuh menjaga napas perjuangan kaum buruh,” katanya.

Ia juga mengaku sempat muncul kekhawatiran bahwa pilihannya berada di luar pemerintahan akan mengurangi efektivitas perjuangan organisasi. Namun, menurutnya, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa hubungan baik dengan pemerintah tetap dapat dibangun tanpa harus menjadi bagian dari kabinet.

Andi Gani mencontohkan keberhasilan komunikasi antara pemerintah dan organisasi buruh dalam mengantisipasi ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Sinergi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa perjuangan buruh dapat dilakukan melalui berbagai jalur, baik dari dalam maupun luar pemerintahan.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, jajaran KSPSI, dan seluruh pekerja Indonesia atas dukungan yang telah diberikan dalam menghadapi berbagai tantangan ketenagakerjaan.

“Terima kasih kepada pemerintah, seluruh anggota KSPSI, dan seluruh buruh Indonesia atas dorongan semangat dan doa yang luar biasa. Bersama-sama kita dapat melewati ancaman badai PHK yang sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Diketahui, Jumhur Hidayat kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, sementara Said Iqbal telah dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Andi Gani berharap kolaborasi antara tokoh buruh yang berada di dalam pemerintahan dan organisasi buruh di luar pemerintahan dapat semakin memperkuat perjuangan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By kspsi

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *